Mengenal 4 Manfaat Vitamin K2 Yang Penting Untuk Kesehatan Tubuh

vitamin K2
Foto: www.freepik.com

Beberapa orang mungkin masih asing dengan vitamin K2. Padahal, nutrisi ini memiliki peran yang penting dalam kesehatan tubuh.

Karenanya, kamu perlu memastikan bahwa tubuh mendapatkan asupan vitamin K2 yang cukup. Supaya nantinya bisa mencegah risiko munculnya beberapa penyakit.

Untuk mengetahui lebih lanjut terkait fungsi dan cara mengonsumsinya, simak artikel ini sampai habis dan jangan lupa untuk menambahkan asupan K2 ke dalam tubuh.

Apa Itu Vitamin K2?

vitamin K2
Foto: www.freepik.com

Awalnya, vitamin K ditemukan sebagai nutrisi penting untuk pembekuan darah dan kesehatan tulang serta jantung. Terdapat dua bentuk utama dari vitamin yang satu ini, yaitu vitamin K1 (phylloquinone) dan vitamin K2 (menaquinone).

Perbedaan dari keduanya terletak pada sumbernya. Vitamin K1 bisa ditemukan dalam makanan nabati seperti sayuran hijau, sementara vitamin K2 dapat diperoleh dari makanan hewani dan makanan fermentasi.

Selain itu, pada vitamin K2 dapat dibagi lagi menjadi beberapa bagian yang berbeda, seperti MK-4 dan MK-7 misalnya.

Nantinya vitamin K ini akan mengaktifkan protein yang berperan dalam pembekuan darah, metabolisme kalsium, dan kesehatan jantung.

Salah satu fungsi penting dari nutrisi ini adalah mengatur deposisi kalsium. Di mana juga dapat mencegah pengapuran pembuluh darah dan ginjal.

Beberapa peneliti mengungkapkan bahwa sebenarnya peran dari vitamin K1 dan K2 sangatlah berbeda. Ide ini didukung oleh penelitian bahwa pada K2 (MK-4) dapat mengurangi klasifikasi pembuluh darah, namun peran tersebut tidak ditemukan pada K1.

Sebuah studi juga mengamati bahwa suplemen K2 umumnya dapat meningkatkan kesehatan tulang dan jantung, sedangkan pada vitamin K1 tidak memiliki manfaat yang signifikan.

Apa Saja Manfaat dari Vitamin K2?

Foto: www.freepik.com

Berikut berbagai manfaat baik dari nutrisi penting yang satu ini:

Membantu mencegah penyakit jantung

Ketika kalsium menumpuk pada arteri di sekitar jantung, ini bisa menjadi salah satu faktor yang dapat menyebabkan terjadinya penyakit jantung. Untungnya, vitamin K diyakini bisa membantu untuk mencegah kalsium agar tidak disimpan di arteri.

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan selama hampir 10 tahun, orang yang memiliki asupan nutrisi K2 tertinggi memiliki risiko lebih rendah meninggal karena penyakit jantung.

Sementara studi lain yang dilakukan pada 16 ribu wanita menemukan bahwa peserta dengan asupan K2 tertinggi memiliki risiko penyakit jantung yang lebih rendah.

Meningkatkan kesehatan tulang

Osteoporosis atau tulang yang keropos menjadi salah satu masalah umum yang dialami banyak orang. Akan tetapi asupan K2 dapat membantu mengatasi kondisi tersebut.

Dalam sebuah penelitian, K2 bisa mengaktifkan tindakan pengikatan kalsium dari dua protein, yakni protein matriks GLA dan osteocalcin yang nantinya bisa membantu membangun dan memelihara tulang.

Baca Juga :  Adakah Usia Ideal Untuk Memakai Kawat Gigi? Ini Penjelasan Dokter Spesialis

Menariknya lagi, sebuah studi juga mengungkapkan bahwa wanita pascamenopause yang mengunsumsi suplemen K2 mengalami penurunan kepadatan mineral tulang yang jauh lebih lambat.

Peneliti telah mengungkapkan bahwa asupan K2 juga dapat mengurangi risiko patah tulang belakang dan patah tulang pinggul. Sejalan dengan hal tersebut, vitamin K pun direkomendasikan untuk mencegah dan mengobati osteoporosis.

Meningkatkan kesehatan gigi

Salah satu protein pengatur utama dalam kesehatan gigi adalah osteocalcin, protein yang dapat diaktifkan oleh nutrisi K2. Oleh karena itu, para peneliti berspekulasi bahwa vitamin ini bisa memengaruhi kesehatan gigi.

Osteocalcin ini dapat memicu mekanisme yang merangsang pertumbuhan dentin baru, yakni jaringan yang terkalsifikasi di bawah email gigi. Dalam prosesnya, vitamin A dan vitamin D juga diyakini memiliki peran yang penting, sehingga bisa bekerja secara sinergis dengan nutrisi K2.

Melawan kanker

Dua studi klinis menunjukkan bahwa nutrisi K2 dapat mengurangi kekambuhan kanker hati dan meningkatkan waktu bertahan hidup.

Selain itu, menurut penelitian asupan K2 yang tinggi juga sering dikaitkan dengan penurunan risiko kanker prostat stadium lanjut. Dan menariknya, manfaat ini tidak bisa ditemukan ketika mengonsumsi vitamin K1.

Bagaimana Cara Mendapatkan Vitamin K2 yang Tepat?

Foto: www.canva.com

Sesungguhnya, tidak ada rekomendasi berapa banyak nutrisi K2 yang harus dikonsumsi oleh tubuh. Oleh karenanya, sangat disarankan agar mengonsumsi berbagai sumber makanan yang mengandung vitamin ini.

Yang lebih menarik, tubuh bisa mengubah sebagian besar vitamin K1 menjadi K2, sehingga membuatnya sangat berguna. Akan tetapi dianjurkan untuk mengonsumsi sumber K2 secara langsung.

Sumber makanan K2 bisa diperoleh dari makanan hewani dan fermentasi. Sumber hewani ini terdiri dari produk susu tinggi lemak, kuning telur, serta hati dan daging bagian organ lainnya.

Sementara untuk makanan fermentasi, kamu bisa mengonsumsi asinan kubis, natto, dan miso. Namun jika bahan-bahan ini tidak bisa didapatkan dengan mudah, maka alternatifnya adalah kamu bisa mengonsumsi suplemen K2.

Menurut sebuah penelitian, manfaat dari suplementasi K2 dapat ditingkatkan apabila dikombinasikan dengan suplemen vitamin D. Sebab, kedua vitamin ini memiliki efek yang sangat sinergis.

Kesimpulan

vitamin K2
Foto: www.freepik.com

Vitamin K2 termasuk ke dalam anggota vitamin K dan K1. Jika vitamin K1 berperan dalam pembekuan darah, maka K2 bermanfaat untuk kesehatan tulang dan jantung.

Para peneliti telah membuktikan bahwa suplemen vitamin K2 harus digunakan secara teratur oleh orang-orang yang berisiko terkena penyakit jantung.

Oleh karena itu, nutrisi yang satu ini memiliki peran yang penting dalam tubuh. Sehingga sangat disarankan untuk memastikan bahwa kamu telah mendapatkan jumlah K2 yang cukup.