Satu Hal Ini Wajib Dilakukan Setelah Berhubungan Seks

Foto: www.shutterstock.com

Menurutmu, apa yang harus diingat oleh para perempuan yang berkaitan dengan aktivitas seks? Memakai kondom? Pasti. Consent dari kedua belah pihak dan tidak ada paksaan? Setuju. Namun, tahukah kamu bahwa ada satu hal lain yang penting yang sering kali kita lupakan?

“Aturan paling penting untuk semua perempuan yang masih aktif secara seksual adalah mengosongkan kantong kemih dalam waktu 15 menit setelah melakukan hubungan seks,” kata Dr Barb DePree, seorang ginekolog dan pendiri MiddlesexMD.com, sebuah online platform yang membahas seputar kesehatan seksual wanita, kepada The Guardian. Alias, ke kamar kecil dan buang air kecil.

Menurutnya dengan membiasakan melakukan hal ini kamu akan mengurangi kemungkinan terkena infeksi saluran kemih (urinary tract infection/UTI). Asal tahu saja, perempuan rentan terhadap UTI setelah berhubungan seks karena saluran kencing kita terlalu pendek dan posisinya dekat banget dengan kantong kemih. Jadinya, ketika penetrasi terjadi, akses langsung bakteri ke daerah kantong kemih pun terbuka lebar.

Dr. DePree juga mengingatkan bahwa perempuan yang sudah mengalami post-menopausal pun harus berhati-hati. Pasalnya, semakin sedikitnya produksi estrogen “membuat jaringan semakin tipis, sehingga semakin sulit melawan infeksi.”

Kamu pede pasanganmu super bersih? Atau merasa aman karena memakai kondom sehingga tidak mungkin terkena UTI? Menurutnya, kedua hal ini tidak menjamin karena saat penetrasi, “keseimbangan natural tubuh terganggu.” Jadi, sekali lagi: buanglah air kecil sesudahnya.

Mandi pun ternyata bukan solusi. Malah, kata Dr. Pree akan mengurangi jumlah lactobacillus, jenis bakteri yang memproduksi asam dan menekan pertumbuhan kuman-kuman tidak alami di dalam tubuh. Dengan kata lain, mandi malah membuat kemungkinan infeksi lebih besar karena ‘penjaganya’ berkurang.

Kamu tetap ingin merasa lebih bersih setelah berhubungan seks? Cukup bersihkan daerah luar alat kelamin secare lembut dengan air biasa. Jangan digosok-gosok terlalu semangat dan hindari penggunaan sabun yang terlalu keras.