Bocoran dari Psikolog: Cara Membiasakan Anak Tidur Siang

Foto: www.gettyimages.com

Mungkin tidak sesering sinetron Azab, tapi drama berjudul ‘Derita orangtua menyuruh anak tidur’ hampir terjadi tiap hari—dua kali sehari dan sama dramatisnya dengan tontonan TV itu. Lebih tepatnya, tayang sekitar pukul 1 siang dan 9 malam waktu Indonesia manapun. Hampir segala trik yang ada di Bumi sudah diterapkan, tapi plot twist-nya semakin banyak dan tidak terduga. Adakah cara efektif untuk membuat jam tidur anak lebih teratur dan maksimal tanpa efek dramatis (baca: tangisan dan ancaman)? Dan ngomong-ngomong, kenapa sih, anak perlu tidur siang dan apa trik membiasakan anak tidur siang? Penjelasannya di bawah ini.

Ini Alasan si Kecil Butuh Tidur Siang dan Malam

Foto: www.gettyimages.com

Tri Wahyuning Tyas M.Psi., Psikolog, selaku konsultan dan kepala sekolah dari Andalusia Kids Preschool & Kindergarten, Malang, menyampaikan pola tidur yang baik harus dibentuk sejak anak masih bayi agar anak lebih cerdas dan mudah mengerti perkataan yang dilontarkan. “Bayi dan balita (di bawah lima tahun) rata-rata tidur 12 jam dalam sehari.” Pada usia itu, otak anak selalu dalam fase alfa dan teta, “sehingga anak mudah sekali belajar dan menerima perkataan pada saat kedua fase gelombang ini,” ungkapnya.

Rata-rata 12 jam, tapi pola tidur anak berbeda-beda. “Pola tidur tiap usia bayi berbeda-beda, berkurangnya waktu tidur di usia batita (di bawah tiga tahun) awal dikarenakan anak mulai beraktivitas,” jelas Tri.

Tri menginformasikan bahwa pola tidur usia bayi 1-2 tahun biasanya dilakukan sekitar pukul 10.00 atau 11.00, dan saat malam biasanya terbangun selama 2-3 jam seperti yang terjadi saat bayi. “Untuk usia 2-3 tahun, pola tidur anak sudah mengarah yang lebih pasti dan kebutuhannya juga sudah berkurang antara 10-12 jam. Hal ini dipengaruhi oleh aktivitas motorik dan eksplorasinya yang berkembang pesat.”

Begini Pola Tidur yang Baik untuk Balita

Foto: www.unsplash.com

Tri juga mengatakan bahwa seorang balita perlu tidur di jam yang sama agar si anak lebih belajar konsisten pada rutinitasnya. “Banyak para ahli kesehatan anak menyatakan bahwa pukul 18.30-09.00 adalah waktu yang tepat menidurkan bayi di bawah usia 1 tahun agar tidurnya bisa berkualitas,” paparnya. “Kurangnya jam tidur dan berpindah-pindahnya waktu akan mengakibatkan bergesernya pola tidur si anak sehingga akan membuatnya tidak bisa belajar konsistensi pada sebuah rutinitas.”

Jadi, sekali lagi konsisten, rutinitas, dengan durasi yang tidak terlalu lama atau sesuai dengan kebutuhan si anak di tiap usia. Dan untuk tidur siang, Tri menyarankan agar durasinya tidak terlalu lama, “karena ini akan menggeser tidur malamnya.”

Akan tetapi, jangan lantas menghindari tidur siang karena mitos ‘tidur malamnya nanti akan terganggu’. “Justru biasakan anak tidur siang, karena tidur siang dan malam baik dan sangat dibutuhkan. Justru anak bisa mudah lelah dikarenakan kurangnya jam tidur dalam sehari dan mengakibatkan gelisah di malam hari,” ujar Tri menjelaskan melalui pesan singkat.

Tanda-Tanda Anak Sudah Mengantuk

Foto: www.gettyimages.com

Mungkin si kecil gengsi mengatakannya, tapi sebenarnya dia sudah, sudah sangat mengantuk. Apalagi jika dirinya memperlihatkan tanda-tanda sebagai berikut: pertama, kegiatan bayi cenderung menurun dan lebih banyak diam. “Tidak lagi berminat pada mainan atau ajakan bermain, lebih sering menguap, akan cenderung mengusap mata dan matanya terlihat sayu dan tidak fokus,” tuturnya.

Tak hanya itu saja, kamu bisa mengenali anak melalui emosinya. “Terlihat cemas dan mudah marah terhadap sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginannya, bayi akan merengek, rewel dan menangis. Pokoknya sebagian anak akan mengalami tantrum,” tambahnya.

Trik Menghadapi Anak Terbangun Malam Hari

membiasakan anak tidur siang
Foto: www.gettyimages.com

Ah, ini rumitan yang sepertinya dialami oleh semua orang tahu. Rasanya baru saja berhasil ditidurkan (padahal sudah berjam-jam—tapi petunjuk waktu orangtua yang punya bayi dengan orang lain memang sedikit roaming), si bayi sudah bangun lagi.

Sebelum membicarakannya, ada baiknya untuk mengetahui terlebih dahulu penyebab si bayi terbangun di tengah malam. Tri berpendapat bayi terbangun dikarenakan belum mampu membedakan siang dan malam. Dia bangun bisa karena lapar atau mengompol. “Bantu anak untuk bisa membedakan siang dan malam hari saat bermain dan berkomunikasi dengan si anak. Saat siang hari biarkan ruangan terang dan bunyi suara-suara di ruangan. Dan saat malam hari redupkan lampu dan hindari kebisingan dan jangan ajak dia bermain,” ungkapnya.

Sementara untuk cara mengatasinya, Tri menganjurkan: “Ubah jam tidur siangnya karena terlalu lama tidur di waktu siang akan membuat si anak akan terbangun tengah malam. Jangan biarkan si anak lapar sebelum tidur malam dan ajak anak untuk pergi ke toilet sebelum tidur malam. Berikan aktivitas sebelum anak tidur malam,”

Begini Melatih Anak yang Sudah Besar untuk Terbiasa Tidur Sendiri

membiasakan anak tidur siang
Foto: www.gettyimages.com

Tri memaparkan ada beberapa kesalahan yang dilakukan seorang ibu saat melatih anak tidur.  “Biasanya ada yang menakuti atau mengancamnya agar segera tertidur,” cetusnya. Ini sebaiknya tidak dilakukan lagi oleh para orangtua.

Itu melatih anak tidur teratur, dan ini tentang bagaimana mengajarkan anak agar tidur sendiri—tidak dengan ayah atau ibu. Satu yang pasti, menurut Tri untuk melakukannya dengan bahasa persuasif.

“Misalnya, ‘[nama anak] sudah punya kamar sendiri dan lebih bagus, gimana kalau [nama anak] tidur di kamar sendiri yuk,'” ucapnya. “Selain itu ajaklah anak untuk menghias kamarnya senyaman mungkin. Usahakan agar anak tidak terpicu oleh daya imajinasinya tentang hal-hal yang menyeramkan, misal menonton film horor sebelum tidur.”

Bagaimana dengan ‘memaksa’ anak sejak sejak usia bayi untuk tidur sendiri? Menurut Tri itu seperti sebuah penyiksaan. “Karena periode bayi tidaklah lama,” jelasnya. “Jika mereka dibiasakan sendiri dan kekurangan sentuhan fisik dari orangtuanya sejak dini, [maka] akan mempengaruhi kondisi psikologisnya di perkembangan selanjutnya,” tuturnya.

Hal Lain yang Wajib Diketahui tentang Cara Menidurkan Bayi

membiasakan anak tidur siang
Foto: www.gettyimages.com

Tri menyebutkan bahwa pada bayi khususnya, melakukan pembedongan sangat bermanfaat untuk kualitas tidur bayi. “Ini akan membuatnya merasa nyaman dan bisa meningkatkan REM (Rapid eye movement) atau mampu tidur lelap. Namun perlu memperhatikan pemilihan kain yang nyaman dipakai agar anak tidak terlalu ketat saat dibedong.”

Bagaimana dengan musik? Tri menuturkan bahwa banyak penelitian menyebutkan musik memiliki efek yang luar biasa sebelum anak tertidur salah satunya adalah dengan membuat anak menjadi lebih tenang. Asal, bukan musik hingar bingat atau dari radio.

“Cukup orangtua ataupun pengasuh yang menendangkan lagu,” sambungnya. “Hal ini dikarenakan pentingnya keberadaan seorang ibu ataupun pengasuh saat anak tertidur terutama saat masih balita.”

Selain itu, ketenangan emosional juga bisa didapatkan anak dari cerita sebelum tidur. “Ketenangan emosional inilah yang dibutuhkan. Jadi, tidak hanya lewat musik, tapi bisa dongeng, puisi ataupun cerita yang menenangkan dan keberadaan ibu dan pengasuh. Inilah yang menjadi hal yang dibutuhkan oleh si anak,” tegasnya lagi.

Ini Tips agar Anak Rutin Tidur Siang

membiasakan anak tidur siang
Foto: www.gettyimages.com

Membiasakan anak untuk tidur siang memang membutuhkan ilmu dan cara tersendiri. Itulah sebabnya, LIMONE meminta Tri untuk membagikan trik membiasakan anak tidur siang.

Tri mengatakan biasanya anak-anak menolak tidur siang karena kehilangan kesempatan bermain. Untuk yang masih bingung bagaimana agar si kecil tidak meraung-raung, melainkan dengan senang hati tidur siang, ini yang bisa kamu lakukan:

  • Jadikan tidur siang sebagai jadwal rutinitas. Bukan sebagai hukuman.
  • Jelaskan pada anak bahwa dia bisa bermain lagi setelah tidur siang.
  • Ciptakan kondisi yang mendukung di dalam kamar, misalnya dengan tidak menyalakan lampu terlalu terang atau matikan televisi.
  • Bacakan dongeng atau cerita sebelum tidur.
  • Temani anak saat tidur siang sesekali karena akan membuat rasa nyaman.

Jika tidur anak bukanlah isumu saat ini, melainkan kebiasaannya yang suka memukul, ini cara mengatasinya. Plus, ini cara mengajarkan anak berbuat baik.

podcast button