Tanda-Tanda Kamu Sudah Harus Mencari Pekerjaan Baru

Foto: www.gettyimages.com

Tanda harus makan: perut keroncongan. Tanda mulut mengeluarkan bau ala Amorphophallus titanum: temanmu menjauhimu (cek apakah kamu sering mengonsumsi makanan ini). Tanda kamu sebaiknya mencari pekerjaan baru? Coba konfirmasi dengan memperhatikan tanda-tanda berikut ini.

Lingkungan Kerja Tidak Sehat

Hal pertama yang harus kamu sadari yaitu, melihat lingkungan sosial di kantormu. Apakah kamu bisa berbicara, mengobrol, dan tertawa dengan lepas? Apakah kompetisi yang terjadi masih terbilang sehat, atau sikut menyikut ala soap opera Korea? Jika kamu sudah merasa tidak nyaman dan topik pembicaraan di kantor selama dua bulan belakangan selalu tentang “si itu begini, si ini begitu, pssst”—sepertinya sudah saatnya memikirkan untuk mengundurkan diri.

Kamu Sudah Tidak Mencintai Pekerjaanmu

Salah satu cara bertahan dengan pekerjaan adalah mencintai pekerjaan yang dijalani. Dengan mencintai pekerjaan sendiri, kamu akan lebih mudah menyelesaikan tugas-tugas yang dibebani untukmu. Namun, jika kamu tidak mencintainya, bahkan sering mengeluh tentang pekerjaan, bisa jadi ini bukanlah pekerjaan yang sesuai dengan keinginanmu.

Semangat Kerja Mulai Menurun

mencari pekerjaan baru
Foto: www.istockphoto.com

Di awal sih, semangatmu berapi-api, tapi tak lama kemudian langsung berubah drastis. Dan sudah berbagai hal kamu lakukan, tapi tetap saja semangat itu tidak kunjung menampakkan diri. Terlebih, kamu mulai tidak nyaman dengan teman-teman satu kantor. Segeralah cari pekerjaan yang bisa membuatmu lupa jam pulang kerja.

Atasan yang Tidak Pernah Puas

Memang sih, atasan akan selalu menuntutmu untuk lebih dari yang kemarin. Akan tetapi, jika bosmu tidak pernah merasa puas, atau memberikan pujian untuk semua hasil kerja kerasmu—lebih baik cari bos lain.

Kamu Mulai Lupa Rasanya Bahagia

Kerja keras bagai kerbau, sampai-sampai kamu tidak punya waktu untuk diri sendiri. Tidak ada waktu yang tersisa untuk bersosialiasi dan menjaga hubungan personal dengan orang lain. Lembur setiap hari (bahkan Sabtu-Minggu) tanpa alasan yang jelas. Alhasil, kurang tidur dan emosimu berada pada level siaga 4 setiap hari. Jika efek samping sebuah pekerjaan adalah mengancam kesehatan mental dan fisik, sepertinya sah-sah saja apabila kamu ingin mencari pekerjaan lain.

Mulai Merasa Diasingkan dan Tak Dihargai

Apakah kamu merasa rekan kerja dan bosmu akhir-akhir ini menghindarimu? Atau di setiap meeting, kamu dianggap seperti mengenakan Invisibility Cloak? Setiap ide yang kamu lontarkan tidak dihargai dan dianggap seperti iklan YouTube? Jika fenomena ini sudah berlangsung lama dan makin parah setiap harinya, sudah saatnya aktif membuka LinkedIn dan situs-situs lowongan kerja lainnya.

Pekerjaan Mulai Membosankan

mencari pekerjaan baru
Foto: www.gettyimages.com

Bosan. Malas bangun pagi. Malas pergi ke kantor. Setiap hari rutinitas yang sama dan membuatmu merasa seperti robot. Bahkan setelah liburan kamu tetap merasakan hal yang sama. Jika gejala ini kamu rasakan hampir tiap hari dan tidak ada tanda-tanda membaik, mari memperbaharui CV!

Gaji yang Diberikan Sudah Tidak Sepadan

Pekerjaan dan tanggung jawab terus bertambah, tetapi gajimu tahun ini masih sama persis dengan dua tahun yang lalu. Bukannya perhitungan, tapi hei… salah satu bentuk penghargaan perusahaan terhadap jerih payah karyawan adalah kenaikan gaji. Benar ‘kan? Jadi, jika aroma kenaikan gaji belum menguar sampai sekarang, well, sepertinya tidak ada salahnya aktif mencari pekerjaan baru.

Punya Niat Berganti Karier

Keinginanmu untuk berganti karier semakin kuat. Apalagi, setelah ditimbang masak-masak, kamu merasa yakin bahwa karier baru yang kamu inginkan itu akan membuatmu lebih berkembang. Jika memang sudah matang dan siap sedia, tidak salahnya mencoba dan mengubah haluan karier.

Kamu ingin berganti karier setelah berusia 30 tahun? Lakukan ini agar semuanya lancar jaya.

podcast button