Mengalami Cedera Lutut? Ini Penanganan Awal Yang Wajib Dilakukan

penanganan awal cedera lutut
Foto: www.canva.com

Cedera lutut merupakan salah satu jenis cedera yang mungkin paling sering terjadi. Karena lutut memiliki peran penting untuk menopang bobot tubuh, maka ketika mengalami cedera ini, ada baiknya untuk segera ditangani dengan cepat dan tepat.

Simak penuturan dari Tamara Anna Maria Situmorang, S.Or, seorang Personal Trainer, tentang cara penanganan awal dari cedera lutut yang harus dilakukan dengan tepat.

Apa Itu Cedera Lutut?

penanganan awal cedera lutut
Foto: www.freepik.com

Coach Tamara menjelaskan bahwa cedera lutut merupakan “kelainan yang terjadi pada bagian lutut sehingga menyebabkan timbulnya nyeri, bengkak, dan kemerahan. Ini bisa disebabkan oleh kecelakaan atau mobilitas yang berlebih,” tuturnya.

Meski termasuk ke dalam jenis cedera yang paling sering terjadi, namun kondisi ini akan menjadi hal yang berbahaya apabila tidak ditangani dengan baik sejak awal atau ketika saat fase akut.

Pada dasarnya, cedera lutut ini bisa terjadi karena beberapa faktor, baik itu eksternal atau internal. Misalnya terlalu banyak memberi beban terhadap lutut, perubahan gerakan secara tiba-tiba, atau terbentur benda yang keras.

Apa Saja Jenis-jenis Cedera Lutut?

Foto: www.canva.com

“Ada banyak jenis cedera lutut yang bisa dialami oleh seseorang. Seperti meniscus medial, meniscus lateral, ACL, PCL, LCL, MCL, tendinitis, hingga osteoarthritis, dan setiap cedera ini memiliki gejala yang berbeda-beda,” ungkap Coach Tamara.

Cedera meniskus

Jenis cedera lutut yang paling umum terjadi ini merupakan kondisi di mana meniskus yang robek sehingga menimbulkan rasa sakit, bengkak, dan kaku.

Meniskus merupakan sepasang jaringan tulang rawan berbentuk huruf C pada lutut yang memiliki fungsi sebagai bantalan untuk menstabilkan persendirian lutut.

Setiap sendi lutut kaki memiliki dua meniscus, yakni terletak pada tepi bagian luar (meniskus lateral) dan tepi bagian dalam (meniskus medial).

Cedera ACL

Cedera ligamen lutut anterior atau ACL adalah kondisi di mana terjadinya kerusakan atau robekan pada ligamen lutut anterior, yang menghubungkan tulang paha bagian bawah dengan tulang kering untuk menjaga kestabilan lutut.

Penderita akan mengalami nyeri parah pada area lutut, kesulitan berjalan, lutut sulit digerakkan dan diregangkan, serta terasa tidak stabil.

Cedera PCL

Cedera PCL atau posterior cruciate ligament adalah cedera yang terjadi ketika PCL mengalami peregangan atau robekan karena benturan keras. PCL sendiri merupakan jaringan di lutut yang menghubungkan tulang paha dan tulang kering.

Umumnya, gejala ini meliputi nyer yang disertai dengan pembengkakan yang terjadi secara terus-menerus dan membuat lutut kaku, hingga menyebabkan pincang serta kesulitan berjalan.

LCL

Cedera lateral collateral ligament atau LCL adalah cedera yang terjadi pada ligamen penunjang utama di sisi luar lutut. Pada dasarnya, ligamen ini memberikan stabilitas pada persendian ketika lutut didorong keluar.

Baca Juga :  Apa Olahraga Untuk Mengecilkan Betis? Ini Rahasianya

Biasanya cedera ini disebabkan oleh desakan ke bagian dalam lutut. Dan paling sering terjadi saat berolahraga atau ketika kita sering menggunakan persendian.

Umumnya gejala yang ditimbulkan adalah rasa yang tidak nyaman pada bagian luar lutut saat ditegangkan. Serta nyeri dan bengkak pada bagian luar lutut, dan rasa ngilu ketika menyentuh bagian atas ligamen.

MCL

Medial collateral ligament (MCL) terletal pada bagian dalam lutut yang berfungsi untuk menghubungkan bagian tulang kering atas (tibia) dengan bagian bawah tulang paha (femur). MCL ini dapat menjaga tulang kering agar tetap stabil.

Cedera MCL biasanya akan berupa robekan yang membentang, dengan tipe robekan sebagian atau seluruhnya.

Gejala yang timbul umumnya adalah ketidakstabilan di mana lutut menjadi lemas, lutut membengkak, serta terasa nyeri di sepanjang bagian dalam persendian.

Tendinitis

Tendinitis adalah peradangan yang terjadi pada area tendon atau jaringan ikat berserat yang merekatkan otot dengan tulang. Biasanya tendinitis ini sering terjadi pada area tumit, lutut, siku, dan bahu.

Penyebab dari kondisi ini terjadi karena adanya beban pada tendon, di mana adanya gerakan yang dilakukan secara berulang dan teknik yang dilakukan tidak benar.

Biasanya seseorang akan merasakan gejala berupa rasa nyeri pada bagian sendi yang terserang, pembengkakan ringan, dan warna yang kemerahan.

Osteoarthritis

Osteoarthritis adalah peradangan di sendi yang membuatnya terasa nyeri dan kaku. Biasanya radang sendi ini akan menimbulkan gejala nyeri dan sakit pada sendi-sendi tertentu, bengkak dan kemerahan, serta adanya suara saat digerakkan.

Apa Saja Faktor Risiko yang Dapat Memperparah Cedera Lutut?

Foto: www.freepik.com

Menurut Personal Trainer yang satu ini, ada beberapa faktor yang bisa memperparah cedera lutut, yakni overuse dan overtraining.

Overuse sendiri terjadi saat lutut terlalu sering digunakan dan timbul gangguan serta menimbulkan rasa nyeri pada bagian lutut atau belakang lutut.

Tingkat keparahan sait yang dialami cedera ini akan berbeda-beda, namun akan semakin meningkat jika kamu melakukan aktivitas yang berat.

Ketika lutut mengalami overtraining atau olahraga yang berlebihan, yang mana tidak memberi cukup waktu untuk tubuh beristirahat. juga bisa memperparah kondisi cedera lutut.

Bagaimana Mengatasi Cedera Lutut?

penanganan awal cedera lutut
Foto: www.canva.com

Pada dasarnya, ketika seseorang mengalami rasa nyeri di bagian lutut, ada baiknya untuk segera berkonsultasi dengan ahli. “Sebab yang bisa mendiagnosa kondisi ini hanyalah fisioterapi, sport terapis, atau dokter olahraga,” tutur Coach Tamara.

“Waktu yang tepat untuk mengunjungi dokter adalah ketika awal kejadian atau saat fase akut,” ungkapnya.

Untuk mengatasi cedera lutut sendiri, Personal Trainer ini menyarankan agar “mengompres dengan es untuk penanganan awal, jika memang tidak ada ahli pada saat terjadinya cedera. Namun jika ada orang yang ahli di bidang cedera, maka bisa dilakukan reposisi,” anjurnya.

Baca Juga :  Ini 12 Cara Menjaga Kesehatan Yang Bisa Kamu Terapkan Sekarang Juga

Lantas, berapa lama biasanya cedera ini dapat sembuh?

“Tidak bisa ditentukan secara waktu. Karena kembali lagi ke tingkat keparahan cedera dan jenis dari cederanya itu sendiri,” jawabnya.

Kesimpulan

Foto: www.freepik.com

Coach Tamara mengatakan bahwa sebenarnya ada cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya cedera lutut.

Yakni dengan melakukan latihan fisik dengan dampingan ahli serta pemanasan dan peregangan saat sebelum dan sesudah berolahraga.

Meski jenis cedera ini sering terjadi, namun tidak boleh dianggap sepele. Sebab “cedera akan berbahaya apabila tidak ditangani dengan baik sejak awal atau ketika fase akut,” ujarnya.

Untuk penanganan awal dari cedera lutut, disarankan agar mengompresnya menggunakan es. Namun jika ada ahli di bidang cedera, maka bisa dilakukan reposisi untuk mengatasi cedera ini.