12 Rekomendasi Buku Cerita Fiksi yang Akan Mengasah Imajinasimu

cerita fiksi
Foto: Istimewa

Cerita fiksi selalu menyajikan sesuatu yang baru dan segar untuk dibaca. Itulah sebabnya, membaca cerita fiksi tidak akan pernah membosankan, karena mengasah pikiranmu untuk terus berimajinasi di setiap halamannya. Sedang mencari rekomendasi novel dengan cerita fiksi terbaik untuk mengisi harimu? Berikut 12 buku cerita fiksi yang bisa kamu baca.

Harry Potter and the Sorcerer’s Stone | J.K. Rowling

cerita fiksi
Foto: www.goodreads.com

Kehidupan Harry Potter sangat menyedihkan. Kedua orang tuanya sudah meninggal dan ia terpaksa tinggal di rumah bibinya, keluarga Dursley. Di rumah tersebut, Harry Potter tinggal di sebuah kamar kecil yang berada di bawah tangga. Namun, kondisinya yang memprihatinkan ini berubah ketika tiba-tiba ia mendapatkan surat yang menceritakan kebenaran bahwa dirinya adalah seorang penyihir!

Siapa yang menyangka bahwa ternyata Harry Potter adalah sosok yang terkenal di dunia sihir. Pasalnya, ia merupakan anak laki-laki yang hidup dan satu-satunya orang yang selamat dari kutukan Lord Voldemort, seorang penyihir jahat. Novel ini menyajikan karakter yang beragam dan penggambaran situasi yang sangat imajinatif. Cerita fiksi ini merupakan seri pertama yang membuka pintu ke dunia magis yang penuh petualangan.

To Kill a Mockingbird | Harper Lee

Foto: www.goodreads.com

To Kill A Mockingbird menjadi buku terlaris ketika pertama kali di terbitkan pada tahun 1960. Novel ini mengajak pembaca untuk tenggelam dalam pengalam yang polos, kebaikan dan kekejaman, serta cinta dan kebencian. Selain itu, Harper Lee juga memberikan sentuhan humor dalam novel ini. 

Penuh unsur dramatis dan mengharukan, novel ini juga menjadi sebuah kritik bagi sosial dengan membahas isu serius seperti pemerkosaan dan diskriminasi ras. To Kill A Mockingbird memenangkan penghargaan Pulitzer pada 1961. Buku cerita fiksi ini juga diangkat ke layar lebar pada tahun 1962 dan berhasil memenangkan Piala Oscar pada tahun 1963.

Baca Juga :  13 Buku Cerita Ini Akan Membuatmu Belajar Banyak tentang Sejarah Indonesia

1984 | George Orwell

Foto: www.goodreads.com

Novel ini menggambarkan kondisi yang akan datang, keadaan yang berbeda dengan saat novel ini terbit. 1984 adalah refleksi dari pengalaman penulis terkait pengalaman politiknya, seperti isu birokrat, totalitas, dan upaya keras untuk menemukan individualitas.

Winston, tokoh utama dalam novel, merupakan seorang anggota partai yang senang melakukan tugasnya sehari-hari. Namun pada akhirnya, ia menyadari bahwa masyarakat sudah tidak mengetahui bagaimana sejarah yang sebenarnya dan bagaimana kehidupan setiap orang dimonitor oleh penguasa. Hal ini tentunya disebabkan oleh partai yang membolak-balikan keadaan dengan mengubah kebenaran berdasarkan kepentingan partai itu sendiri. Meski diterbitkan sejak puluhan tahun lalu, buku ini tetap relevan hingga sekarang.

The Little Prince | Antoine De Saint-Exupery

cerita fiksi
Foto: www.goodreads.com

Memiliki makna filosofis dan idealis, The Little Prince menyajikan beragam aspek kehidupan manusia. Menceritakan pengalaman kecil dari seorang pilot yang sering mengalami kekecewaan dari orang-orang dewasa. 

Tak satupun orang dewasa yang memuji hasil karyanya dan tidak pernah bisa memahami gambar miliknya. Bahkan, sang pilot sering dipaksa untuk berhenti menggambar. Hingga akhirnya pilot bertemu dengan seorang pangeran kecil yang memintanya menggambar seekor domba. Buku cerita fiksi ini telah diterjemahkan ke dalam 300 bahasa dan menjadi pilihan buku terbaik abad ke-20 di Prancis. 

The Lord of the Rings | J.R.R Tolkien

cerita fiksi
Foto: www.goodreads.com

Mengisahkan seorang hobbit bernama Frodo yang diberi tugas untuk mengantarkan cincin utama yang memiliki kekuatan untuk menguasai dunia. Frodo harus memberikan cincin ini kepada Mordor untuk dimusnahkan. Hal ini dilakukan agar cincin utama tidak jatuh ke tangan Sauron, seseorang yang jahat dan memiliki keinginan untuk menguasai dunia dengan cincin utama.

Cerita fiksi ini menjadi salah satu karya sastra paling popular di abad ke-20. Novel ini juga diangkat ke layar lebar pada tahun 2001 dan disutradarai oleh Peter Jackson. 

Baca Juga :  Daftar Buku Nonfiksi Terbaik yang Wajib Kamu Baca Sekarang Juga

The Giving Tree | Shel Silverstein

cerita fiksi
Foto: www.goodreads.com

The Giving Tree merupakan kisah seorang anak laki-laki dan sebatang pohon. Setiap hari, anak laki-laki ini datang ke pohon untuk memakan buah, berayun, atau berseluncur. Hal ini membuat sang pohon merasa bahagia. Tetapi ketika anak laki-laki ini tumbuh dewasa, ia justru menginginkan hal yang lebih dari pohon ini, dan sang pohon selalu memberikan apa pun sesuai keinginan sang anak laki-laki. 

Kisah lembut dan haru ini juga menawarkan interpretasi yang dapat memengaruhi tentang ‘memberi dan menerima’. Shel Silverstein juga mengajak pembaca untuk mengetahui kapasitas orang lain dan mengajarkan rasa berterima kasih. 

The Hunger Games | Suzanne Collins

Foto: www.goodreads.com

The Hunger Games merupakan acara tahunan yang diikuti oleh anak laki-laki dan perempuan yang berusia 12 hingga 18 tahun. Peserta yang boleh mengikuti acara pertarungan mematikan ini harus melalui pengundian. Tak hanya itu acara ini juga disiarkan secara langsung di televisi. 

Pengundian yang dilakukan akhirnya mengeluarkan nama Katniss Everdeen, gadis berusia 16 tahun, serta seorang laki-laki bernama Peeta Mellark. Novel ini menerima banyak pujian dari sejumlah penulis karena menyajikan pengembangan alur dan karakter yang hebat. 

Fahrenheit 451 | Ray Bradbury

Foto: www.goodreads.com

Guy Montag adalah seorang pemadam kebakaran yang memiliki tugas untuk menghancurkan komunitas ilegal. Sehari-hari, Montag hidup bersama istrinya yang bernama Mildred, yang menghabiskan sepanjang hari untuk menonton televisi.

Montag kemudian bertemu dengan Clarisse, tetangga barunya yang mengenalkannya pada masa lalu, di mana orang tidak hidup di dalam ketakutan. Namun saat tiba-tiba Mildred mencoba bunuh diri dan Clarisse tiba-tiba menghilang, Montag pun akhirnya mulai mempertanyakan segala hal yang pernah ia ketahui.

Hamnet | Maggy O’Farrell

cerita fiksi
Foto: www.goodreads.com

Menceritakan kehidupan sepasang suami istri yang memiliki anak kembar yakni Hamnet dan Judith, serta seorang putri bernama Susanna. Judith tiba-tiba jatuh sakit ketika berada di London dan sang ibu sedang pergi. Hanmet akhirnya mencoba mencari pertolongan orang dewasa, namun satu-satunya orang yang ada di rumah adalah kakeknya yang kejam dan pemabuk, John Shakespeare. 

Baca Juga :  9 Buku dengan Cerita Lucu yang Membuat Hatimu Kembali Ceria

Ketika ayahnya pulang, ia menemukan bahwa Hamnet telah meninggal dan meninggalkan London untuk waktu yang sangat lama. Sampai Judith bertanya-tanya apakah kemiripannya dengan Hamnet membuat ayahnya menjauh. Novel ini menjadi salah satu buku terbaik tahun 2020 menurut The Guardian.

Harry Potter and the Goblet of Fire | J.K. Rowling

cerita fiksi
Foto: www.goodreads.com

Seri keempat dari Harry Potter ini menceritakan tentang perjalanan Harry mengikuti ‘Turnamen Triwizard’, yakni turnamen yang diadakan untuk mempererat hubungan antara sekolah sihir. Dalam ketentuannya, hanya siswa yang berusia 17 tahun yang boleh memasukkan namanya ke dalam piala api untuk mengikuti turnamen ini. Namun tiba-tiba piala api mengeluarkan kertas dengan nama Harry Potter.

Harry mau tidak mau harus mengikuti turnamen ini, padahal ia masih berusia 14 tahun. Selain itu, sang juara yang terpilih tidak boleh mundur dan harus menyelesaikan tiga tugas yang sangat berbahaya. 

The Alchemist | Paulo Coelho

cerita fiksi
Foto: www.goodreads.com

Kisah ini menceritakan tentang seorang anak gembala bernama Santiago yang melakukan perjalanan dari tanah kelahirannya, Spanyol, menuju Mesir guna mencari harta karun yang terkubur dekat Piramida. Dalam perjalanan, ia bertemu dengan seorang pria yang menyebut dirinya seorang raja dan seorang alkemis. Pria ini akhirnya mengarahkan Santiago untuk mencari harta karun. Namun tidak ada satupun yang mengetahui di mana harta karun itu berada.

Harry Potter and the Half-Blood Prince | J.K. Rowling

cerita fiksi
Foto: www.goodreads.com

Cerita fiksi ini adalah buku keenam dari tujuh novel seri Harry Potter. Novel ini mengisahkan masa lalu Lord Voldemort dan persiapan Harry Potter untuk pertarungan terakhirnya. Voldemort kemudian melakukan kekacauan di seluruh Inggris baik itu di dunia sihir maupun non-sihir. Sehingga membuat kedua dunia tersebut menjadi berantakan. 

Karena perbuatan Voldemort dan para pengikutnya membuat tokoh-tokoh penting dalam cerita ini berguguran. Buku ini terjual sebanyak 6,9 juta eksemplar di Amerika Serikat dalam waktu 24 jam. Penulisnya mempersembahkan buku ini untuk putrinya yang lahir di tengah-tengah penulisan buku ini.

Selanjutnya: 13 Buku Fiksi Terbaik tentang Mental Health.