Tak Hanya Mengusir Kantuk, Ini 12 Manfaat Meminum Kopi Hitam

kopi hitam
Foto: www.canva.com

Ketika merasa lelah dan mengantuk, sebagian orang akan langsung meminum kopi hitam untuk meningkatkan energi demi menjalani aktivitasnya dengan lancar. Selain itu, minuman yang memiliki rasa pahit ini ternyata juga dapat memberikan beragam manfaat baik untuk tubuh.

Manfaat Kopi Hitam

Foto: www.freepik.com

Berikut 12 manfaat baik mengonsumsi kopi hitam bagi tubuh.

Meningkatkan energi

Kopi dapat membantu mengatasi rasa lelah, kantuk, dan meningkatkan energi. Pasalnya, minuman berwarna gelap ini mengandung stimulan yang dikenal dengan sebutan kafein, zat psikoaktif yang paling sering dikonsumsi.

Setelah kamu meminum kopi, kafein akan diserap ke dalam aliran darah, sehingga kemudian dapat berjalan ke otak dan memblokir adenosine neurotransmitter penghambat. Ketika hal ini terjadi, jumlah neurotransmiter seperti norepinefrin dan dopamine akan meningkat.

Terdapat beragam penelitian yang menunjukkan bahwa kopi hitam dapat meningkatkan berbagai aspek fungsi otak, termasuk memori, suasana hati, kewaspadaan, dan tingkat energi.

Membantu membakar lemak

Kafein merupakan salah satu zat alami yang terbukti dapat membantu pembakaran lemak pada tubuh. Menurut beberapa penelitian menunjukkan bahwa kafein dapat meningkatkan tingkat metabolisme sebesar 3-11%.

Studi lain menunjukkan bahwa zat yang satu ini secara khusus dapat meningkatkan pembakaran lemak sebanyak 10% pada orang gemuk dan 29% pada orang kurus.

Meningkatkan performa fisik

Zat yang terkandung di dalam kopi, yakni kafein, dapat merangsang sistem saraf dan memberi sinyal pada sel-sel lemak untuk memecah lemak tubuh. Tetapi hal itu juga dapat meningkatkan kadar epinefrin atau adrenalin dalam darah. Hormon ini yang akan mempersiapkan tubuh untuk menjalani aktivitas fisik yang intens.

Kafein berkerja untuk memecah lemak tubuh dan mengubah asam lemak menjadi bahan energi. Berkat hal tersebut, zat ini dapat meningkatkan kinerja fisik sebanyak 11-12%.

Mengandung nutrisi esensial

Ternyata banyak nutrisi yang terkandung di dalam biji kopi, dalam secangkir kopi (237 gram) mengandung:

  • Kalori: 2.4
  • Riboflavin (vitamin B2): 6% dari AKG (Angka Kecukupan Gizi)
  • Mangan dan kalium: 3% dari AKG
  • Magnesium dan niacin (vitamin B3): 2% dari AKG

Meski jumlahnya tidak besar, namun kebanyakan orang bisa menikmati beberapa cangkir kopi per harinya, sehingga memungkinkan jumlah ini dapat bertambah dengan cepat.

Baca Juga :  6 Manfaat Bawang Putih untuk Tubuh (Termasuk Menghilangkan Jerawat)

Menurunkan risiko diabetes tipe-2

Diabetes tipe 2 adalah masalah kesehatan utama yang dapat memengaruhi banyak orang. Hal ini dapat ditandai dengan peningkatan gula darah yang disebabkan oleh resistensi insulin atau berkurangnya kemampuan tubuh untuk mengeluarkan insulin.

Menurut sebuah studi menunjukkan bahwa orang yang minum kopi hitam paling banyak memiliki risiko 23-50% lebih rendah terkena penyakit ini. Sedangkan penelitian lainnya menunjukkan bahwa terjadinya pengurangan setinggi 67%.

Kata sebuah penelitian yang dilakukan pada 457.922 orang, setiap cangkir kopi yang dikonsumsi setiap hari dikaitkan dengan 7% penurunan risiko diabetes tipe-2.

Melindungi otak dari penyakit Alzheimer

Biasanya penyakit Alzheimer akan menyerang seseorang yang berusia 65 tahun ke atas. Sayangnya, tidak ada obat untuk mengatasi penyakit yang satu ini. Namun, terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya Alzheimer, yakni pola makan sehat, berolahraga, dan minum kopi.

Menurut beberapa penelitian menunjukkan bahwa peminum kopi memiliki risiko penyakit Alzheimer sebanyak 65% lebih rendah dibanding mereka yang tidak mengonsumsi kopi.

Menurunkan risiko Parkinson

Penyakit Parkinson merupakan kondisi neurodegenerative kedua yang paling umum selain Alzheimer. Seperti penyakit demensia lainnya, tidak ada obat yang bisa mengatasi penyakit Parkinson. Namun sebuah studi menunjukkan bahwa meminum kopi dapat menurunkan risiko penyakit Parkinson sebanyak 32-60%.

Dalam hal ini tentunya dipengaruhi oleh kandungan kafein yang ada di dalam kopi hitam. Karena, orang yang meminum kopi tanpa kafein tidak dapat membantu menurunkan risiko penyakit Parkinson.

Melindungi hati

Hati menjadi salah satu organ yang berperan untuk menjalankan fungsi penting dalam tubuh. Beberapa penyakit umum juga dapat memengaruhi kinerja hati, mulai dari hepatitis, hati berlemak, dan lainnya. Penyakit-penyakit ini juga dapat menyebabkan sirosis, di mana hati sebagian besar digantikan oleh jaringan parut.

Untungnya, kopi dapat melindungi hati terhadap siros. Menurut sebuah penelitian, orang yang meminum empat cangkir kopi atau lebih per harinya, memiliki risiko hingga 80% lebih rendah.

Melawan depresi

Dalam sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2011, menyatakan bahwa wanita yang mengonsumsi empat cangkir kopi atau lebih per harinya memiliki risiko 20% lebih rendah untuk mengalami depresi.

Sementara studi lain yang dilakukan pada 208.424 orang menemukan bahwa mereka yang meminum empat cangkir atau lebih per hari, memiliki kemungkinan 53% lebih kecil untuk meninggal karena bunuh diri.  

Baca Juga :  7 Manfaat Mengonsumsi Air Kelapa Hijau Bagi Tubuh

Menurunkan risiko kanker

Kanker hati merupakan penyakit yang menempati urutan ketiga penyebab utama kematian. Sementara kanker kolorektal menempati urutan keempat. Menurut sebuah studi, seseorang yang mengonsumsi kopi secara rutin dapat menurunkan risiko sebanyak 40% lebih rendah terkena kanker hati.

Selain itu, terdapat penelitian yang dilakukan pada 489.706 orang menemukan bahwa mereka yang meminum kopi sebanyak empat hingga lima cangkir per hari, memiliki risiko 15% lebih rendah terkena kanker kolorektal.

Membantu menurunkan risiko stroke

Kafein sering kali dipercaya dapat meningkatkan tekanan darah. Ternyata hal ini dibenarkan, tetapi dengan kenaikan hanya sebesar 3-4 mm/Hg. Efeknya sangat kecil dan biasanya akan hilang jika kamu minum kopi secara teratur.

Namun jika kamu memiliki tekanan darah tinggi, maka kenaikan ini dapat bertahan. Meskipun demikian, peneliti tidak mendukung gagasan bahwa kopi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Selain itu, beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa mengonsumsi minuman berwarna gelap yang pahit ini juga memiliki risiko sebesar 20% lebih rendah untuk terkena stroke.

Sumber antioksidan

Katanya, kopi merupakan minuman yang mengandung antioksidan tinggi. Hal ini diperkuat dengan penelitian yang menunjukkan bahwa terdapat banyak orang mendapatkan lebih banyak antioksidan dari kopi daripada gabungan buah dan sayur.

Cara Mengonsumsi Kopi Hitam Agar Lebih Sehat

kopi hitam
Foto: www.rawpixel.com

Berikut cara mengonsumsi kopi agar lebih sehat.

Tidak minum kopi setelah jam dua siang

Kopi mengandung kafein alami yang dapat membantumu tetap terjaga dan berenergi ketika merasa lelah. Namun, mengonsumsi kopi di sore hari dapat mengganggu tidurmu di malam hari. Kurang tidur sering kali dikaitkan dengan segala macam masalah kesehatan.

Untuk itu, maka disarankan agar tidak mengonsumsi kopi di sore hari. Namun jika sulit untuk diterapkan, maka kamu bisa memilih kopi tanpa kafein atau meminum secangkir teh yang mengandung lebih sedikir kafein dibanding kopi.

Meski sebagian orang akan baik-baik saja ketika mengonsumsi kopi di sore hari, namun jika kamu ingin meningkatkan kualitas tidur, maka disarankan untuk menghindari kafein.

Minum kopi hitam

Meski kopi merupakan minuman sehat, namun terkadang seseorang menambahkan gula agar bisa menetralisir rasa pahit. Namun, gula sering kali dikaitkan dengan sejumlah penyakit serius, seperti diabetes dan obesitas, apalagi dengan jumlah fruktosa yang tinggi. Untuk itu, ada baiknya kamu mengonsumsi kopi hitam tanpa gula.

Baca Juga :  8 Manfaat Kacang Hijau untuk Kulit dan Tubuh

Pilih kualitas terbaik

Sebenarnya kualitas kopi sangat bervariasi tergantung pada metode pengolahan dan bagaimana biji kopi yang digunakan ditanam. Kebanyakan biji kopi cenderung disemprot dengan pestisida sintetis dan bahan kimia lain. Sehingga, jika kamu khawatir dengan kandungan tersebut, maka disarankan untuk membeli biji kopi organik yang mengandung jumlah pestisida sintetis yang jauh lebih rendah.

Hindari minum terlalu banyak

Asupan kafein yang berlebihan dapat menimbulkan berbagai efek samping yang merugikan, namun hal ini akan berbeda-beda bagi setiap orang. Secara umum, Health Canada merekomendasikan untuk tidak mengonsumsi kopi melebihi 1,1 mg per pon (2,5 mg per kg) berat badan per hari.

Mengingat bahwa rata-rata secangkir kopi mengandung sekitar 95 mg kafein, hal ini setara dengan dua cangkir kopi per hari untuk seseorang dengan berat 80 kg. Jumlah kafein yang jauh lebih tinggi (400-600 mg) per hari atau setara dengan empat hingga enam cangkir, tidak terkait dengan efek samping yang merugikan pada kebanyakan orang.

Tambahkan kayu manis

Kayu manis merupakan bumbu dapur yang sangat cocok dengan rasa kopi. Menurut sebuah studi, kayu manis dapat membantu menurunkan glukosa darah, kolesterol, dan trigliserida pada penderita diabetes. Untuk itu, jika kamu ingin menambahkan rasa pada minuman pahit ini, maka tambahkan sejumput kayu manis.

Seduh kopi menggunakan filter kertas

Kopi yang diseduh menggunakan cafestol dipercaya dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Untuk menguranginya, maka kamu cukup menggunakan filter kertas. Pasalnya, menyeduh minuman pahit dengan filter kertas, secara efektif dapat menurunkan jumlah cafestol.

Kesimpulan

Foto: www.freepik.com

Ternyata, mengonsumsi kopi tidak hanya dapat membuat kita terjaga dan mendapatkan energi untuk beraktivitas kembali. Pasalnya, kafein yang terkandung di dalam minuman yang memiliki rasa pahit ini juga ternyata dapat memberikan beragam manfaat bagi tubuh.

Meski begitu, kamu tetap disarankan untuk mengonsumsi kopi hitam dalam jumlah yang sedang dan tidak berlebihan. Hal ini bertujuan untuk mencegah munculnya efek samping yang tidak diinginkan.