9 Khasiat Tanaman Jarak yang Dapat Diperoleh dari Daun dan Minyaknya

daun jarak
Foto: www.freepik.com

Pohon jarak menjadi salah satu tanaman herbal yang dipercaya memiliki beragam manfaat sehingga sering dijadikan obat untuk berbagai jenis penyakit. Hampir keseluruhan dari tanaman ini bisa digunakan untuk pengobatan, mulai dari daun jarak hingga bijinya yang diolah menjadi minyak jarak.

Jika kamu ingin mencoba untuk memanfaatkan daun jarak, maka terdapat bermacam-macam cara untuk mengolahnya, mulai dari ditumbuk, direbus, sampai dibuat jus. Akan tetapi disarankan untuk tidak mengonsumsinya terlalu banyak, karena hal tersebut dapat menimbulkan efek samping pada tubuh.

Apa Khasiat dari Tanaman Ini?

Foto: www.freepik.com

Baik itu daun jarak hingga bijinya, terdapat beberapa khasiat yang bisa kamu peroleh dari tanaman yang satu ini.

Mengatasi sembelit

Minyak jarak, yang diolah dari biji jarak, merupakan salah satu obat untuk mengatasi sembelit. Tanaman ini bekerja sebagai stimulan yang dapat meningkatkan pergerakan otot, yang dapat mendorong dan membantu membersihkan usus.

Ketika dikonsumsi melalui mulut, minyak jarak dipecah di usus kecil dan melepaskan asam risinoleat, asam lemak utama yang terkandung di dalam minyak jarak. Asam risinoleat ini kemudian diserap oleh usus sehingga dapat membantu mengatasi sembelit.

Satu penelitian menemukan fakta bahwa ketika orang tua mengonsumsi minyak jarak, mereka mengalami penurunan gejala konstipasi. Termasuk menjdi lebih sedikit mengejan ketika buang air besar. Akan tetapi, hanya dianjurkan untuk mengonsumsi minyak jarak dalan jumlah yang sedikit. Hal ini bertujuan untuk menghindari efek samping yang terjadi.

Pelembap alami

Asam risinoleat merupakan salah satu jenis asam lemak tak jenuh tunggal yang terkandung di dalam minyak jarak. Jenis lemak ini dapat bertindak sebagai humektan dan digunakan untuk melembapkan kulit. Pasalnya, humektan bisa mempertahankan kelembapan dengan mencegah kehilangan air melalui lapisan luar kulit.

Karena manfaat tersebut, minyak jarak pun sering ditambahkan ke dalam kosmetik yang bertujuan untuk meningkatkan hidrasi. Kamu juga bisa menggunakan minyak ini secara langsung untuk melembapkan kulit.

Minyak jarak juga dapat membantu pengurangan paparan aditif yang sering kali ditemukan pada produk pelembap yang beredar di pasaran. Umumnya, kebanyakan produk tersebut mengandung bahan-bahan yang berpotensi berbahaya, seperti pengawet, parfum, dan pewarna. Kandungan tersebut dapat mengiritasi kulit dan bahkan membahayakan kesehatan.

Meski mengoleskan minyak jarak ke kulit dianggap aman. Namun bagi beberapa orang, hal tersebut dapat menyebabkan reaksi alergi.

Menghasilkan minyak

Daun jarak ternyata mengandung getah yang disebut dengan ricin, hal ini pula yang menjadi penyebab tanaman tersebut memiliki nama latin Ricinus communis. Getah yang terkandung di dalam daun jarak ini dapat menghasilkan bahan bakar minyak yang dapat digunakan untuk kebutuhan rumah tangga.

Mengandung sifat antibakteri

Ekstrak dari daun jarak juga memiliki sifat antibakteri dan antijamur di dalamnya. Sehingga, daun ini sering kali digunakan sebagai pengobatan herbal yang bertujuan untuk mengobati infeksi kulit dan luka.

Menurut sebuah penelitian yang telah dilakukan, sifat antibakteri dan antijamur yang terkandung di dalam daun jarak menunjukkan bahwa tanaman ini dapat diekstraksi dengan methanol dan etanol untuk mengobati luka.

Antioksidan

Secara alami, tanaman ini ternyata mengandung antioksidan yang dapat bermanfaat bagi tubuh. Ekstrak daun jarak ini memiliki senyawa yang dapat bertanggung jawab terhadap toksisitas yang ringan hingga sedang. Selain itu, tanaman herbal ini juga dapat digunakan untuk pengobatan hepatitis, kanker kulit, dan kanker payudara.

Akan tetapi perlu dilakukan lebih lanjut penelitian tentang efektivitas antioksidan yang berada di dalam pohon jarak. Mengingat bahwa biji, daun, buah, dan batang dari tumbuhan ini mungkin mengandung senyawa beracun, sehingga tidak disarankan untuk dikonsumsi dalam jangka panjang.

Memiliki efek anti peradangan

Kandungan asam risinoleat yang ditemukan dalam minyak jarak juga memiliki sifat anti-inflamasi. Sebuah penelitian yang dilaukan melalui tabung percobaan telah menemukan bahwa asam lemak yang satu ini dapat mengurangi rasa sakit dan pembengkakan.

Menurut satu studi, produk gel yang mengandung asam risinoleat dapat menyebabkan pengurangan rasa sakit dan peradangan secara signifikan ketika dioleskan ke kulit, dibandingkan dengan metode perawatan lainnya.

Mengurangi jerawat

Jerawat merupakan kondisi kulit yang dapat menyebabkan komedo. Biasanya jerawat ini akan dialami oleh remaja dan dewasa muda, dan kondisi ini dapat menurunkan rasa percaya diri. Menariknya, minyak jarak memiliki beberapa kandungan yang dapat membantu mengurangi gejala jerawat.

Peradangan juga sering kali dianggap sebagai salah satu faktor perkembangan jerawat. Sehingga, mengoleskan minyak jarak secara langsung pada kulit dapat membantu mengurangi gejala terkait peradangan.

Sebuah studi tabung menemukan bahwa ekstrak minyak jarak menunjukkan kekuatan antibakteri yang dapat menghambat pertumbuhan beberapa bakteri, termasuk Staphylococccus aureus yang sering menyebabkan jerawat.

Menjaga kesehatan mulut

Candida albicans merupakan jenis jamur yang dapat menyebabkan masalah gigi, mulai dari pertumbuhan plak, infeksi gusi, serta infeksi saluran akar. Untungnya, minyak jarak memiliki sifat antijamur yang dapat membantu melawan Candida. Menurut satu penelitian, menemukan fakta bahwa minyak jarak bisa menghilangkan Candida albicans dari akar gigi manusia yang terkontaminasi.

Sementara pada sebuah studi yang dilakukan pada 30 orang lanjut usia yang mengalami stomatitis terkait gigi tiruan, yaitu kondisi di mana terjadinya rasa menyakitkan karena Candida. Pengobatan dengan minyak jarak menyebabkan perbaikan pada tanda-tanda klinis stomatitis, termasuk peradangan.

Studi lain menemukan bahwa menyikat dan merendam gigi palsu dalam larutan yang mengandung minyak jarak dapat menyebabkan penurunan signifikan Candida pada orang tua yang memakai gigi palsu.

Menjaga kesehatan kulit kepala

Banyak orang yang menggunakan minyak jarak sebagai kondisioner rambut alami. Biasanya, rambut kering dan rusak bisa dibuat menjadi lebih lembut dengan penggunaan minyak jarak. Menerapkan lemak seperti minyak jarak pada rambut secara terus-menerus dapat membantu melumasi batang rambut, meningkatkan fleksibilitas, dan mengurangi rambut yang rusak.

Selain itu, minyak jarak juga dapat bermanfaat untukmu yang mengalami ketombe. Di mana kondisi kulit kepala yang kering dan terkelupas di kepala. Selain itu, peradangan yang terjadi di kulit kepala juga bisa menyebabkan bercak merah dan bersisik di kulit kepala.

Bagaimana Cara Mengolah Daun Jarak?

daun jarak
Foto: www.unsplash.com

Untuk mendapatkan berbagai manfaat dari pohon jarak, maka kamu bisa mengolah daun jarak menjadi obat luar atau pun obat herbal yang diminum.

Dijadikan tapal

Cobalah untuk menumbuk daun jarak dan menambahkan sedikit air hangat kedalamnya, kemudian dijadikan tapal (cairan kental atau bubur) yang nantinya bisa dioleskan ke dahi, perut, dan luka. Selain air, kamu juga bisa mencampurkan minyak esensial yang dapat meredakan perut kembung.

Direbus

Daun jarak juga bisa kamu rebus yang kemudian diminum airnya. Olahan yang satu ini dipercaya dapat menyembuhkan sakit perut.

Dibuat jus

Jus jarak ternyata dapat menawarkan racun dan menurunkan kadar bilirubin pada orang dewasa yang menderita sakit kuning.

Apakah Ada Efek Samping dari Tumbuhan Jarak?

Foto: www.freepik.com

Banyak orang telah menggunakan pohon jarak untuk mengobati berbagai masalah, baik dengan mengoleskan secara langsung atau mengolahnya menjadi minyak. Meski umumnya dianggap aman, namun penggunaan secara berlebihan dapat menyebabkan efek samping.

Menginduksi persalinan

Biasanya, tumbuhan ini digunakan oleh tenaga medis professional untuk menginduksi kelahiran. Karena hal tersebut, ibu hamil wajib menghindari menggunakan minyak jarak baik itu dikonsumsi atau dioleskan langsung.

Menyebabkan diare

Meski dapat meringankan sembelit, namun mengonsumsi olahan pohon jarak terlalu banyak dapat menimbulkan diare. Kondisi ini dapat menyebabkan dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit.

Menimbulkan alergi

Bagi sebagian orang, tanaman ini memang aman untuk dikonsumsi. Namun mengoleskan minyak dan daun jarak secara langsung ke kulit dapat menyebabkan reaksi alergi pada beberapa orang. Untuk itu kamu perlu melakukan tes uji coba dengan mengoleskan sedikit ke kulit untuk melihat bagaimana tubuh bereaksi terhadap tanaman herbal ini.

Kesimpulan

daun jarak
Foto: www.freepik.com

Banyak orang telah menggunakan pohon jarak sebagai pengobatan alami yang dapat mengatasi berbagai masalah kesehatan. Mulai dari meringankan sembelit, melembapkan kulit kering, hingga mengurangi jerawat. Meski begitu, kamu juga harus memerhatikan kadar asupannya. Karena tanaman ini juga mengandung racun yang dapat berbahaya bagi tubuh jika dikonsumsi berlebihan.