Ingin Beli Castor Oil? Ketahui Dulu 7 Manfaatnya Bagi Tubuh dan Kulit

castor oil
Foto: www.canva.com

Castor oil ternyata menjadi salah satu bahan alami yang telah digunakan sejak dulu hingga saat ini. Soalnya, minyak nabati yang satu ini dianggap memiliki beragam manfaat, baik itu untuk kesehatan tubuh hingga digunakan sebagai bahan kosmetik.

Jika kamu mulai penasaran, ingin membeli dan ingin mengetahui lebih lanjut terkait minyak yang satu ini, maka berikut tujuh khasiat dari minyak jarak.

Apa Itu Castor Oil?

castor oil
Foto: www.canva.com

Castor oil atau yang akrab disebut minyak jarak merupakan cairan bening yang umum digunakan dalam berbagai kosmetik.

Meski biji jarak mengandung enzim beracun yang disebut dengan risin, namun berkat proses pemanasan yang dilakukan membuat zat tersebut menjadi hilang. Sehingga memungkinkan minyak jarak untuk digunakan dengan aman.

Umumnya, castor oil ini juga digunakan sebagai bahan bakar dalam lampu. Tak jarang, ekstrak dari biji pohon jarak ini juga sering digunakan untuk mengobati berbagai kondisi medis, terutama masalah pencernaan dan berfungsi untuk merangsang persalinan pada ibu hamil.

Apa Khasiat dari Castor Oil?

Foto: www.freepik.com

Ini tujuh manfaat minyak jarak untuk kesehatan.

Mengatasi konstipasi

Mungkin salah satu penggunaan yang paling terkenal dari castor oil adalah sebagai obat konstipasi atau mengatasi susah Buang Air Besar (BAB). Minyak ini bekerja dengan cara meningkatkan pergerakan otot yang mendorong usus untuk bekerja dengan baik, serta membantu membersihkan usus.

Ketika dikonsumsi secara oral, biasanya minyak jarak dipecah dalam usus kecil. Kemudian melepaskan asam risinoleat atau asam lemak utama yang ada di dalam castor oil. Kemudian, asam risinoleat ini kemudian diserap oleh usus sehingga merangsang efek pencahar yang kuat.

Bahkan beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa minyak alami ini dapat meredakan sembelit. Salah satunya studi menemukan bahwa ketika orang tua mengonsumsi minyak jarak, mereka akan mengalami penurunan gejala konstipasi, termasuk lebih sedikit mengejan saat buang air besar.

Namun, ekstrak dari biji pohon jarak ini akan dianggap aman ketika dikonsumsi dalam jumlah kecil, Karena pada kadar yang berlebihan, dapat menyebabkan kram perut, mual, muntah, dan diare.

Pelembap alami

Berkat kandungan asam risinoleat atau asam lemak tak jenuh tunggal yang ada di dalamnya, menjadikan bahan alami ini dapat melembapkan kulit. Karena, humektan yang terkandung di dalam jenis lemak tersebut dapat mempertahankan kelembapan dan mencegah kehilangan air yang ada di dalam kulit.

Sehingga, minyak jarak pun sering digunakan dalam produk perawatan wajah dan kosmetik yang bertujuan untuk meningkatkan hidrasi.

Selain itu, castor oil juga dapat mengurangi paparan aditif yang disebabkan oleh pengawet, parfum, atau pewarna yang dapat mengiritasi kulit dan membahayakan kesehatan tubuh.

Akan tetapi, meski mengoleskan minyak jarak ke kulit dapat dianggap aman, namun sebagian besar orang dapat menyebabkan reaksi alergi.

Mempercepat penyembuhan luka

Ternyata mengoleskan castor oil pada luka dapat menciptakan area yang lembap sehingga bisa mendorong penyembuhan dan mencegah luka menjadi kering.

Tak hanya itu minyak alami ini juga dapat merangsang pertumbuhan jaringan, sehingga dapat mengurangi risiko infeksi. Hal ini telah dibuktikan oleh sebuah studi yang mengamati efek penyembuhan luka setelah menggunakan salem yang mengandung minyak jarak.

Dari 861 penghuni panti jompo, mereka yang lukanya dirawat dengan ekstrak biji jarak ternyata mengalami tingkat penyembuhan yang lebih tinggi dengan waktu yang lebih pendek dibanding mereka yang dirawat dengan metode lain.

Memiliki efek anti peradangan

Efek anti-inflamasi juga terkandung di dalam minyak jarak. Hal ini telah dibuktikan oleh sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa ketika minyak jarak dioleskan, hal tersebut dapat mengurangi peradangan dan rasa sakit.

Menurut sebuah studi, mengoleskan gel yang mengandung asam risinoleat pada luka juga dapat membantu mengurangi peradangan yang signifikan, dibandingkan dengan metode perawatan lainnya. Tak hanya itu, ternyata castor oil juga bisa meringankan gejala kulit kering dan iritasi.

Mengurangi jerawat

Munculnya jerawat ternyata dapat membawa dampak yang kurang baik bagi wajah, salah satunya adalah memengaruhi penampilan wajah. Akan tetapi, kamu tidak perlu khawatir karena ternyata minyak jarak bisa membantu mengurangi gejala jerawat.

Peradangan merupakan faktor yang bisa menimbulkan jerawat dan membuatnya menjadi lebih parah. Untuk itu, kamu bisa mengoleskan castor oil ke area kulit yang berjerawat sehingga nantinya bisa mengurangi peradangan.

Tak hanya itu, jerawat juga dikaitkan dengan ketidakseimbangan jenis bakteri tertentu, yang biasanya ditemukan pada kulit, seperti bakteri Staphulococcus aureus. Namun untungnya, minyak jarak memiliki sifat antimikroba, yang dapat membantunya untuk melawan bakteri tersebut.

Berkat sifatnya yang dapat melembapkan kulit, minyak alami ini juga bisa membantu menenangkan kulit yang meradang dan iritasi.

Melawan jamur

Ketika mengalami masalah pada kesehatan gigi, biasanya hal ini disebabkan oleh jamur jenis Candida albicans. Ajaibnya minyak jarak memiliki sifat antijamur yang dapat melawan Candida, sehingga dapat menjaga kesehatan mulut.

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan dalam tabung reaksi membuktikan bahwa minyak jarak memang dapat menghilangkan jamur dari akar gigi manusia.

Selain itu, ekstrak dari pohon jarak ini juga dapat mengobati stomatitis, atau kondisi yang menyakitkan yang disebabkan oleh pertumbuhan jamur Candida yang berlebihan. Umumnya kondisi ini akan ditemukan pada orang tua yang menggunakan gigi palsu.

Menjaga kesehatan rambut dan kulit kepala

Kebanyakan orang juga menggunakan minyak alami ini sebagai kondisioner yang bertujuan untuk melembutkan sekaligus membuat rambut dan kulit kepala menjadi sehat. Ternyata, hal ini telah dibuktikan oleh sebuah penelitian.

Studi tersebut menunjukkan bahwa mengoleskan minyak jarak secara rutin dapat membantu meningkatkan fleksibilitas rambut dan membuatnya menjadi lebih halus.

Tak hanya itu, untukmu yang memiliki masalah ketombe juga bisa mengaplikasikan castor oil dengan rutin. Sebab kondisi kulit inflamasi yang menyebabkan bercak merah dan bersisik ini mampu diatasi dengan penggunaan minyak jarak.

Adakah Efek Samping dari Penggunaan Castor Oil?

castor oil
Foto: www.unsplash.com

Kebanyakan orang menganggap bahwa penggunaan minyak jarak merupakan salah satu pengobatan yang aman untuk berbagai macam masalah. Namun kenyataannya bahan alami ini juga dapat menyebabkan reaksi yang merugikan pada beberapa orang.

Bagi wanita hamil, minyak jarak ternyata menjadi salah satu hal yang perlu dihindari. Sebab, bahan alami ini mampu menginduksi persalinan, sehingga sangat disarankan untuk menghindari mengonsumsi minyak jarak selama sedang hamil.

Selain itu, meski minyak jarak menjadi salah satu cara efektif untuk meringankan sembelit, namun jika dikonsumsi terlalu banyak akan menyebabkan diare. Serta pada beberapa orang, castor oil dapat menimbulkan reaksi alergi ketika dioleskan pada kulit.

Sehingga sangat disarankan untuk melakukan uji coba dengan menempelkannya sedikit ke kulit. Hal ini bertujuan untuk melihat bagaimana tubuhmu bereaksi terhadap minyak alami ini.

Kesimpulan

Foto: www.freepik.com

Meski telah digunakan selama ribuan tahun untuk pengobatan alami, mulai dari membantu meringankan sembelit, melembapkan kulit kering, hingga mengatasi ketombe. Namun kamu tetap perlu berhati-hati ketika menggunakannya, sebab pada beberapa orang, castor oil bisa memicu timbulnya alergi.