12 Rekomendasi Buku Tentang Paranoid Dengan Jalan Cerita yang Bikin Parno

paranoid
Foto: Istimewa

Pernahkah kamu mengalami rasa yang curiga dan takut secara berlebihan terhadap suatu hal? Jika benar, maka kemungkinan kamu telah mengalami paranoid.

Tak hanya dirasakan olehmu, ternyata perasaan ini juga pernah dialami oleh beberapa karakter di dalam buku. Berikut 12 rekomendasi buku yang bisa kamu baca di akhir pekan nanti.

A Dangerous Love | Sabrina Jeffries

Griff sangat ingin menemukan akta pernikahan orang tuanya yang hilang. Sebab, dokumen tersebut bisa membuktikan bahwa ia merupakan pewaris Earl of Swanlea.

Untuk mendapatkannya, syarat yang harus ia penuhi hanya satu, yakni menikahi putri Earl of Swanlea yang bernama Rosalind. Meski Griff bersedia untuk menikah, namun Rosalind sangat menentang perjodohan tersebut.

Ia merasa curiga dan sangat takut akan masa lalu Griff yang kelam. Apalagi saat ia bertemu dengan Griff yang tengah menggeledah ruang kerja ayahnya.

Seiring berjalannya waktu perasaan paranoid terhadap Griff masih dirasakan oleh Rosalind. Ia menolak untuk memercayai lelaki itu sepenuhnya.

I Want to Die but I Want to Eat Tteokpokki | Baek Se Hee

paranoid

Baek Se Hee merupakan penulis yang mengalami depresi berkepanjangan. Ia telah melakukan segala cara termasuk mengunjungi banyak psikolog maupun psikiater.

Beberapa kali, ia merasa sedih, takut, dan ingin menangis. Meski begitu, ia tetap pergi untuk makan tteokpokki. Setelah memakan jajanan kaki lima ini, ia merasakan perasaan ambigu.

Buku ini ditulis berdasarkan pengalaman penulis yang mengalami gangguan psikologis.

Tidak berhenti sampai di situ, Baek Se Hee juga mengajarkan banyak nilai positif, seperti berhenti untuk memikirkan hal-hal yang tidak perlu dipikirkan.

Dikemas dengan menarik, buku ini bisa membantumu untuk menjadi diri sendiri dan lebih mencintai diri sendiri.

1984 | George Orwell

Novel yang satu ini mengisahkan suatu masa yang penuh dengan penderitaan. Sepanjang hidupnya, Winston berusaha untuk menjadi warna negara yang baik dengan mematuhi setiap aturan.

Meski begitu di dalam hati dan pikirannya, ia selalu antipasti terhadap kediktaktoran yang ada di negaranya.

Sayang, Winston sangat paranoid dan tidak berani untuk melawan. Sebab, negara berkuasa mutlak atas rakyatnya.

Siapa pun yang bertentangan dengan aturan, maka akan segera dihilangkan. Bahkan sejarah pun ditulis ulang sesuai dengan kehendak partai.

Satir tajam karya Orwell ini merupakan karya yang sangat luar biasa.

Baca Juga :  Suka Cerita Romantis? Ini 12 Novel Dengan Kisah Cinta Terbaik Yang Wajib Dibaca

Fahrenheit 451 | Ray Bradbury

Di masa itu, kebanyakan orang yang memiliki buku akan paranoid. Sebab, siapa pun yang ketahuan menyembunyikan buku akan diburu.

Buku dianggap sebagai barang membahayakan, sehingga harus dibakar sampai habis demi menciptakan kedamaian pada setiap orang. Dan tidak perlu ada keributan karena terdapat perbedaan pendapat setelah membaca buku.

Namun seorang pemadam kebakaran yang bertugas untuk membakar buku-buku yang telah ditemukan, justru penasaran dengan isi dari buku tersebut.

Meski di helmnya terdapat tulisan angka 451 yang menyimbolkan temperatur yang mampu membakar kertas, namun Guy Montag selalu merasa tidak nyaman untuk melakukan pekerjaannya.

Gravity’s Rainbow | Thomas Pynchon

paranoid

Diterbitkan di tahun 1973, sebuah fiksi yang rumit ini menggabungkan banyak tema dari karya milik Pynchon sebelumnya, termasuk paranoid, rasisme, kolonialisme, dan konspirasi.

Tak berhenti di situ, novel ini juga menampilkan pengetahuan yang besar terhadap berbagai materi yang diambil dari bidang psikologi, kimia, matematika, sejarah, agama, musik, bahkan sastra.

Berkat narasinya yang luas dan analisanya yang mendalam terakit dampak teknologi pada masyarakat, Gravity Rainbow’s berhasil mendapatkan Penghargaan Buku Nasional tahun 1974 dalam kategori fiksi.

Novel ini juga telah menuai banyak komentar dan bahan kritis.

Catch-22 | Joseph Heller

Foto: www.amazon.com

Mengambil latar selama Perang Dunia II, buku ini mengikuti kehidupan Kapten John Yossaria, seorang Tentara Angakatan Udara B-25 bombardier.

Ia dan penerbang lainnya berusaha untuk menjaga kewarasan mereka saat diminta untuk menjalankan tugas, hingga akhirnya bisa kembali ke rumah.

Tugas Yossaria adalah mendaratkan bom pada posisi musuh yang ada di Italia dan Prancis Timur. Perjuangan Yossaria dalam menjalankan tugasnya tidaklah mudah.

Bahkan ia pernah berpura-pira mengidap penyakit hati. Karena menurutnya rumah sakit merupakan tempat perlindungan yang damai, dan untuk mendiagnosis penyakit hati membutuhkan proses yang sulit.

Ubik | Philip K. Dick

Foto: www.amazon.uk

Seorang pria bernama PKD berprofesi sebaga penulis. Ia menulis cerita fiksi ilmiah untuk mendapatkan uang.

Meski cukup sukses, namun PKD sepertinya tidak pernah memiliki cukup uang, sehingga ia menghabiskan waktu untuk terus bekerja.

Sampai suatu hari, ia bertemu dengan seorang wanita bernama Pat yang memiliki kemampuan untuk membelokkan waktu.

Ubik merupakan buku yang mengajukan pertanyaan kepada pembacanya. Karya Philip K. Dick ini juga berusaha untuk membantumu mencapai puncak, tidak peduli seberapa lelahnya kamu melangkah.

Jika kamu merasa tersesat di jalan, tidak perlu khawatir. Sebab perjalanan tersebutlah yang penting untuk dipelajari.

Naked Lunch | William S. Burroughs

paranoid
Foto: www.amazon.com

Willian Lee mengalami kehidupan yang serba aneh semenjak ia kecanduan insektisida.

Pria ini percaya bahwa dirinya merupakan seorang agen rahasia di dunia serangga yang bekerja untuk sosok alienoid yang bernama Mugwump.

Baca Juga :  11 Rekomendasi Novel Tentang Godaan Sang Pelakor

Segala sesuatu yang digambarkan dalam buku ini diambil dari pengalaman Burroghs sendiri yang berada di tempat-tempat tertentu, mulai dari Amerika Serikat, Meksiko, hingga akhirnya ke Tangier dan Interzone.

Tak hanya itu, sketsa yang ada di dalamnya juga diambil dari pengalaman penulis terhadap kecanduan obat-obatan mulai dari heroin, morfin, dan lainnya.

Infinite Jest | David Foster Wallace

Di dalam bukunya, David menggambarkan keluarga yang paling kacau.

Penulis juga berusaha untuk mengeksplorasi pertanyaan penting yang selama ini sering ada di benak kita. Yakni apa itu hiburan dan mengapa hal tersebut mendominasi dalam hidup kita.

Tak hanya itu, David juga berusaha untuk menjabarkan tentang kesenangan yang dipilih oleh kita.

Meski dianggap menjadi bacaan yang serius, namun David juga menambahkan unsur-unsur komedi yang dapat membuat kita terhibur saat membacanya.

Fear and Loathing in Las Vegas | Hunter S. Thompson

paranoid

Raoul Duke dan Gonzo tengah melakukan perjalanan ke Las Vegas dengan menggunakan mobil atap terbuka.

Selama perjalanan tersebut, keduanya membawa banyak sekali narkoba, mulai dari ganja, kokain, hingga apa pun yang dapat memabukkan.

Di tengah jalan, mereka memberikan tumpangan pada seorang remaja yang sangat antusias karena menaiki mobil terbuka.

Namun Raoul merasa paranoid, ia curiga sekaligus sangat takut dengan keberadaan remaja tersebut. Ia khawatir anak itu mengetahui rahasia terkait obat-obatan milik mereka.

A Scanner Darkly | Philip K. Dick

paranoid
Foto: www.amazon.uk

Novel ini bercerita tentang parahnya peredaran narkoba di masa mendatang.

Bob Arctor merupakan seorang petugas yang harus menyelidiki siapa saja yang terlibat dalam peredaran narkoba tersebut.

Sebab obat ini paling bercaun dan dapat menghancurkan hubungan antara dua belahan otak. Bahkan bisa merusak otak secara total. Sehingga perlu segera diberantas.

Namun Arctor kesulitan untuk menemukan sumber utama pemasok. Ia pun memutuskan untuk berpura-pura sebagai pengguna demi menemukan petunjuk terbaru.

Slaughterhouse-Five | Kurt Vonnegut Jr.

paranoid
Foto: www.amazon.com

Billy Pilgrim merupakan seorang time-traveller. Ia diculik oleh warga planet Tralfamadore untuk sebuah pertunjukan yang diadiakan di kebun binatang.

Meski jalan ceritanya yang berat, namun karakter Billy Pilgrim berhasil menceritakan perang yang dialaminya bukan sebuah hal yang perlu ditakuti.

Karena ia selalu menuturkannya dengan santai, menyenangkan, dan ada sisi lain dari hal-hal yang ia alami.