Jika Kamu Berpikir Laki-Laki Selalu Pengin Dapat Pasangan Kurus—Salah Besar

tubuh ideal
Foto: www.unsplash.com

Menurut kamu, apa yang membuat seseorang perempuan menarik di mata laki-laki? BMI kecil dan badan langsing? Nuh-uh. Menurut sebuah penelitian baru bahwa ada kesalahkaprahan tentang persepsi tubuh ideal seperti apa yang dianggap laki-laki dan wanita menarik. Studi yang dilakukan oleh Universitas St. Andrews di Inggris ini menemukan perempuan mengestimasi berlebihan faktor kurus, dan sebaliknya, pria terlalu melebih-lebihkan ketertarikan perempuan terhadap otot.

Miskonsepsi Apa yang Ditemukan Penelitian Ini?

Dalam penelitian, dilibatkan 169 perempuan dan laki-laki heteroseksual yang berusia 17 sampai 26 tahun. Semua peserta diminta untuk menggambarkan tipe tubuh mereka pada saat itu. Lalu, dengan menggunakan sebuah aplikasi, mereka diinstruksikan untuk mendeskripsikan gambaran bentuk tubuh ideal lawan jenis yang mereka sukai. Jadi, laki-laki diminta untuk mendesain tubuh seorang perempuan yang mereka anggap menarik. Dan hal yang sama dilakukan perempuan: menggambarkan tubuh pria seperti apa yang membuat mereka klepek-klepek.

Selain itu, para peserta juga diminta untuk mendesain tubuh ideal dari gender mereka sendiri. Ini artinya, dengan aplikasi yang sama, laki-laki mendesain bentuk tubuh seperti apa yang mereka pikir disukai oleh perempuan. Dan begitu juga perempuan, mereka mendeskripsikan bentuk tubuh seperti yang mereka pikir laki-laki paling anggap menarik.

Instruksi ini dilakukan dua kali oleh partisipan, satu saat membayangkan hubungan jangka pendek, dan satu saat memikirkan hubungan jangka panjang.

Apa hasilnya? (Jeng, jeng…), ternyata ada miskonsepsi tentang tubuh ideal yang dianggap atraktif oleh gender lain. Yakni, pria berpikir perempuan menginginkan seseorang yang lebih berotot, dan perempuan berpikir laki-laki pengin seseorang yang lebih kurus.

Nuh-uh.

Apa Artinya Ini bagi Hubungan Percintaan?

“Para perempuan cenderung melebih-lebihkan kekurusan tubuh wanita yang lebih disukai laki-laki, dan para pria cenderung melebih-lebihkan maskularitas yang lebih disukai perempuan,” jelas para peneliti tersebut. Dan asumsi berlebihan ini bahkan lebih memprihatinkan jika para partisipan memikirkan pasangan untuk hubungan jangka pendek, kata studi ini.

Kesimpulannya, sepertinya selama ini kita terlalu keras terhadap diri sendiri saat berpikir tentang apa yang membuat seseorang tertarik dengan orang lain. Dan percaya atau tidak, kesalahkaprahan ini ternyata memiliki efek negatif yang sangat serius.

Menurut para peneliti ini, di studi sebelumnya diperlihatkan bahwa miskonsepsi perempuan bahwa laki-laki lebih suka wanita kurus, bisa menyebabkan eating disorders. Hal yang sama juga bisa terjadi pada laki-laki, yakni melakukan olahraga secara berlebihan. Dan semakin kuat persepsi ini dimiliki, maka semakin tidak sehat kelakukan perempuan dan laki-laki.

Itulah sebabnya, para peneliti berharap hasil penelitian ini bisa mengoreksi miskonsepsi ini dan “dapat membantu mencegah dan mengobati eating disorder atau ketidakpuasaan tubuh yang dirasakan perempuan dan laki-laki.”

Selanjutnya: Jika pasanganmu meminta kamu menguruskan badan, lakukan ini. Plus, sebuah penelitian mengatakan bahwa orang seperti ini bisa menjadi pasangan yang ideal.

podcast button