6 Cara Menanam Lavender Ini Akan Mempercantik Ruangan

bunga lavender
Foto: www.unsplash.com

Memiliki bentuk yang menyerupai alang-alang dengan bunganya yang berwarna ungu, menjadikan tanaman lavender digemari oleh kebanyakan orang. Apalagi selain indah, bunga lavender juga memiliki aroma yang unik dan sering digunakan untuk mengusir nyamuk. Sebab mengandung linalool dan linalyl yang tidak disukai oleh nyamuk.

Meski demikian, aroma yang dihasilkan bunga lavender dapat memberikan rasa yang menenangkan pada manusia. Jika kamu tertarik untuk memilikinya di rumah, maka berikut cara mudah untuk menanam tanaman berwarna ungu ini.

Cara Menanam Lavender

bunga lavender
Foto: www.canva.com

Ini enam cara mudah menanam lavender di rumah yang bisa kamu coba.

Pilih bibit bunga lavender

Sesungguhnya, bunga lavender terdiri dari 25 jenis dan memiliki warna yang beragam mulai dari ungu, biru, putih, hingga kuning. Untuk itu, ketika ingin menanamnya maka kamu perlu menentukan bibit yang sesuai dengan warna dari bunganya. Pastikan bibit yang kamu pilih bebas dari serangga dan masih layak untuk ditanam.

Persiapkan media tanam

Perlu diketahui bahwa sesungguhnya setiap tanaman membutuhkan media tanam yang berbeda-beda. Biasanya media yang digunakan untuk menanam bunga lavender adalah campuran tanah, pupuk kompos atau sekam padi, dan pasir yang memiliki perbandingan 1:1:1.

Tanam di dalam pot

Disarankan untuk menanam lavender di dalam pot dengan melapisi bagian bawahnya menggunakan styrofoam yang tebal. Hal ini bertujuan untuk membuat pot tetap kering sehingga nantinya tanaman ini tidak rusak. Penggunaan pot sebagai wadah tanaman juga akan memudahkanmu untuk meletakkan bunga lavender di area mana pun.

Menyemaikan bibit

Selanjutnya, kamu perlu menyemaikan bibit. Terkadang sebagian orang tidak memerhatikannya dengan baik, namun hal ini dapat memengaruhi proses penumbuhan bibit menjadi kecambah. Terdapat beberapa langkah untuk kecambah dapat tumbuh dengan baik, yakni dengan meletakkan styrofoam pada bagian dasar pot untuk menyerap kelembapan.

Kemudian, masukkan media tanam yang telah disiapkan, dan buat lubang di bagian tengahnya kemudian masukkan bibit bunga lavender ke dalamnya. Setelahnya, tutup kembali dan padatkan tanah dan siram bibit tersebut.

Tambahkan kerikil putih

Sebagian orang senang untuk menambahkan batu kerikil putih di sekitar tanaman lavender. Selain untuk mempercantik tanaman, batu ini juga bisa menyerap panas sehingga nantinya kondisi tanah akan kering.

Pindahkan bibit bunga

Biasanya kecambah bunga lavender akan mencapai tinggi 15 cm setelah satu bulan, untuk itu kamu bisa memindahkannya ke media tanam yang lebih luas. Berikan jarak sekitar 30-45 cm antar kecambah agar pertumbuhannya nanti tidak terhambat.

Tips Merawat Bunga Lavender

Foto: www.freepik.com

Berikut lima cara yang bisa kamu lakukan untuk merawat bunga lavender.

Sistem penyiraman

Tanah yang lembap bukan menjadi pilihan yang tepat untuk digunakan ketika ingin menanam bunga lavender. Untuk itu, kamu hanya perlu menyiram tanaman ini ketika tanahnya sudah benar-benar kering ketika disentuh.

Selain itu, jangan terlalu banyak dan terlalu sedikit ketika menyiramnya. Sebab, air yang terlalu sedikit dapat menimbulkan jamur, sehingga tanaman sulit tumbuh dengan baik.

Perlu diingat bahwa jangan menyiram ketika suhu yang tidak terlalu tinggi, karena nantinya air akan cepat menguap. Untuk itu disarankan untuk menyiram lavender di pagi dan sore hari.

Sinar matahari

Ketika lavender diletakkan ke dalam pot, maka hal ini bisa memudahkanmu untuk memindahkan tanaman tersebut untuk mendapatkan sinar matahari yang cukup. Karena, tanaman yang berwarna ungu ini membutuhkan asupan sinar matahari agar bisa tumbuh dengan kuat dan sehat.

Kamu bisa meletakkannya di dekat jendela atau area yang terkena sinar matahari secara langsung selama tiga hingga empat jam. Selain itu, cobalah untuk memotar potnya setiap hari agar pencahayaannya bisa merata ke seluruh sisi pot lavender.

Sebab, jika tidak mendapatkan pencahayaan yang cukup, maka nantinya lavender tidak bisa tumbuh dengan baik. Serta akan melemah dan berhenti menghasilkan bunga.

Atur temperatur ruangan

Jika kamu berniat untuk menjadikan lavender sebagai tanaman indoor, maka pastikan suhu ruangan berada di kisaran angka 18-30 derajat Celcius. Hindari meletakkan bunga tersebut pada ruangan yang memiliki temperatur di bawah 15 derajat, karena tanah yang terlalu lembap tidak baik untuk perkembangan tumbuhan yang satu ini.

Rapikan cabang

Cobalah meluangkan waktu untuk merapikan cabang-cabang yang ada di tanaman lavender. Nantinya cabang tersebut dapat membuat lavender terlihat berantakan. Bahkan beberapa batang juga bisa mengalami kebusukan, untuk itu kamu perlu melakukan pemangkasan sesering mungkin.

Jika kamu berniat untuk merapikan tanaman lavender yang bunganya telah mati, maka pastikan mencabutnya dengan memotong batang tersebut dengan rapi. Selain membuat pot terlihat lebih cantik, hal ini juga bertujuan untuk mendorong pertumbuhan bunga yang lebih banyak.

Berikan pupuk

Cobalah untuk memberikan pupuk setiap dua minggu sekali yang berfungsi untuk menggantikan unsur hara yang berkurang. Untukmu yang pemula dalam bercocok tanam, disarankan untuk memilih pupuk yang digunakan khusus untuk tanaman hias.