Umur Berapa Bayi Bisa Melihat? Ini Jawaban Dari Dokter Spesialis Anak

umur berapa bayi bisa melihat
Foto: www.freepik.com

Sebagai orang tua, perlu mengetahui umur berapa bayi bisa melihat.

Setiap manusia pasti melewati berbagai tahap tumbuh kembang dari bayi hingga dewasa, seperti mulai bisa melihat, berbicara, tengkurap, duduk, berjalan, hingga berlari. Semua hal tersebut tentunya butuh proses.

Dalam kasus penglihatan pada bayi, tentunya juga memiliki tahapan yang harus orang tua pahami. Untuk orang tua baru, ada banyak pertanyaan yang muncul, termasuk umur berapa bayi bisa melihat.

Maka dari itu, LIMONE telah menghubungi dr. Citra Amelinda, SpA, MKes, IBCLC, seorang Dokter Spesialis Anak dari RS Murni Teguh Sudirman dan RS Primaya Awal Bros Bekasi Timur, yang akan menjelaskan lebih lengkap mengenai umur berapa bayi bisa melihat.

Pada Umur Berapa Bayi Bisa Melihat?

Pada Umur Berapa Bayi Bisa Melihat | | Umur Berapa Bayi Bisa Melihat? Ini Jawaban Dari Dokter Spesialis Anak
Foto: www.canva.com

Ketika lahir ke dunia, tentunya bayi sudah bisa melihat meskipun belum begitu jelas.

“Bayi sudah dapat melihat sejak lahir namun belum sempurna, bahkan sejak masih dalam kandungan sudah dapat membedakan gelap dan terang,” ucap Dokter Citra.

Yep, dengan kata lain jawaban untuk pertanyaan pada umur berapa bayi bisa melihat, jawabannya adalah sejak dalam kandungan, meski belum sempurna.

Pada penglihatan bayi, tentunya memiliki tahapan seiring dengan usianya. Di usia 8 minggu, bayi umunya bisa melihat wajah orang tuanya dengan mudah fokus.

Lalu pada usia 3 bulan, sudah bisa mengikuti hal-hal yang ada di depan matanya, seperti berusaha meraih benda yang bergerak dari tangan orang tuanya.

Pada usia 5 bulan ke atas, maka tentu saja penglihatan bayi akan semakin baik. Tidak hanya mata, namun organ tubuh lainnya seperti tangan dan kaki bisa aktif bergerak.

Misalnya tertarik akan satu benda di dekatnya lalu mengambil benda tersebut, hingga bayi sudah mulai merangkak pada usia sekitar 8 bulan.

Apa yang Pertama Kali Dilihat Oleh Bayi dan Seperti Apa Tahapannya?

Apa yang Pertama Kali Dilihat Oleh Bayi dan Seperti Apa Tahapannya | | Umur Berapa Bayi Bisa Melihat? Ini Jawaban Dari Dokter Spesialis Anak
Foto: www.canva.com

Menurut Dokter Citra, bayi baru lahir dapat melihat objek yang berwarna kontras, namun belum terlalu dapat membedakan dan memindahkan pandangan di antara dua benda.

“Fokus penglihatan berkisar pada jarak 20-25 cm atau kurang lebih sepanjang lengan orang tuanya,” ucap Dokter Citra.

Lebih lanjut, Dokter Spesialis Anak satu ini juga menjelaskan bahwa pada usia 2 bulan umumnya pergerakan otot mata terkadang kurang sinkron sehingga tampak seperti agak juling.

“Penglihatan akan semakin lama semakin jelas dan selanjutnya bayi dapat mengikuti objek bergerak melalui pandangan matanya, kemudian meraihnya di usia 3 bulan,” sambung Dokter Citra.

Bagaimana Peran Orang Tua dalam Membantu Perkembangan Indra Penglihatan Anak?

umur berapa bayi bisa melihat
Foto: www.canva.com

Tentunya setiap orang tua menginginkan mata bayi tetap sehat, maka dari itu orang tua perlu melakukan beberapa cara agar membantu perkembangan anak dalam melihat.

“Gunakan lampu temaram di kamar bayi sehingga tidak silau. Sering mengubah posisi tidur bayi ke segala arah. Menatap mata bayi saat mengajaknya ngobrol,” jelas Dokter Citra.

Tidak hanya itu, pada bayi usia 5-8 bulan, maka orang tua bisa membantu meningkatkan perkembangan mata bayi dengan cara menggantungkan benda-benda yang aman di sekitar bayi atau memberikan mainan supaya bayi bisa menggenggamnya.

Pada bayi usia 9-12 bulan, orang tua bisa memberikan nama objek untuk melatih keterampilan berbicara.

Apa Saja Ciri Mata Bayi yang Sehat?

umur berapa bayi bisa melihat
Foto: www.freepik.com

Menurut Dokter Citra, pada umumnya gangguan penglihatan jarang terjadi pada masa bayi. Meski begitu, orang tua perlu cermat melihat tanda-tanda yang memungkinkan adanya indikasi masalah penglihatan bayi.

Terutama pada umur ketika bayi seharusnya sudah bisa melihat, tapi memperlihatkan tanda-tanda yang mengkhawatirkan, maka harus dibawa ke dokter mata.

“Bawa dan periksa ke dokter jika mata terlalu sering belekan. Terutama jika disertai kemerahan di kelopak mata, pandangan mata dominan mengarah ke satu sisi, adanya bintik putih di tengah pupil mata, dll,” ucap Dokter Citra.

Apa Saja Asupan yang Dianjurkan untuk Membuat Mata Bayi Tetap Sehat?

Asupan yang Dianjurkan untuk Membuat Mata Bayi Tetap Sehat | | Umur Berapa Bayi Bisa Melihat? Ini Jawaban Dari Dokter Spesialis Anak
Foto: www.canva.com

Makanan yang masuk ke dalam tubuh merupakan hal yang penting dalam menjaga kesehatan mata bayi.

“Pastikan anak tidak kekurangan vitamin A untuk mencegah rabun senja. Gratis di posyandu dan puskesmas setiap bulan Februari dan Agustus sejak bayi berusia 6 bulan,” kata Dokter Citra.

Perlu diketahui bahwa vitamin A tidak hanya bagus untuk mata, namun juga bermanfaat untuk kesehatan tubuh lain, seperti mencegah kanker payudara, dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, hingga kesehatan sistem reproduksi laki-laki dan perempuan.

Untuk makanan, dapat memperoleh vitamin A dari produk hewani dan nabati. Pada produk hewani seperti keju, susu, telur, caviar, hati domba, udang, hingga ikan. Untuk ikan, bisa didapatkan dari salmon, tuna, dan king mackerel.

Sedangkan produk nabati bisa diperoleh dari mangga, pepaya, semangka, wortel, brokoli, kale, bayam, ubi jalan, jambu, kangkung, paprika merah, kale, aprikot, hingga blewah.

Kesimpulan

umur berapa bayi bisa melihat
Foto: www.freepik.com

Perlu ketahui bahwa pada umur berapa bayi bisa melihat adalah sejak dia berada dalam kandungan.

Seiring pertambahan usia, penglihatan pada bayi akan semakin baik. Tentunya orang tua perlu membantu meningkatkan penglihatan bayi, melakukan kontrol pada bayi, serta memastikan agar bayi tidak kekurangan vitamin A.

Selain memberikan asupan nutrisi yang baik dan menstimulasi penglihatan matanya, orang tua juga perlu menjaga kesehatan mata bayi dengan melakukan kontrol.

“Kontrol untuk evaluasi kesehatan mata di usia 6 bulanan, selanjutnya jika ada keluhan,” tutur Dokter Citra.