Studi Terbaru: Screen Time di Pagi Hari Bisa Membuat Anak Kesulitan Bicara

screen time pada anak
Foto: www.gettyimages.com

Apa yang biasa dilakukan si kecil di pagi hari? Selain menolak mandi, akhirnya sarapan dan nyaris terlambat ke sekolah? Jika salah satu aktivitas rutinnya adalah memelototi layar ponsel atau tablet di pagi hari, mungkin saatnya mengubahnya. Pasalnya, sebuah studi baru menyimpulkan efek samping screen time bagi anak: terlalu sering menonton tayangan di layar, bisa meningkatkan risiko tiga kali lebih besar si kecil mengalami kesulitan bicara dan memperlihatkan tingkah laku mengkhawatirkan.

Efek Samping Screen Time untuk Anak

Seperti yang dilansir dari Telegraph, kesimpulan ini didapat setelah para peneliti dari Universitas Rennes ini mengamati 276 anak dengan usia antara 3,5 sampai 6,5 tahun. Studi yang baru dipublikasikan kemarin oleh otoritas Kesehatan Masyarakat Prancis ini mengatakan bahwa setelah menonton TV, iPad atau ponsel di pagi hari, si kecil cenderung terganggu sepanjang hari. Di sekolah, misalnya, mereka akan lebih ringan tangan dan memukul anak lain.

Dan oh, tentang gangguan bicara dan bahasa tadi, kemungkinan ini terjadi enam kali lebih besar jika anak tidak membicarakan apa yang mereka tonton kepada orangtua.

Ini Jalan Tengah untuk Mengurangi Dampak Negatif Screen Time pada Anak

FYI, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan agar anak berumur tiga tahun tidak menonton TV atau bermain game di tablet. Di Taiwan, orangtua wajib memonitor screen time anak. Jika ditemukan anak di bawah 18 tahun dibiarkan menonton layar digital berjam-jam, maka orangtua bisa didenda £1,000. Di Prancis sendiri, tidak diperbolehkan ada acara TV untuk anak di bawah tiga tahun.

Michel Desmurget, seorang ahli saraf dari National Institute of Health and Medical Research Prancis mengatakan bahwa passive screen time anak merupakan sebuah masalah kesehatan publik yang serius. Menurutnya, meski selama ini kita sudah tahu bahwa kebiasaan tersebut bisa menyebabkan kesulitan berbahasa, “tapi studi ini merupakan yang pertama yang mengungkapkan dampak [screen time] di pagi hari. Interaksi langsung saat sarapan merupakan hal yang sangat penting,” katanya kepada Telegraph.

Meski begitu, sejumlah ahli menyatakan bahwa screen time bagi anak tidak selalu buruk. Konten tayangan yang berkualitas bisa membantu anak, misalnya, menjadi lebih lancar membaca. Ahli lain mengatakan bahwa pemberlakuan batas durasi menonton bisa membantu orangtua keluar dari polemik ini. Sebut saja, jika si kecil diharuskan mematikan gadget-nya satu jam sebelum tidur, anak akan tetap bisa tidur nyenyak.

Dan jika anak berhasil menjauhkan diri dari gadget-nya di pagi hari dan sebelum tidur, jangan lupa berikan pujian. Begini cara memberikan pujian yang tepat kepada anak.