Punya Kulit Kombinasi? Ini Rahasia Pilihan Skincare dari Dermatolog

skincare untuk kulit kombinasi
Foto: www.freepik.com

Sama seperti jenis kulit lain, pemilihan skincare untuk kulit kombinasi pun harus tepat agar bisa menutrisi dengan maksimal dan mengatasi berbagai permasalahan di wajah.

Oleh karena itu, Dr. Fitria Agustina, SpKK, FINSDV, FAADV, seorang dermatolog di Grha Fit Bendungan Hilir, FitSkinClinic Jatiasih, Promec Klinik Pecenongan, serta Wakil Ketua Bidang Sosial dan Kerjasama Pengurus Pusat PERDOSKI periode 2021-2024, akan menjelaskan mengenai skincare untuk kulit kombinasi.

Seperti Apa Ciri-Ciri Kulit Kombinasi?

Seperti Apa Ciri Ciri Kulit Kombinasi | | Punya Kulit Kombinasi? Ini Rahasia Pilihan Skincare dari Dermatolog
Foto: www.freepik.com

Menurut Dokter Fitria, struktur dan jenis wajah seseorang ditentukan oleh beberapa faktor.

Adapun faktor tersebut yaitu:

  • Kandungan air pada kulit yang akan memengaruhi elastisitas kulit
  • Kandungan minyak yang memengaruhi kelembutan dan nutrisi kulit
  • Tingkat kepekaan kulit terhadap zat atau bahan tertentu.

Berdasarkan ketiga faktor tersebut, jenis kulit wajah dapat dibagi menjadi beberapa kategori, antara lain jenis kulit kombinasi.

“Jenis kulit wajah kombinasi adalah perpaduan antara kulit berminyak dan kulit kering. Jenis kulit wajah ini memiliki ciri kulit berminyak di zona T, yaitu area dagu, hidung, dan dahi, serta kulit kering di area pipi (terutama pipi bagian lateral atau pinggir). Jenis kulit kombinasi bisa saja berjerawat atau sensitif secara bersamaan,” jelas Dokter Fitria.

Apa Penyebab Kulit Kombinasi?

Apa Penyebab Kulit Kombinasi | | Punya Kulit Kombinasi? Ini Rahasia Pilihan Skincare dari Dermatolog
Foto: www.xframe.io

Memiliki kulit kombinasi bisa terjadi karena faktor genetik yang diturunkan dari orang tua, maupun dipengaruhi oleh faktor luar.

“Kondisi jenis kulit kombinasi dapat dipengaruhi karena faktor hormonal, misalnya pada usia pubertas, faktor makanan, faktor gaya hidup atau lifestyles, dan faktor lingkungan misalnya perubahan iklim,” ucap Dokter Fitria.

Selain itu, perjalanan usia juga bisa membuat jenis kulit mengalami perubahan.

“Misalnya saat usia dewasa muda atau pubertas jenis kulit kombinasi, lalu saat memasuki usia dewasa tua jenis kulit menjadi kering. Hal ini disebabkan karena perubahan hormon tertentu pada tubuh,” sambung Dokter Fitria.

Bagaimana Cara Merawat Kulit Kombinasi?

Bagaimana Cara Merawat Kulit Kombinasi | | Punya Kulit Kombinasi? Ini Rahasia Pilihan Skincare dari Dermatolog
Foto: www.canva.com

Sama seperti jenis kulit lain, butuh kehati-kehatian dan ketepatan saat memilih skincare untuk kulit kombinasi. Dokter Fitria menjelaskan, pada dasarnya terdiri dari :

  • Susu pembersih: Mild cleanser (pembersih ringan)
  • Pelembap: Pelembap yang sedang (tidak terlalu berminyak)
  • Sunscreen: Dengan tabir surya spektrum luas pada dasar krim sedang (tidak terlalu berminyak)

“Seringkali diperlukan jenis sediaan skincare untuk kulit kombinasi yang berbeda antara daerah T-Zone yang berminyak dan area pipi yang kering. Bisa menggunakan astringent di area T-zone untuk mengurangi penumpukan minyak, dan menggunakan pelembap yang meningkatkan hidrasi kulit di area pipi,” ucap Dokter Fitria.

Tidak hanya itu, eksfoliasi juga perlu dilakukan untuk kulit kombinasi.

“Tentunya dengan berhati-hati tidak boleh berlebihan, misalnya seminggu sekali dengan menggunakan kosmetik yang mengandung salicylic acid atau lactic acid,” kata Dokter Fitria.

Apa Saja Rekomendasi Skincare untuk Kulit Kombinasi?

skincare untuk kulit kombinasi
Foto: www.pexels.com

Memilih produk skincare untuk kulit kombinasi tentu tidak bisa asal. Oleh karena itu, Dokter Fitria menjelaskan skincare untuk kulit kombinasi beserta kandungannya yang bisa digunakan, yakni:

  1. Pembersih. Penting untuk menghilangkan penumpukan kotoran pada kulit.
  2. Toner. Menghilangkan minyak yang berlebih daerah TZone. Pastikan untuk mengambil toner bebas alkohol.
  3. Serum. Serum menghidrasi dan melindungi kulit, misalnya, serum dengan kandungan asam hialuronat.
  4. Pelembap. Dengan kulit kombinasi untuk area kering, pilih formula krim. Untuk bagian yang berminyak, pilih formula berbahan dasar air yang ringan.
  5. Tabir surya. Pilih formula ringan dengan setidaknya SPF 30.
  6. Jika ingin menggunakan foundation dan concealer, harus memiliki formula bebas minyak.
  7. Penghapus riasan. Jika memakai riasan, penghapus riasan membantu menjaga pori-pori tidak tersumbat dan memberi kulit kesempatan untuk bernapas. Micellar water adalah salah satu produk yang paling lembut digunakan untuk ini.
  8. Masker wajah. Sekali seminggu, cobalah multi-masking, yaitu ketika mengoleskan masker yang berbeda ke area wajah yang berbeda.

Kandungan dalam skincare untuk kulit kombinasi yang disarankan adalah:

  • Asam hialuronat, karena menghidrasi kulit tanpa rasa berminyak.
  • Asam salisilat, dapat mengatur produksi minyak dan membantu menjaga pori-pori tidak tersumbat.
  • Asam laktat (Lactic acid), bertindak sebagai exfoliant ringan yang mengangkat sel kulit mati dari area kering dan membersihkan pori-pori dengan lembut.
  • Emolien (pelembap), seperti shea butter yang melembutkan kulit kering.
  • Antioksidan, melindungi dari kerusakan lingkungan.
  • Produk dengan vitamin C, untuk kesehatan kulit secara umum.
  • Tabir surya untuk melindungi kulit dari dampak buruk sinar UV.

Bagi sebagian orang, menginginkan hasil yang cepat untuk mengatasi berbagai permasalahan kulit wajah.

Skincare mulai bekerja biasanya setelah dipakai secara rutin dan teratur setidaknya dalam 1-2 minggu,” kata Dokter Fitria.

Seperti Apa Masker Skincare untuk Kulit Kombinasi?

Memakai masker wajah secara rutin tentu akan membantu memberikan nutrisi untuk kulit wajah.

“Masker wajah dibagi menjadi empat kelompok: (a) masker lembar (sheet mask); (b) masker peel-off; (c) masker bilas (rinse off mask); dan (d) hidrogel. Masing-masing memiliki beberapa keunggulan untuk jenis kulit tertentu berdasarkan bahan yang digunakan,” jelas Dokter Fitria.

Berikut penjelasannya:

skincare untuk kulit kombinasi
Sumber: J Cosmet Dermatol. 2018;1–10.

Adakah Larangan Skincare untuk Kulit Kombinasi?

Adakah Larangan Skincare untuk Kulit Kombinasi | | Punya Kulit Kombinasi? Ini Rahasia Pilihan Skincare dari Dermatolog
Foto: www.canva.com

Meskipun ada banyak produk skincare untuk kulit kombinasi yang dijual di pasaran, namun tentu tidak semua produk cocok di kulit wajah.

“Efek yang muncul jika skincare yang digunakan tidak cocok dengan jenis kulit kombinasi biasanya terjadi reaksi dermatitis kontak iritan atau dermatitis kontak alergi, bahkan bisa juga terjadi jerawat,” tekan Dokter Fitria.

“Reaksi yang timbul pada kulit bisa gatal, kemerahan, perih, atau bahkan bengkak. Hal ini akan diperburuk jika sawar kulit pemakai juga mengalami gangguan atau kerusakan,” tambahnya.

Kesimpulan

skincare untuk kulit kombinasi
Foto: www.freepik.com

Setiap orang tentu memiliki jenis kulit dan permasalahan yang berbeda-beda. Bagi kamu pemilik kulit kombinasi harus tetap teliti memilih produk

Dan, jika skincare yang dipakai tidak cocok, maka segera hentikan pemakaian.

“Hal yang harus dilakukan adalah stop penggunaan skincare penyebab, dan segera dibersihkan kulit yang kontak,” tegas Dokter Fitria.

“Jika reaksi masih terus berlanjut, segera periksa ke dokter spesialis kulit terdekat untuk pengobatan yang tepat dengan mengatasi inflamasi yang terjadi, dan memperbaiki kerusakan sawar kulit yang terjadi,” pesan Dokter Fitria.

Selain merawat kulit dengan skincare, juga butuh memperhatikan hal lain, salah satunya adalah asupan yang masuk ke dalam tubuh.

“Jangan lupa untuk makan makanan bergizi, tidak merokok, istirahat cukup, olahraga, dan menggunakan perawatan wajah yang tepat untuk mendapatkan kulit yang sehat,