Bagaimana Membicarakan Prenup dengan Pasangan? Lakukan Ini

prenup
Foto: www.freepik.com

Perjanjian pranikah atau "prenup" merupakan topik yang tabu. Lalu bagaimana mengangkat subjek ini kepada calon pasangan suami atau istri? Sebuah studi baru menganjurkan untuk menggunakan metafora.

Sejauh ini, belum ada penelitian akademik tentang prenup. Jadi bagaimana orang membicarakan topik ini? Bagaimana cara mereka mengerti tentang hal ini? Inilah yang ingin diketahui oleh para peneliti.

Awalnya, para peneliti dari North Carolina State University berencana melakukan interview mendalam dengan orang-orang tentang prenup. Namun, mereka kesulitan menemukan orang-orang yang memilikinya, atau yang bersedia membocorkan bahwa mereka mempunyainya. Alhasil, para peneliti beralih ke Reddit.

Di sana, para peneliti ini menemukan 586 utas, atau percakapan, yang fokus pada prenup. Utas ini terdiri dari 26.450 komentar. Mereka kemudian secara manual memberikan kode pada semua komentar dan membuat kategori untuk dianalisa.

Secara general, studi ini menemukan semua komentar tersebut masuk ke dalam dua kategori: mereka yang merasa prenups baik dan buruk.

Kenapa buruk? Mereka berpikir bahwa prenups merupakan antitesis dari konsep pernikahan, menjadikannya sebuah jalan keluar dari pernikahan. Atau indikator orang-orang yang akan menikah sudah memiliki keraguan tentang hubungan.

Meski begitu, yang mengejutkan, mayoritas para komentator merasa prenups bermanfaat. Dan grup ini menggunakan metafora untuk menggambarkan prenup sebagai sesuatu yang positif.

Contohnya, banyak penulis komentar yang menggambarkan prenups sebagai "asuransi" untuk menyiapkan hal tersebut meski jika berpikir tidak butuh. Sementara lain yang menggambarkannya sebagai "fitur keamanan".

Meski begitu, para penghuni Reddit lain menggambarkan pernikahan adalah sebuah kontrak, dan bahwa sebuah prenup adalah aspek logis dari kontrak tersebut. Pasalnya, dua perusahaan tidak akan bergabung tanpa ekspektasi yang jelas dari setiap aspek.

"Dari dialog-dialog daring ini jelas terlihat bahwa metafor merupakan alat tepat untuk membantu orang untuk tidak hanya mengerti tentang perjanjian pernikahan, tapi tujuannya," kata Lynsey Romo, penulis studi ini.

"Metafor membantu orang untuk melihat ulang dan mengerti perspektif lain dari prenup, termasuk apakah memang pada dasarnya problematik."