Wajib Tahu: 5 Tren yang Akan Mendominasi Musim Gugur (dan Setelahnya)

Foto: www.canva.com

LIMONE tahu hidupmu sangat sibuk. Namun, di sisi lain kamu juga punya rasa penasaran tingkat tinggi untuk mengetahui “what’s hot” di dunia mode saat ini. Sebagai teman yang baik, kami merangkumkan lima tren yang wajib kamu tahu yang akan menghiasi dan mendominasi dunia mode dalam beberapa bulan/tahun ke depan. Silakan diterapkan jika memang sesuai dengan dana (jangan dipaksa). Namun, untuk poin yang terakhir, LIMONE sangat mendukung jika kamu bersedia mencobanya!

NECKLACE BAG

Jacquemus Pitchou Bag

Jika dua tahun belakangan kita dibombardir dengan tas pinggang (nama lain: waist bag, fanny pack), maka musim gugur ini tas akan naik menuju daerah leher. Perkenalkan, necklace bag. Yep, tren ini memang aneh, sampai-sampai mendengarnya saja leher ikutan sakit. Berhubung diletakkan di leher bisa ditebak: ukurannya kecil, nyaris tidak bisa menyimpan apa pun. Betul banget! Jacquemus dan Gabriela Hearst bisa dibilang dua merek yang mempelopori tren ini—dan sekarang, begitu banyak yang mengekor di belakang mereka.

MOTIF MOOVEMENT

Rasanya sulit diperdebatkan bahwa tahun 2019 ini adalah tahun corak binatang. Para selebriti, orang terkenal, penghuni Instagram mendandani gaya mereka dengan berbagai animal prints, mulai dari macan tutul, kulit ular, bahkan zebra. Dan sekarang, pemain baru muncul: motif sapi. Cardi B memakainya. Begitu juga dengan Kylie Jenner. Bahkan Meghan Markle. Semuanya ber-moo ria. Dari manakah tren di berasal? Konon kabarnya, moovement ini bisa dilacak jejaknya sejak video musik Doja CatMooo!” viral dan ditonton lebih dari 52 juta orang di YouTube. Dalam video tersebut, penyanyi-pencipta lagu tersebut memakai segala sesuatu yang berbau sapi, mulai dari cow print crop top dan rok yang serupa. 

POUF POUF

Seandainya sulit memiliki rekeningan tabungan “mengembang” setiap bulan, tetapi kamu bisa membuat lenganmu mengembang—dan menjadi modis dan terlihat elegan. Model lengan pouf seperti ini berkali-kali muncul di runaway New York Fashion Week yang baru saja selesai. Para desainer, seperti Catherine Holstein, Brock Collection dan Mara Hoffmann menghadirkan puffed shoulder dengan siluet romantis, motif warna-warni dan berani, dramatis, dan feminin.

GRUNGE 2.0

Dr. Martens 8 Eye Boot Red

Kamu melihat tanda-tandanya di mana-mana. Supermodel memakai Doc Martens. Plaid dan fray bertebaran di Instagram. Begitu pula dengan cargo pants. Grunge memang identik dengan era 90an, tapi well… it’s back! A.K.A. Nirvana. Smashing Pumpkins. OASIS. Era terbaik (paling tidak menurut generasi yang besar di tahun!). Dan kali ini, grunge yang terlihat di mana-mana adalah versi lebih elegan, lebih dipoles. Alias, Grunge 2.0. Padukan Doc Martens dengan slip dress. Atau pasangkan over- sized tops dengan slim bottoms, dan sebaliknya—tapi tidak keduanya pada saat yang bersamaan.

SEGALA SESUATU YANG RAMAH LINGKUNGAN

Sustainable sources dan mode sekarang sudah mulai berusaha menjadi teman baik. Berbagai rumah mode besar mulai memperlihatkan komitmen mereka untuk menyelamatkan Bumi. (Meski menurut sebuah grup aktivis lingkungan yang baru-baru ini beraksi di London Fashion Week, usaha tersebut masih sangat kurang.) Tapi, hei, paling tidak, dunia mode sedang bergerak ke arah mode yang lebih ramah lingkungan! Terlebih dengan lahirnya sebuah manifesto, The Fashion Pact, yang ditandatangani 32 rumah mode dan merek dunia (Burberry, Gucci, Saint Laurent, Alexander McQueen, ZARA, H&M, dll) yang berkomitmen untuk meminimalkan efek industri mode pada kehidupan laut, iklim, dan keanekaragaman hayati.

Buat kamu pecinta mode, ada beberapa cara untuk bisa berpartisipasi: membeli produk yang memang ramah lingkungan, atau mempergunakan second hand clothes, atau menahan diri membeli baju setiap bulan (baca: tidak malu memakai baju lama).

podcast button