Bocoran Dari Dokter: Ini Daftar Pantangan Makanan Bagi Ibu Hamil

pantangan makanan bagi ibu hamil menurut dokter gizi
Foto: www.canva.com
Terakhir diperbarui:

Biasanya, seseorang yang sedang hamil selalu ingin memberikan nutrisi terbaik untuk buah hatinya. Dan salah satu yang penting untuk diperhatikan adalah menjaga pilihan makanan dan mengetahui pantangan makanan bagi ibu hamil.

Sebab, beberapa makanan yang dilarang untuk dikonsumsi oleh ibu hamil diduga dapat menimbulkan efek yang berbahaya bagi kesehatan ibu maupun janin. Sehingga penting untuk mengetahui pantangan makanan bagi ibu hamil.

Lantas, benarkah ibu hamil harus berhati-hati dalam memilih makanan?

“Benar, ibu hamil harus pintar memilih makanan selama masa kehamilan. Karena makanan tersebut tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ibu dan bayi yang ada di dalam kandungan, tetapi juga akan memengaruhi kondisi kesehatan ibu dan bayi selama masa kehamilan,” ungkap dr. Amalia Primahastuti, M.Gizi, SpGK.

Apa Saja Nutrisi yang Harus Dipenuhi oleh Ibu Hamil?

pantangan makanan bagi ibu hamil menurut dokter gizi
Foto: www.freepik.com

Menurut Dokter Spesialis Gizi Klinik dari RSUD Pasar Rebo, RSIA Bina Medika Bintaro, dan RS Brawijaya Saharjo ini, ibu hamil pada dasarnya perlu mendapatkan nurtisi makro dan mikro.

“Nutrisi makro adalah zat gizi yang dibutuhkan dalam jumlah besar dan mengandung kalori, yakni karbohidrat, protein dan lemak. Selain itu, nutrisi makro ini juga berperan untuk pertumbuhan bayi,” jelasnya.

“Sedangkan untuk nutrisi mikro, terdiri dari vitamin dan mineral yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit namun memiliki peran yang penting,” tambahnya.

“Sebagai contoh, asam folat yang berperan mengurangi risiko kerusakan tabung saraf pada bayi, serta kalsium dan vitamin D yang penting untuk pertumbuhan tulang bayi,” tuturnya.

Bagaimana Pemenuhan Nutrisi Jika Ibu Hamil Mengalami Mual dan Muntah?

bagaimana pemenuhan nutrisi jika ibu hamil mengalami mual dan muntah | | Bocoran Dari Dokter: Ini Daftar Pantangan Makanan Bagi Ibu Hamil
Foto: www.freepik.com

Beberapa ibu hamil umumnya akan mengalami kondisi mual dan muntah. Namun menurut Dokter Amalia, meski sedang mual dan muntah, ibu hamil sebaiknya tetap mencukupi kebutuhan nutrisinya.

“Ibu hamil disarankan untuk makan dalam jumlah sedikit tetapi dengan frekuensi yang lebih sering. Misalnya mulai dari dua hingga tiga suap setiap 15 menit, jika tidak muntah maka ditingkatkan jumlah suapan setiap 30-45 menit,” sarannya.

Selain itu, ia juga menganjurkan untuk menghindari makanan yang bau dan teksturnya yang memicu mual. “Makanan yang digoreng atau makanan yang berbumbu pedas mungkin dapat memicu mual,” ujarnya.

Apa Saja Makanan yang Bisa Dikonsumsi Saat Ibu Hamil Mengalami Mual?

apa saja makanan yang bisa dikonsumsi saat ibu hamil mengalami mual | | Bocoran Dari Dokter: Ini Daftar Pantangan Makanan Bagi Ibu Hamil
Foto: www.canva.com

Ada baiknya untuk memilih sumber karbohidrat yang mudah untuk dimakan, seperti kraker atau roti kering untuk mencegah gula darah rendah.

“Masukkan juga jahe atau lemon ke dalam menu makan harian, karena dapat membantu mengurangi rasa mual,” ujarnya.

“Makanan yang mengandung vitamin B6 seperti pisang, kentang panggang, dan semangka, juga dapat membantu mengurangi rasa mual,” imbuhnya.

“Bila makanan padat yang dikonsumsi sangat sedikit, maka bisa mencoba makanan cair karena lebih mudah untuk dicerna dan dapat mengurangi mual,” ungkap Dokter Amalia.

Adakah Pantangan Makanan bagi Ibu Hamil?

pantangan makanan bagi ibu hamil menurut dokter gizi
Foto: www.canva.com

Saat hamil, ternyata ada beberapa pantangan makanan bagi ibu hamil yang tidak diperbolehkan untuk dikonsumsi karena bisa memicu risiko kesehatan terhadap ibu dan bayi. “Namun hal tersebut berlaku selama kehamilan, sehingga tidak ada perbedaan pada tiap usia kehamilan,” ujarnya.

Pantangan makanan bagi ibu hamil yang tidak boleh dikonsumsi, yaitu:

Makanan mentah atau kurang matang

“Makanan yang disajikan mentah atau dimasak kurang matang, seperti daging, ikan, seafood, dan telur, dapat mengandung mikroba berbahaya dan menimbulkan infeksi. Misalnya infeksi Listeria dapat menyebabkan kelahiran prematur atau keguguran,” tutur Dokter Amalia.

Selain itu, telur mentah juga dapat ditemukan dalam beberapa makanan, seperti mayones, salad dressing, atau saus hollandaise, sehingga harus diperhatikan terlebih dahulu label makanan yang akan dikonsumsi.

Susu atau produk susu yang tidak dipasteurisasi

“Susu dan produk susu seperti keju yang tidak dipasteurisasi dapat mengandung bakteri berbahaya seperti Salmonella, Listeria, E.coli, dan Campylobacter. Kontaminasi bakteri ini membahayakan bagi kondisi janin,” ujarnya,

Ikan dengan kadar merkuri tinggi

Sedangkan ikan dengan kadar merkuri tinggi, seperti king mackerel, bigeye tuna, dan tilefish, harus dihindari oleh ibu hamil karena dapat menyebabkan gangguan pada sistem saraf, ginjal, dan perkembangan anak.

Alkohol

Konsumsi alkohol saat hamil juga memiliki efek negatif terhadap perkembangan otak bayi, meningkatkan risiko keguguran, dan lahir mati.

Kafein

Selain alkohol, “ibu hamil juga sebaiknya membatasi konsumsi kafein kurang dari 200 mg selama masa kehamilan. Sehingga perlu berhati-hati saat minum kopi, teh, atau soda,” ungkapnya.

Sebab konsumsi kafein dalam jumlah banyak selama hamil akan mengganggu pertumbuhan janin dan meningkatkan risiko BBLR (berat bayi lahir rendah).

Apakah Nanas juga Menjadi Pantangan Makanan bagi Ibu Hamil?

pantangan makanan bagi ibu hamil menurut dokter gizi
Foto: www.canva.com

Sering kali kita mendengar bahwa ada larangan mengonsumsi nanas selama hamil karena dapat memicu keguguran. Namun menurut Dokter Amalia, hal ini tidak terbukti secara ilmiah dan hanya mitos semata.

“Nanas memang mengandung bromelain, enzim yang diketahui dapat menyebabkan kontraksi rahim. Akan tetapi, zat ini ditemukan pada bagian tengah dari nanas, di mana menjadi bagian yang tidak dimakan,” terangnya.

“Sedangkan pada bagian nanas yang biasa kita makan, jumlah zat bromelain ini hanya sedikit. Sehingga konsumsi nanas dalam jumlah yang wajar tidak membahayakan kandungan,” tambahnya.

Adakah Risiko yang Muncul Ketika Ibu Hamil Mengonsumsi Makanan yang Dipantang?

adakah risiko yang muncul ketika ibu hamil mengonsumsi makanan yang dipantang | | Bocoran Dari Dokter: Ini Daftar Pantangan Makanan Bagi Ibu Hamil
Foto: www.canva.com

Terdapat risiko yang bisa terjadi ketika ibu hamil mengonsumsi makanan yang tidak dianjurkan, yakni terjadinya infeksi akibat berbahaya yang terkandung di dalam makanan tersebut. “Misalnya Listeria yang dapat menyebabkan keguguran atau lahir mati,” ungkap Dokter Amalia.

Oleh karena itu, ada baiknya bagi ibu hamil memerhatikan makanan yang akan dikonsumsi.

Akan tetapi, “selain perlu memerhatikan makanan yang tidak disarankan selama hamil karena dapat membahayakan kandungan, ibu hamil juga harus pintar memilih makanan yang sehat,” anjurnya.

“Batasi makanan yang banyak mengandung gula sederhana, tinggi garam, dan lemak. Seperti kue, martabak, makanan olahan (mi instan, sosis, junk food), dan minuman kekinian,” tuturnya.

Makanan dan minuman tersebut dapat menyebabkan peningkatan berat badan yang berlebihan, serta meningkatkan risiko komplikasi kehamilan seperti diabetes gestasional (diabetes kehamilan).

Bagaimana Cara Menjaga Asupan Nutrisi Selama Masa Kehamilan?

bagaimana cara menjaga asupan nutrisi selama masa kehamilan | | Bocoran Dari Dokter: Ini Daftar Pantangan Makanan Bagi Ibu Hamil
Foto: www.canva.com

Dokter Amalia memaparkan bahwa untuk memenuhi kecukupan nutrisi selama hamil, individu perlu menerapkan prinsip gizi seimbang. Pastikan terdapat makanan sumber nutrisi dalam makanan sehari-hari, di antaranya adalah:

  • Karbohidrat seperti nasi, kentang, roti, dan jagung
  • Protein seperti telur, ayam, ikan, daging, tahu, tempe, dan kacang-kacangan
  • Sayuran seperti wortel, bayam, buncis, dan lain sebagainya
  • Buah, baik itu jeruk, melon, pisang, mangga, atau buah lainnya
  • Produk susu

Kesimpulan

pantangan makanan bagi ibu hamil menurut dokter gizi
Foto: www.canva.com

Menurut Dokter Spesialis Gizi Klinik  yang satu ini, “tidak perlu khawatir berlebihan mengenai pantangan makanan bagi ibu hamil. Karena jumlahnya jauh lebih sedikit dibandingkan dengan makanan yang dapat dimakan,” tuturnya.

Untuk sebagian besar ibu hami, menu pantangan ini juga memang termasuk ke dalam makanan yang jarang dikonsumsi.

“Akan tetapi memang penting untuk memperhatikan dan memilih makanan yang sehat selama hamil, agar kondisi ibu dan bayi dalam kandungan tetap sehat,” pesannya.

error: Konten dilindungi !!