Teman Selalu Menghilang Tiap Kali Punya Pacar Baru—Bagaimana Menghadapinya?

pertemanan merenggang
Foto: www.rawpixel.com

Sebuah studi yang dilakukan di Finlandia pada 2016, menemukan bahwa perempuan dan laki-laki mempunyai makin banyak teman sampai usia 25 tahun. Setelahnya? Jumlahnya berkurang drastis, hubungan pertemanan merenggang. Faktor-faktor penyebabnya seperti pindah lokasi tempat tinggal atau jatuh cinta. Sebuah penelitian dari Oxford menyatakan bahwa jatuh cinta bisa memisahkan hubungan dua sobat dekat. Ouch.

Mengapa Hubungan Cinta Bisa Merenggangkan Pertemanan?

pertemanan merenggang
Foto: www.rawpixel.com

Penyebab hubungan pertemanan merenggang? “Intimasi sebuah hubungan—keterikatan emosional dengan hubungan tersebut—berhubungan erat dengan frekuensi interaksi dengan invidual tersebut,” kata Robin Dunbar, profesor antropologi evolusi di Oxford yang melakukan penelitian di atas. “Jika kamu tidak bertemu orang tersebut, keterikatan emosional akan menurun dengan cepat,” tambahnya.

Dan oleh karena hubungan percintaan baru tersebut membutuhkan fokus dan perhatian, usaha, waktu dan energi yang sifatnya ekstra, maka hubungan pertemanan dengan orang lain bisa merenggang.

“Memiliki pasangan baru berarti memiliki komitmen dan peran baru. Tentu saja beberapa orang perlu adaptasi dan menyusun prioritas ulang terhadap relasi-relasi sosial yang dia punya karena relasi baru ini,” jelas Agstried Elisabeth, M.Psi., Psikolog, seorang psikolog dari Rumah Dandelion.

Hal yang sama juga diterangkan oleh Profesor Dunbar bahwa kerenggangan hubungan ini terjadi karena seseorang sangat fokus pada pasangan barunya. Alhasil, pertemanan mulai memburuk dan status ‘sahabat baik’ bisa turun menjadi ‘teman biasa’.

Ada kemungkinan lain kenapa hubungan pertemanan bisa merenggang. Atau, lebih ekstrim lagi: teman benar-benar menghilang dan meninggalkanmu. Salah satunya: kamu menganggap persahabatan kalian super penting, tapi temanmu tidak. Begitu alternatif penjelasan lain dari Irene S. Levine, Ph.D., seorang psikolog dan profesor psikiatri di NYU School of Medicine di Psychology Today.

Agstried menerangkan bahwa seseorang meninggalkan temannya karena punya hubungan romantis baru bisa merupakan sesuatu yang sementara. Akan tetapi, di sisi lain, bisa juga bersifat selamanya. Meski begitu dirinya menganjurkan agar saat seseorang memiliki pacar baru, sebaiknya tetapi menjaga hubungan dengan teman-temannya. “Memang lebih sehat jika kita punya relasi sosial lain di luar pasangan kita. Namun hal ini perlu usaha. Menyeimbangkan peran sosial butuh latihan, usaha, dan komunikasi yang baik dengan pasangan,” jelasnya.

Apa yang Sebaiknya Dilakukan Jika Teman Menghilang Karena Punya Pacar Baru?

Foto: www.istockphoto.com

Jika hal seperti ini terjadi dalam hidupmu sekarang—perlukah menyampaikannya kepada teman tersebut?

“Jika memang teman baik, tentu sudah biasa memberikan umpan balik terhadap perilaku temannya ya, dan temannya sudah terbiasa menerima umpan balik tersebut,” terangnya. Agstried memberikan contoh dengan mengatakan, ‘Eh, kayaknya kamu sejak pacaran sama si B jadi jarang ngumpul, deh. Aku ngerti sih, kalau kamu perlu waktu adaptasi dengan relasi barumu, tapi aku kangen ngumpul-ngumpul nih. Kira-kira kapan ya, kita bisa ketemu’. Namun, eits karena sekarang masih dalam social distancing, untuk saat ini hindari dulu bertemu secara langsung. Jadi pilih pertemuan daring, melalui WhatsApp, Zoom atau Facetime.

Dan meski tidak ada yang berharap hal ini terjadi, tapi sebut saja tiba-tiba hubungan teman dengan pacar barunya bermasalah. Atau, bahkan mereka putus. Mendadak si teman menghubungi kamu lagi karena ingin curhat. Ooops. Haruskah mendengarkan ceritanya meski kamu sakit hati karena merasa seperti ‘kalau butuh, baru mencari?’

Agstried mengatakan bahwa wajar jika kamu merasa sedih dan kecewa dengan sikap teman tersebut. Akan tetapi, “as a decent human being harusnya sih, ketika ada yang minta tolong dan kita bisa membantu ya, kita tolong, ya,” sarannya.

Satu hal yang sebaiknya diingat bahwa: “Pertemanan sering kali berubah karena setiap orang memiliki fase hidup yang berbeda,” tulis Levine. Menurutnya, jika kamu memberikan waktu untuk teman tersebut untuk menyesuaikan diri dengan kondisinya saat ini, pertemanan kalian bisa saja kembali membaik. “Akan tetapi tidak perlu menunggu hal tersebut terjadi. Jalinlah hubungan dengan teman-teman lain yang lebih memiliki waktu untukmu,” sarannya.

Selanjutnya: ini yang harus kamu lakukan jika pasangan tiba-tiba ingin meminta waktu sendiri.

podcast button