Tanda-Tanda Pertemanan Perlu Diakhiri—dan Cara Melakukannya tanpa Drama

pertemanan sebaiknya diakhiri
Foto: www.unsplash.com

Punya teman itu menyenangkan. Istilahnya, mereka adalah ‘saudara yang kita pilih’. Akan tetapi, sedihnya tidak semua pertemanan memiliki kualitas hubungan yang sama. Dan menurut Suzanne Degges-White, PhD, LPC, LMHC, NCC, seorang konselor dan profesor di Northern Illinois University, “tidak semua pertemanan ditakdirkan untuk berumur panjang.” Bagaimana kamu tahu bahwa sudah saatnya mengakhiri umur pertemananmu dengan si A? Berikut ini adalah tanda-tanda pertemanan sebaiknya diakhiri.

Tanda-Tanda Pertemanan Sebaiknya Diakhiri

pertemanan sebaiknya diakhiri
Foto: www.unsplash.com
Dia selalu mendominasi

Tanda-tandanya, ” Percakapan yang terjadi hanya tentang isu, masalah dan aktivitas mereka. Mereka mengontrol ketika kalian bersama dan apa yang kamu lakukan. Ketika mereka membutuhkan sesuatu kamu selalu, tapi hal yang sama tidak pernah berlaku darinya,” tulis seorang mantan pengacara dan penulis buku di Psychology Today, Karen Riddell, J.D.

Dia hanya membawa unsur negatif dalam pertemanan kalian

Di antaranya, “kritik, persaingan, muslihat, pengucilan, gosip, perundungan, rasa marah, manipulasi, inkonsistensi, dan penghinaan,” tulis Riddell. Ini membuatmu a) sakit kepala begitu melihat namanya di layar ponselmu, b) malas bertemu dengannya, c) lelah dan letih setiap kali bertemu dengannya. Teman seperti ini biasanya juga tidak senang saat kamu bahagia atau memiliki prestasi.

Dia tidak menghormati batas-batas personal

Teman seperti ini biasanya sering banget membuatmu minder, merusak kepercayaan dan tidak jujur. “Mereka tidak bertanggung jawab dan selalu mencari alasan atas tingkah laku mereka, sering kali hanya mengatakan ‘aku memang begini’ atau menyalahkanmu karena ‘terlalu sensitif,'” tulis Alyssa Mancao, LCSW, seorang pekerja sosial klinis dan terapis di Mind Body Green.

Dia dan kamu tidak memiliki topik pembicaraan yang menarik…

… dan setiap percakapan seperti dipaksakan. Jika kamu merasa perlu pura-pura tertarik, harus mengajukan pertanyaan karena suasananya yang krik krik krik, dan sulit mencari bahan pembicaraan, ini bisa jadi pertemanan kali sudah mencapai expiry date. “Pada akhirnya, ini adalah tanda kepribadian dan energi kaian tidak cocok. Dengan memutuskan tidak lagi menghabiskan waktu dengan orang seperti ini, kamu menghargai waktumu dan artinya mengutamakan dirimu,” tulis Mancao.

Begini Cara Mengakhiri Pertemanan

Foto: www.unsplash.com

Bagaimana cara mengakhiri pertemanan yang sudah tidak sehat? Berikut tips dari Irene S. Levine, Ph.D., seorang psikolog dan profesor psikiater di NYU School of Medicine.

  • Kamu harus yakin ingin mengakhiri pertemanan ini. Jika yang terjadi hanya kesalahpahaman kecil, bicarakan.
  • Jangan mengambil keputusan saat sedang marah. Tarik nafas, cari angin segar dan berikan waktu untuk memikirkan solusi terbaik.
  • Pertimbangkan apakah pertemanan ini memang harus diakhiri. “Bisakah intensitas hubungan tersebut dikurangi, misalnya hanya sesekali atau bertemu jika bersama yang lain?” saran Levine di Psychology Today.
  • Jika memutuskan untuk mengakhiri pertemanan, siapkan kata-kata yang ingin kamu ucapkan. Bila perlu, tuliskan.
  • Hindari menyalahkan pihak lain. Akhiri hubungan pertemanan dengan cara baik-baik.

Dan ini tanda-tanda jika kamu ingin mengetahui apakah kamu sedang baik-baik saja.