Panduan Lengkap Skin Care untuk Kulit Sensitif

skin care kulit sensitif
Foto: www.stocksy.com

Tidak hanya karaktermu, tapi jenis kulitmu pun sensitif. Dianugerahi tipe kulit ini mungkin membuatmu bertanya-tanya 1) apa salahmu, dan 2) bagaimana skin care untuk kulit sensitif yang tepat. Untuk membantumu mengatasi dilema kulit ini, LIMONE mengontak dr. Indah Widyasari, SpKK, seorang dermatolog di ZAP Premiere Clinic dan Bamed Skin Care. Beliau juga anggota Perdoski Jakarta, dan anggota Kelompok Studi Laser Indonesia (KSDLI)-Perdoski, serta anggota European Academy of Dermatology and Venereology (EADV).

Baca terus artikel ini untuk mengetahui skin care yang tepat untuk pemilik kulit sensitif, dan produk apa yang sebaiknya kamu pakai.

Apa Definisi Kulit Sensitif?

skin care untuk kulit sensitif
Foto: www.freepik.com

“Kulit sensitif merupakan suatu kondisi kulit baik wajah maupun kulit tubuh lainnya yang memiliki karakteristik hiperreaktif terhadap faktor eksternal atau lingkungan sehingga mencetuskan reaksi atau keluhan, yang dapat juga salah satunya terhadap produk skin care,” jelas Dokter Indah.

Tidak heran jika pemilik kulit ini sering kali stres dengan kesensitifan kulitnya, yang terkadang bisa menurunkan kualitas hidup.

Beliau juga menambahkan bahwa kulit sensitif banyak didapati pada wanita dan terbanyak di area wajah. Meski kulit sensitif juga dapat terjadi pada area tangan, leher, kaki, punggung, dan kulit kepala.

Oh, tentang pertanyaan ‘apa salahmu sehingga dianugerahi kulit sensitif’, ini jawabannya.

“Seseorang bisa punya kulit sensitif karena dipengaruhi oleh faktor genetik, hormonal, etnik, di mana komponen stratum korneum dan ketebalan kulit akan berbeda tiap etnik (Afrika, Amerika, Eropa, dan Asia). Selain itu musim juga memengaruhi, misalnya pada musim panas atau summer, keluhan kulit sensitif akan sering dialami,” terangnya.

Dengan kata lain, bukan salahmu jika kulitmu sensitif.

Bagaimana Mengetahui bahwa Kamu Memiliki Kulit Sensitif?

skin care untuk kulit sensitif
Foto: www.freepik.com

Kamu yakin, tapi juga ragu tentang apakah memang memiliki kulit sensitif. Bagaimana cara mengonfirmasinya?

Menurut Dokter Indah, kulit  sensitif berdasarkan klasifikasi Baumann, memiliki empat tipe, yaitu:

  • Tipe I (tipe akne) dengan karakteristik komedo dapat disertai papul/pustul
  • Tipe II (tipe kemerahan/flushing) ditandai dengan wajah mudah flushing dan kemerahan, biasanya karena udara panas, makanan pedas, dan emosi
  • Tipe III (tipe burning, stinging, itching) ditandai rasa terbakar/gatal/tersengat setelah pemakaian skin care atau paparan lingkungan seperti angin, udara dingin dan panas.
  • Tipe IV (tipe dermatitis) ditandai adanya riwayat wajah sering terkelupas, gatal, kemerahan, dan iritasi. Biasanya seseorang dengan riwayat dermatitis atopi atau eczema akan mengalami tipe ini.

Membaca penjelasan ini membuat pertanyaan lain muncul: apakah kulit sensitif pasti berjerawat dan bermasalah?

“Iya, bila tidak sesuai dalam penggunaan produk skin care-nya,” tegasnya.

Dokter Indah memberikan contoh: kulit sensitif tipe akne akan kambuh bila terkena produk perawatan yang memang mengandung bahan komedogenik. “Biasanya disebut akne kosmetika, misalnya minyak kelapa, cocoa butter, isopropyl myristate, pewarna merah, lanolin, dan beberapa bahan komedogenik lainnya,” terangnya.

Jadi, pemilik kulit sensitif mesti super hati-hati dalam memilih jodoh produk perawatan kulit yang digunakan.

Apa Prinsip Utama Skin Care Kulit Sensitif?

Foto: www.pexels.com

Dokter Indah mengingatkan bahwa prinsip utama dalam skin care kulit sensitif adalah “kenali jenis kulit sensitif, lalu identifikasi faktor pencetusnya dan hindari sebisa mungkin faktor tersebut. Bila ragu akan tipe kulit dan bagaimana perawatannya, dapat dikonsultasikan ke dokter spesialis kulit dan kelamin,” sarannya.

Oleh karena masalah yang dialami pada kulit sensitif kadang tidak bisa diprediksi, maka perhatikan beberapa hal ini:

  • Hindari perawatan kulit terlalu agresif menggunakan sabun antiseptik, scrub, toner.
  • Hindari skin care yang mengandung SLS (sodium lauryl sulphate), AHA, salysilic acid, dan alkohol serta bahan eksfoliating lainnya karena akan memperburuk kondisi barrier kulit.
  • Jauhkan kulit dari produk yang mengandung pewangi dan pewarna.
  • Hindari over cleansing karena dapat mengangkat lemak alami kulit. “Double cleansing boleh dilakukan sesekali, misalnya bila sedang menggunakan makeup,” ujarnya.
  • Hindari produk yang mengandung bahan minyak (seperti facial oil)

Produk Skin Care Seperti Apa yang Cocok untuk Kulit Sensitif?

Foto: www.freepik.com

Ah, ini pasti yang kamu tunggu-tunggu dari tadi: produk skin care seperti apa yang memang diciptakan untuk kulit sensitif. Dokter Indah memberikan bocorannya:

  1. Pilih yang memang diformulasikan untuk kulit sensitif, teruji secara dermatoligi, sudah teruji klinis dan tidak mengandung fragrance serta noncomedogenic.
  2. Untuk sabun bisa dipilih gel-based atau cleanser rendah busa; hindari yang jenis foam. Karena bila terlalu banyak surfaktan akan rentan mengikis lemak alami kulit dan menurunkan pertahan kulit di lapisan stratum korneum (lapisan kulit yang paling luar). Akibatnya, bahan iritan dapat lebih mudah masuk dan mencetuskan kulit sensitif.
  3. Cari produk yang juga mengandung pelembap sehingga dapat meningkatkan pertahan lapisan kulit.
  4. Untuk sunscreen lebih baik dipilih yang mengandung mineral daripada tipe chemical sunscreen, misalnya zinc oxide dan titanium dioxide.

Bagaimana Urutan Skin Care Kulit Sensitif Setiap Hari?

Foto: www.freepik.com

Memiliki kulit sensitif pasti membuatmu super duper mega ekstra hati-hati saat ingin mengaplikasikan produk, baik pagi, siang atau malam. Dokter Indah membeberkan tentang rutinitas perawatan kulit sensitif yang bisa kamu lakukan mulai dari sekarang.

PAGI DAN SIANG

  • Pembersih tanpa busa
  • Serum atau bahan spesifik tergantung tipe kulit sensitif, misalnya pengobatan untuk akne
  • Pelembap
  • Tabir surya

MALAM

  • Pembersih tanpa busa
  • Serum atau bahan spesifik tergantung tipe kulit sensitif
  • Pelembap

Semoga informasi di atas membuatmu lebih tenang meski memiliki kulit sensitif, ya. Pastinya, jika masih ada keluhan dan kekhawatiran, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dermatolog terpercaya.

Selanjutnya: Ini Mengapa Perawatan Kulit Malam Wajib Dilakukan.