Mendadak Diberhentikan oleh Kantor? Segera Lakukan 4 Hal Ini

Foto: www.gettyimages.com

Mimpi burukmu menjadi kenyataan. Ternyata namamu berada di dalam daftar karyawan yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Perasaanmu pasti campur aduk: sedih, marah, terkejut, tidak percaya, takut, khawatir dan rasa percaya diri hancur berantakan. Jen Glantz, seorang penulis ternama dan founder/CEO Bridesmaid for Hire, sebuah perusahaan yang menawarkan jasa bridesmaid, pernah mengalami kesialan yang sama. “Setelah berhenti sesak nafas, saya kembali aktif. Saya mengorganisir pikiran saya, emosi saya dan langkah saya selanjutnya,” tulisnya di Business Insider. Langkah apa yang dilakukannya saat dirumahkan dari posisinya sebagai copywriter di perusahaan teknologi? Berikut langkah dan saran yang dilakukannya begitu dirumahkan.

Baca baik-baik dokumen PHK yang kamu terima

Dengan seksama, baca dokumen pemberhentian kerja yang disodorkan kepadamu. Sebelum menandatanganinya, jika memungkinkan lakukan negosiasi terlebih dahulu—siapa tahu kamu dapat pesangon dan keuntungan lain yang lebih tinggi. “Tidak ada jaminan mereka mengubah apa yang mereka tawarkan,” tulis Glantz. Namun, tidak ada salahnya mencoba.

Tinggalkan kesan baik

Ini mungkin sulit sekali, tapi kesampingkan “semua perasaan negatif terhadap bos dan perusahaan tersebut,” saran Glantz. Ucapkan terima kasih secara personal kepada kolega-kolega selama ini membantu dan memiliki hubungan dekat denganmu. Alasannya: kamu masih butuh bantuan mereka, mulai dari kaitannya dengan surat referensi, surat rekomendasi, dan koneksi mereka. “Mereka ini mungkin mendengar lowongan pekerjaan di perusahaan yang bergerak di bidang yang sama atau kenal orang dari perusahaan lain yang mungkin kamu incar. Cara lain apa yang lebih ampuh dibandingkan kolegamu secara personal merekomendasikanmu?”

Segera perbaiki CV dan hadiri konferensi atau seminar

Sebelum lupa, tuliskan semua kemampuan prestasi yang pernah kamu capai selama bekerja di perusahaan tersebut dan masukkan ke dalam CV dan resume kamu. Lalu, hadiri seminar atau pertemuan yang berkaitan dengan profesi yang kamu incar. Dan jangan lupa kontak teman-teman yang selama ini jarang kamu temu. Lalu, cari pekerjaan di berbagai media, mulai dari Linkedin sampai grup Facebook. “Aktif secara sosial dan keluar rumah akan meningkatkan kesempatanmu mendapatkan pekerjaan baru.”

Lakukan hal-hal menyenangkan

Kamu pasti khawatir tentang uang. Sembari mencari pekerjaan baru dan aktif secara sosial, berikan kesempatan pada diri untuk melakukan hal-hal yang super seru yang selama ini tidak sempat kamu lakukan. Bila perlu buat daftarnya. Kegiatan ini tidak perlu mahal atau membutuhkan banyak biaya, yang penting bisa membuatmu senang. “Daftar kegiatan menyenangkan ini membantu meningkatkan suasana hati, memberikan energi untuk bekerja keras, dan membantu memperbaiki ego yang terluka,” kata Glantz.

Apakah setengah dari jam kerja kamu habiskan menulis email? Selalu ingat etiket ini.

podcast button