Bosan Dengan Rambut Saat Ini? Coba Warnai Rambut dengan Teknik Balayage

balayage
Foto: www.unsplash.com

Ketika berniat untuk mengganti warna rambut, terkadang hal ini bisa membuat kita menjadi ragu. Sebab, khawatir warna yang dipilih tidak akan cocok dengan wajah. Untungnya, terdapat teknik balayage yang dapat memudahkan kita untuk mencoba berbagai warna rambut.

Apa Itu Teknik Balayage?

Foto: www.canva.com

Teknik pewarnaan rambut ini sangat memerhatikan penempatan warna terang dan gelap sehingga bisa menghasilkan gradasi yang menawan. Balayage diambil dari Bahasa Prancis yang mengacu pada teknik pewarnaan rambut dengan menggunakan tangan kosong alias tidak menggunakan foil untuk menerapkan highlight pada rambut.

Meski kedengarannya sederhana, namun balayage merupakan teknik yang sulit untuk dilakukan. Karena tidak semua orang bisa menghasilkan warna yang sempurna. Nantinya hasil dari penyapuan warna ini akan memberikan beberapa garis highlight yang warnanya sedikit lebih terang dibanding warna alami rambut.

Perbedaan Balayage dengan Highlight

balayage
Foto: www.unsplash.com

Meski hampir serupa, namun terdapat beberapa perbedaan antara balayage dan highlight. Hasil warna dari teknik highlight akan tampak lebih tegas, sementara hasil balayage dapat menyatu lebih halus sehingga akan terlihat seperti gradasi yang alami.

Hal ini juga bisa dilihat dari cara pengerjaannya. Biasanya highlight akan disapukan pada rambut yang sangat dekat dengan bagian akar, kemudian ditutup dengan aluminium foil.

Sementara teknik balayage, hanya diaplikasikan pada beberapa helai rambut terpilih dan disapukan secara vertikal mengikuti arah pertumbuhan rambut, namun tidak dimulai dari bagian akar.

Kelebihan Teknik Pewarnaan Rambut Balayage

Foto: www.unsplash.com

Saat ini, pewarnaan rambut dengan balayage pun mulai diminati banyak orang. Berikut kelebihan dari teknik yang satu ini:

Perawatan yang lebih mudah

Salah satu cara untuk mempertahankan warna rambut adalah dengan melakukan touch up secara teratur. Apalagi jika kamu mewarnai rambut dari akarnya dan nantinya akar rambut akan terus tumbuh, kemudian menampilkan warna alami.

Tetapi saat kamu mengaplikasikan teknik balayage, kamu tidak perlu sering-sering melakukan pewarnaan kembali. Karena teknik ini hanya memerlukan touch up sebanyak dua kali. Dan untungnya kamu juga tidak perlu mewarnai bagian akarnya sehingga tidak memerlukan banyak waktu untuk melakukannya.

Bisa disesuaikan dengan warna alami dan model rambut

Alasan mengapa teknik pewarnaan rambut yang satu ini sangat digemari banyak orang, karena balayage sangat mudah untuk disesuaikan dengan warna alami rambut. Biasanya pemilik rambut alami cokelat akan diberikan sentuhan warna caramel hingga auburn.

Selain itu, model rambut juga bisa menjadi salah satu pertimbangan dalam memilih warna. Untuk pemilik rambut panjang dan lurus, biasanya akan disarankan untuk memilih warna pirang, sementara rambut ikal dianjurkan untuk menggunakan warna brunette.

Lebih tahan lama

Seiring berjalannya waktu, biasanya warna rambut akan menjadi pudar. Namun menariknya, teknik pewarnaan yang satu ini tergolong cukup tahan lama.

Hal ini disebabkan karena balayage tidak menggunakan warna rambut yang terlalu intens. Serta warna cat rambutnya pun hanya terlihat seperti garis-garis tipis.

Terlihat lebih natural

Hasil dari teknik pewarnaan rambut  ini akan terlihat lebih natural dibanding yang lainnya. Sehingga untukmu yang baru pertama kali ingin mewarnai rambut, maka bisa memilih cara pewarnaan yang satu ini.

Proses Pewarnaan Balayage

balayage
Foto: www.canva.com

Umumnya, teknik pewarnaan ini bisa memakan waktu selama dua hingga enam jam, tergantung panjang dan warna rambut yang diinginkan. Biasanya hairstylist akan memilah dan memisahkan beberapa helaian rambut sebelum mengaplikasikan warnanya.

Kemudian jalinan ini nantinya bisa dibungkus dengan aluminium foil, dan proses ini bisa memakan waktu dua hingga tiga jam.

Setelahnya, diamkan cat warna ini selama 40-60 menit, hal ini bertujuan untuk membuat pigmen warna rambut bisa mudah terserap. Kemudian, bilas dengan bersih dan kamu bisa masuk ke dalam proses toning yang dapat membuat warna rambut terlihat lebih cerah.

Inspirasi Warna Rambut

Foto: www.canva.com

Berikut beberapa inspirasi yang bisa kamu tiru:

Honey blonde

balayage
Foto: www.pinterest.com

Kebanyakan teknik balayage memang memilih warna rambut yang gelap. Namun, kamu juga bisa memilih warna terang dan mencolok, dan salah satu yang bisa dipilih adalah honey blonde balayage. Rambutmu akan diwarnai dengan cat warna cokelat kekuningan terlebih dahulu, kemudian nantinya akan diberikan highlight warna pirang.

Cherry cola

Foto: www.pinterest.com

Ingin tampil ceria setiap harinya? Pilihlah warna rambut cola brown hair yang dipadukan dengan nuansa warna auburn merah. Saat kamu berada di tempat yang memiliki pencahayaan yang baik, warna rambutmu akan terlihat cokelat namun terkadang juga didominasi warna merah.

Chesnut

balayage
Foto: www.pinterest.com

Jika kamu berniat untuk memiliki warna rambut yang tidak terlalu terang namun ingin tampil beda, maka pilihlah chesnut balayage. Perpaduan antara cokelat dan kemerahan ini akan membuatmu tampak lebih menawan, dan berikan highlight warna merah atau blonde yang menyala.

Caramel

Foto: www.pinterest.com

Hampir serupa dengan honey blonde, caramel balayage ini menggunakan warna dasar yang tidak terlalu terang. Namun, perbedaannya akan terletak di bagian highlight, karena pada model ini akan ditambahkan warna ash brown yang akan tampak sempurna pada rambutmu.

Blonde-rose

balayage
Foto: www.pinterest.com

Saat bosan dengan teknik ombre, maka cobalah untuk menyatukan warna pirang dengan pink rose. Perpaduan dua warna yang populer ini akan membuatmu terlihat lebih cantik dan feminin. Gunakan blonde sebagai warna dasar rambutmu dan tambahkan highlight warna merah muda lembut.

Menariknya, pemilihan warna ini bisa digunakan pada hampir semua jenis rambut, baik itu lurus maupun ikal.