Menu Wajib Natal dan Tahun Baru: Cokelat— Karena (Ternyata) Baik untuk Kesehatan Otak

manfaat kakao
Foto: www.stocksy.com

Ini mungkin kabar terbaik yang kamu dengar hari ini (terutama penggemar cokelat): ada manfaat kakao terbaru, dan ini hubungannya dengan otak. Oh, yeah! Dalam sebuah studi kecil yang diterbitkan di Scientific Reports menemukan antioksdan flavanols di kakao bisa mendukung kesehatan fungsi vaskular dan performa kognitif pada orang dewasa muda dan sehat.

Apa yang Dilakukan Penelitian Ini?

Peneliti dari Universitas Birmingham dan Universitas Illinois di Urbana-Champaign mengamati 18 orang dewasa bukan perokor yang tidak memiliki riwayat penyakit otak, jantung, vaskular, atau pernapasan. Setiap individu ini berusia antara 18 hingga 45 tahun.

Dalam studi ini, para ilmuwan membagi partisipan dalam dua kelompok: satu grup mengonsumsi kakao kaya flavanol, dan grup lain kakao terproses dengan kandungan flavanol yang sangat rendah. Tidak ada satu pun dari grup ini yang mengetahui jenis kakao apa yang mereka konsumsi.

Dua jam setelah mengonsumsi kakao, para peneliti meminta peserta studi untuk menghirup udara yang terdiri dari 5% karbon dioksida.

“Ini adalah metode standar untuk menantang pembuluh darah otak untuk melihat seberapa baik responsnya,” kata Gabriele Gratton, PhD, penulis pendamping studi ini. Respons tubuh yang normal adalah meningkatkan aliran darah ke otak, membawa lebih banyak oksigen dan membiarkan otak mengeliminasi lebih banyak karbon dioksida.

Apa Kesimpulan Studi ini tentang Manfaat Kakao?

Apa yang ditemukan oleh studi ini? Mereka yang mengonsumsi kakao dengan konsentrasi flavanol yang lebih tinggi lebih bisa menghadapi karbon dioksida yang berlebihan. Lebih tepatnya, proses oksigenasi (meningkatkan oksigen, mengurangi CO2) pada grup ini tiga kali lebih tinggi dan responsnya satu menit lebih cepat di grup ini.

Plus, ketika melakukan tes kognitif, grup yang mengonsumsi lebih banyak flavanol tampil lebih baik hingga 11 % dibandingkan grup lain.

Oh, apa sebenarnya flavanols?

“Flavanols adalah molekul-molekul kecil yang ditemukan di banyak buah dan sayuran, dan juga kakao,” kata  Catarina Rendeiro, Ph.D., penulis utama studi ini. “[Flavanols] memberikan warna cerah pada buah dan sayuran, dan mereka dikenal memiliki manfaat untuk fungsi vaskular.”

Berdasarkan penemuan ini, peneliti menyimpulkan bahwa kakao bisa mendukung kesehatan otak dan fungsi kognitif bagi mayoritas orang. Dan apa ini artinya untuk kita? Silakan menikmati dark chocolate, karena kamu sekarang punya alasan satu baru lagi: manfaat kakao untuk kesehatan otak.

Selanjutnya: Segala Hal yang Perlu Kamu Tahu tentang Antioksidan.