Apa Saja Basic Skincare Yang Wajib Digunakan? Ini Jawaban Dermatolog

ini basic skincare yang wajib digunakan tiap hari
Foto: www.canva.com

Pembersih wajah, toner, serum, pelembap, tabir surya, mungkin sederet produk perawatan wajah ini telah akrab kamu dengar. Namun sesungguhnya, apa basic skincare yang penting untuk membuat kulit menjadi sehat?

Simak penuturan dari dr. Indina Sastrini Sekarnesia, SpDV, seorang Dokter Spesialis Dermatologi dan Venereologi dari RS Siloam Yogyakarta dan ZAP Premiere Yogyakarta, yang akan menjelaskan terkait produk basic skincare yang penting untuk diaplikasikan.

Apa Itu Skincare?

ini basic skincare yang wajib digunakan tiap hari
Foto: www.pexels.com

Skincare atau perawatan kulit merupakan rangkaian produk-produk tertentu yang digunakan untuk merawat kesehatan dan kecantikan khususnya wajah, meski secara umum mencakup seluruh tubuh.

“Dengan menggunakan rangkaian skincare yang tepat, hal ini dapat menunjang penampilan sehari-hari tanpa mengalami masalah kulit yang terganggu. Sebab kulit akan menjadi lebih sehat dan terawat,” jelas Dokter Indina.

Ada beberapa manfaat dari melakukan perawatan kulit, yakni membuat kulit wajah tetap bersih, tampak tidak kusam, lebih cerah, lebih lembap dan halus, dan ternutrisi dengan baik.

Bagaimana Tanda Bahwa Kulit Sehat?

ini basic skincare yang wajib digunakan tiap hari
Foto: www.canva.com

Menurut Dokter Kulit yang satu ini, ada beberapa tanda ketika kita memiliki kulit yang sehat. Di antaranya adalah:

  • Warna kulit yang merata, di mana tidak ada bercak kehitaman, bekas jerawat, atau adanya penyakit kulit yang lain
  • Kulit terasa lembap
  • Tekstur kulit yang kenyal, elastis, dan halus. Serta tidak ada jerawat, komedo, iritasi, dan sebagainya
  • Kondisi kulit terasa nyaman, tidak ada rasa gatal, terasa seperti tertarik, kering, sensasi panas terbakar, dan sebagainya
  • Kulit tidak terlihat kusam

“Pada dasarnya, kulit sehat bukan berarti halus seperti kaca. Jika ada tampilan pori-pori wajah, itu merupakan kondisi yang normal,” tuturnya.

Namun jika kulit yang tidak pernah dirawat, maka ada beberapa hal yang dapat terjadi pada kulit, seperti:

  • Kulit tampak kusam karena adanya sel kulit mati yang menumpuk
  • Tanda penuaan kulit lebih awal terjadi, seperti adanya kerutan dan noda hitam
  • Kulit wajah tidak bersih, pori-pori mudah tersumbat, mudah jerawatan, dan mudah iritasi
  • Kondisi kulit menjadi lebih kering atau berminyak
  • Warna kulit dan tekstur wajah tidak merata

Oleh karenanya, disarankan agar mulai merawat kesehatan kulit minimal dengan menggunakan basic skincare.

“Jika permasalahan kulit dirasa cukup mengganggu, segera konsultasikan dengan dokter spesialis kulit terdekat. Dan pada beberapa kondisi mungkin membutuhkan kombinasi tindakan serta produk obat di waktu bersamaan,” terangnya.

Apa Saja Basic Skincare yang Diperlukan?

Foto: www.canva.com

Dokter Indina menegaskan bahwa saat memulai basic skincare, “pemilihan produk tidak harus memiliki harga yang mahal. Akan tetapi perlu yang efektif, sesuai dengan jenis serta kondisi kulit, dan produk yang seminimal mungkin,” ujarnya.

Ada tiga basic skincare yang paling penting untuk diaplikasikan, yaitu pembersihan, pelembap, dan perlindungan.

Cleansing

Seperti yang telah kita ketahui, disarankan untuk melakukan pembersihan wajah sebanyak dua kali sehari. Yakni ketika bangun tidur dan sebelum tidur, atau jika kulit dalam kondisi berkeringat seperti setelah berolahraga.

Moisturizing

Dengan menggunakan pelembap yang tepat, hal ini dapat membuat kulit tampak lebih lembap, cerah, dan lebih muda. Gunakan pelembap di area wajah, badan, dan bibir.

Meski kamu memiliki kulit yang berminyak, namun tetap memerlukan penggunaan pelembap untuk membuatnya menjadi lebih sehat.

Baca Juga :  Apa Saja Kegunaan Belerang Untuk Kulit? Ini Penjelasan Dermatolog

Protecting

Langkah selanjutnya adalah menggunakan tabir surya dengan minimal SPF 30 atau lebih tinggi. Produk ini dapat membantu mencegah timbulnya kerutan, flek kehitaman, dan keganasan kulit.

“Jangan lupa untuk mengulang pemakaian sunscreen minimal tiap dua jam dan setelah berenang atau berkeringat,” pesannya.

Dokter Indina juga menganjurkan untuk pemilik kulit berjerawat atau berminyak menggunakan produk dengan keterangan non-comedogenik atau won’t clog pores.

Bagaimana Cara Memilih Basic Skincare yang Tepat?

Foto: www.freepik.com

Hal penting yang harus diperhatikan saat melakukan perawatan wajah adalah memilih produk yang tepat. Berikut langkah mudah untuk memilih skincare yang benar:

  • Pilihlah produk yang sesuai dengan jenis kulit, baik itu normal, kering, berminyak, kombinasi, atau sensitif
  • Pilih produk skincare yang sesuai dengan usia dan kebutuhan atau kondisi kulit, mulai dari berjerawat, bercak kehitaman, bekas jerawat, kerutan, dan lainnya
  • Gunakan basic skincare seperti cleansing, moisturizing, dan protecting

Dokter Indina menyarankan bahwa penggunaan basic skincare ini harus dilakukan setiap hari. “Sebab menggunakan serangkaian perawatan kulit yang tepat dan rutin dapat meningkatkan efektivitas seberapa baik produk tersebut dapat bekerja di kulit kita,” tuturnya.

Bagaimana Cara Menyesuaikan Produk Perawatan dengan Kondisi Kulit yang Dimiliki?

ini basic skincare yang wajib digunakan tiap hari
Foto: www.canva.com

Langkah paling tepat untuk memilih produk perawatan kulit adalah menyesuaikannya dengan kondisi dan jenis kulit yang dimiliki.

Kulit normal

Pada kulit normal, umumnya penggunaan basic skincare sudah cukup. Namun kebutuhan perawatan kulit ini bisa disesuaikan dengan kondisi kulit lain, misalnya seperti ada bekas jerawat, kerutan, dan lainnya.

Kulit kering dan sensitif

Sedangkan pada kulit kering dan sensitif, ada baiknya untuk menggunakan produk skincare dengan kandungan pelembap di dalamnya, seperti hyaluronic acid dan ceramide.

Selain itu, niacinamide juga dapat digunakan untuk tipe kulit ini, namun disarankan untuk menggunakan konsentrasi yang lebih rendah.

“Sebaiknya menghindari produk-produk dengan kandungan yang bisa menyebabkan iritasi. Contohnya retinol, bakuchiol, retinoic acid, glycolic acid, dan vitamin C dosis tinggi,” ungkap Dokter Indina.

Bukan berarti jenis kulit ini tidak bisa menggunakan produk tersebut. Namun sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter spesialis kulit.

“Bahan produk yang disarankan berupa krim atau losion. Sebab bahan gel akan semakin membuat kulit menjadi kering,” katanya.

Kulit berminyak dan kombinasi

Untuk kulit berminyak dan kombinasi, dianjurkan untuk menggunakan produk yang mengandung retinol atau retinoic acid.

Umumnya tipe kulit ini akan disertai dengan munculnya jerawat, sehingga retinol atau retinoic acid ini dapat membantu mengontrol kelenjar minyak, mempercepat regenerasi kulit, dan menangkat sel kulit mati.

“Selain itu, glycolic acid juga dapat membantu mengecilkan pori-pori dan memperbaiki tekstur kulit. Salicylic acid, benzoyl peroxide, dan niacinamide juga bisa digunakan untuk membantu mengecilkan pori-pori serta sebagai anti-inflamasi saat kulit berjerawat,” paparnya.

Hindari menggunakan bahan produk yang berbentuk krim dan berbahan dasar minyak, karena bisa menyumbat pori-pori dan memperparah kondisi kulit yang berjerawat.

“Pada kulit kombinasi, dapat menggabungkan kandungan bahan yang digunakan untuk kulit kering dan berminyak. Seperti retinol, retinoic acid, glycolic acid, hyaluronic acid, niacinamide, dan lain sebagainya,” ucap Dokter Indina.

Perlukah Pemilihan Basic Skincare Ini Dikonsultasikan dengan Dokter?

ini basic skincare yang wajib digunakan tiap hari
Foto: www.freepik.com

“Tergantung dari berat ringannya masalah kulit yang dialami, dan produk kategori yang dibutuhkan seperti kosmetik atau obat,” ujar Dermatologis yang satu ini.

Namun jika masalah kulit ringan dan tujuannya untuk perawatan kulit sehari-hari, dapat menggunakan produk kosmetik yang ada di pasaran.

Baca Juga :  Adakah Skincare Khusus Untuk Mencerahkan Wajah? Ini Kata Dermatolog

Perhatikan kandungan produknya dan pilih produk sesuai dengan jenis kulit, serta pastikan nomor serinya terdaftar di BPOM.

“Jika masalah kulitnya berat, misal terdapat peradangan, jerawat semakin banyak, timbul bercak merah dan gatal, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter spesialis kulit terdekat,” ungkap Dokter Indina.

Nantinya dokter spesialis kulit akan memberikan produk obat yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah dan keluhan kulitnya. Ketika keluhan sudah membaik, maka dapat dilanjutkan dengan produk kosmetik yang ada di pasaran.

“Menggunakan produk kosmetik dan obat bersamaan sesungguhnya tidak menjadi masalah besar. Akan tetapi sebaiknya dikonsultasikan lebih dulu dengan dokter spesialis kulit, karena mungkin ada beberapa kandungan yang tidak bisa digunakan bersamaan,” paparnya.

Bagaimana Jika Produk Basic Skincare yang Digunakan Menimbulkan Efek Samping?

Foto: www.freepik.com

Ketika produk skincare yang kita gunakan justru menimbulkan efek samping, maka artinya kandungan yang ada di dalam produk tersebut ada yang tidak cocok dengan kulit kita.

“Kandungan seperti retinol dapat menyebabkan pengelupasan yang bersifat sementara ketika di awal pemakaian. Namun jika digunakan pada kondisi kulit yang terlalu kering, nantinya dapat menyebabkan pengelupasan yang hebat,” ungkap Dermatolog yang satu ini.

Selain itu, adanya bahan-bahan kimia seperti pewangi atau pengawet di dalam produk yang kita gunakan, hal ini dapat menyebabkan kulit yang sensitif mengalami iritasi.

Berikut tanda-tanda bahwa kulit mengalami efek samping:

  • Terasa gatal dan disertai kemerahan
  • Kulit mulai kering dan terasa seperti ditarik
  • Munculnya rasa panas atau tersengat
  • Kulit tampak lebih gelap

“Pada penggunaan retinol, ini dapat memunculkan jerawat di beberapa bagian dan pengelupasan, namun akan membaik seiring lamanya waktu pemakaian. Hal ini dikenal dengan istilah purging,” ungkap Dokter Indina.

Namun pada penggunaan produk lain, jerawat yang semakin bertambah menandakan bahwa adanya breakout. Jika mengalami kondisi ini, sebaiknya segera hentikan pemakaian produk tersebut.

Haruskah Mengganti Basic Skincare Jika Muncul Efek Samping?

Foto: www.xframe.io

Dokter Spesialis Kulit ini menerangkan bahwa jika karena pemakaian retinol dan muncul jerawat pada beberapa bagian wajah, hal ini normal dan keluhan akan membaik seiring dengan lamanya waktu pemakaian.

“Jika karena pemakaian retinol dan muncul pengelupasan, hal ini bersifat sementara dan akan membaik seiring berjalannya waktu,” jelasnya.

“Namun jika pengelupasan dirasakan terlalu hebat, penggunaan retinol dapat dihentikan sementara waktu, dan mulai digunakan kembali pada dua hingga tiga hari sekali (tidak setiap hari),” tambahnya.

Bila efek samping yang ditimbulkan selain dari penggunaan retinol, seperti munculnya jerawat ringan, maka segera hentikan penggunaan merek tersebut. Atau bisa juga menghindari bahan kandungan yang ada di dalam skincare tersebut.

“Jerawat ringan umumnya dapat diobati dengan obat totol yang ada di pasaran. Bila jerawat sudah membaik, dapat menggunakan produk skincare merek lain atau dengan menghindari kandungan yang dicurigai saat memilih skincare baru,” katanya.

Jika setelah pemakaian skincare muncul keluhan gatal, ruam kemerahan, rasa panas, dan tersengat, segera hentikan pemakaian produk tersebut dan konsultasikan dengan dokter spesialis kulit terdekat.

“Saat kulit sudah membaik, maka dapat menggunakan merek produk perawatan kulit yang lain, atau mencari skincare tanpa kandungan yang dicurigai sebagai penyebab kulit iritasi,” sarannya.

Kesimpulan

Foto: www.freepik.com

Dokter Indina mengungkapkan bahwa “tidak ada kata terlambat untuk segera memulai perawatan kulit dengan menggunakan basic skincare. Karena menjaga kesehatan kulit itu sangat penting, sebagaimana tampilan kulit merepresentasikan kesehatan tubuh kita secara umum,” ujarnya.

“Jangan lupa, ‘less is better’ untuk memulai basic skincare ini,” tutupnya.