Studi Baru: Ternyata Ada Manfaat dan Alasan Kita Bergosip

bergosip
Foto: www.freepik.com

Ada yang bilang “jangan bergosip” karena tidak ada gunanya. Well, sebuah penelitian baru menunjukkan bergosip ternyata tidak sekadar gibah atau membicarakan hal-hal yang tidak perlu.

Apa yang Dilakukan Studi Ini?

Menurut laporan dari Dartmouth College, studi-studi sebelumnya memperlihatkan bahwa sekitar 14% percakapan harian kita masuk ke dalam kategori “gosip”. Banyak, ya! Namun mengapa kita menganggapnya sebagai sesuatu yang tidak penting?

Dalam studi yang baru saja diterbitkan di Current Biology, para peneliti memperlihatkan bahwa kesukaan kita bergosip ternyata memiliki manfaat, terutama jika ada kaitannya dengan mengeratkan hubungan.

“Gosip merupakan sebuah bentuk komunikasi yang kompleks yang terkadang disalahmengerti,” kata Eshin Jolly, Ph.D, penulis pendamping studi. Meski sering kali dikatakan bahwa kebiasaan ini merupakan sesuatu yang negatif, tetap saja banyak yang melakukannya. Mengapa?

“[Gosip] bisa menjadi cara sosial dan koneksi substansif yang melampuai konotasi negatifnya.” Dengan kata lain, kebiasaan ini tidak hanya tentang berbagi rumor, tapi juga sebagai bentuk obrolan kasual dengan teman.

Jadi Apa Sebenarnya Manfaat Bergosip?

“Dengan saling menukar informasi dengan yang lain, gosip merupakan sebuah cara untuk membentuk hubungan,” kata Luke Change, Ph.D, penulis lain studi ini. “Gosip melibatkan rasa percaya dan memfasilitasi ikatan sosial yang akan semakin menguat saat komunikasi lebih lanjut terjadi.”

Namun gosip idealnya tidak hanya mengandung satu dimensi saja. Melainkan untuk menciptakan jalinan dan menemukan apa yang disebut para peneliti ini “berbagi kenyataan” untuk menempa ikatan yang lebih dalam.

Bagaimana dengan di kantor? Haramkah juga bergosip? Sedikit gosip sehat ternyata bisa juga meningkatkan produktivitas. Oh, wow!

Para penelitian ini menemukan bahwa komunikasi yang baik bisa meningkatkan rasa kerjasama dalam menyelesaikan pekerjaan. Ini artinya, menjalin hubungan dengan rekan kerja tidak hanya baik untuk kesehatan mental kita. Namun dalam hal yang lebih konkret, bergosip dengan rekan kerja memberikan keuntungan bagi atasan dan perusahaan, karena kita lebih produktif.

“Bergosip bisa berguna karena membuat orang belajar melalui pengalaman orang lain sembari memampukan mereka menjadi lebih dekat lagi seiring berjalannya waktu,” kata Jolly.

Dengan kata lain, silakan bergosip. Namun pastikan bergosip dibarengi dengan rasa empati dan memerhatikan detailnya, bukan hanya aspek dramanya saja.