Mengenal Niacin, Jenis Vitamin B yang Memiliki Banyak Manfaat bagi Tubuh

niacin
Foto: www.canva.com

Niacin menjadi salah satu asupan vitamin B kompleks yang tidak boleh ketinggalan. Sebab, nutrisi ini memiliki peran dan fungsi yang sangat penting untuk kesehatan.

Oleh karena itu, kamu perlu memastikan telah mendapatkan asupan vitamin ini dengan tepat. Simak artikel ini sampai habis untuk mengetahui lebih lanjut terkait manfaat dari mikronutrien tersebut.

Apa Itu Niacin?

niacin
Foto: www.canva.com

Niacin atau yang dikenal sebagai vitamin B3 adalah nutrisi yang memiliki fungsi penting di dalam tubuh. Sesungguhnya terdapat dua bentuk kimia utama dari niacin, yakni asam nikonat (nicotinic acid) dan niacinamide.

Keduanya dapat dengan mudah ditemukan dalam makanan dan suplemen. Nantinya mikronutrien ini dapat membantu mengubah makanan menjadi energi.

Kandungan niacin yang ada di dalam tubuh nantinya akan larut di dalam air, sehingga tubuh tidak akan menyimpannya. Jika tidak diperlukan, maka nantinya tubuh juga akan mengeluarkan kelebihan vitamin ini melalui urin.

Menurut AKG (Angka Kecukupan Gizi), asupan niacin yang dibutuhkan oleh tubuh ternyata akan bergantung pada usia dan jenis kelamin seseorang. Berikut kadar vitamin B yang perlu dipenuhi oleh tubuh:

  • Bayi 0-6 bulan: 2 mg per hari
  • 7-12 bulan: 4 mg NE (niacin equivalents) per hari
  • 1-3 tahun: 6 mg NE per hari
  • 4-8 tahun: 8 mg NE per hati
  • 9-13 tahun: 12 mg NE per hari
  • Pria usia 14 tahun ke atas: 16 mg NE per hari
  • Wanita usia 14 tahun ke atas: 14 mg NE per hari

Sementara untuk wanita hamil membutuhkan asupan niacin sebesar 18 mg NE per hari, dan wanita menyusui sebanyak 17 mg NE per hari.

Apa Saja Manfaat Niacin?

Foto: www.canva.com

Berikut manfaat niacin untuk tubuh.

Meningkatkan kadar lemak darah

Ternyata vitamin B3 ini juga dapat membantu mengatur kadar lemak darah dengan mengurangi kadar trigliserida serta kolesterol LDL (jahat), dan meningkatkan koleserol HDL (baik). Karena hal tersebut memungkinkan terjadinya penurunan risiko penyakit jantung.

Menurut sebuah penelitian, dibutuhkan niacin dosis tinggi yang biasanya sebesar 1500 mg atau lebih besar untuk mencapai peningkatan kadar lemak darah. Namun hal ini dapat berpotensi untuk menimbulkan efek samping. Sehingga, vitamin B3 bukanlah menjadi obat utama untuk menurunkan kolesterol tinggi.

Menurunkan tekanan darah

Salah satu kemampuan niacin dalam tubuh adalah dapat melepaskan prostaglandin atau bahan kimia yang membantu pembuluh darah agar tidak melebar. Hal ini dilakukan dengan cara meningkatkan aliran darah dan mengurangi tekanan darah.

Untuk itu, vitamin B3 ini dapat digunakan sebagai pencegahan dan pengobatan tekanan darah tinggi.

Dalam sebuah studi yang dilakukan terhadap lebih dari 12.000 orang dewasa, para peneliti menemukan bahwa setiap peningkatan 1 mg asupan niacin harian dikaitkan dengan penurunan risiko tekanan darah tinggi sebesar 2%.

Membantu mengobati diabetes

Kegunaan vitamin B3 juga ternyata dapat membantu mengobati diabetes tipe 1. Penyakit autoimun ini dapat menyerang dan menghancurkan sel-sel pembuat insulin di pankreas.

Menurut sebuah penelitian, niacin dapat membantu sel-sel dan menurunkan risiko diabetes tipe 1 pada anak-anak yang memiliki peluang lebih tinggi untuk mengalami kondisi ini.

Selain itu, pada diabetes tipe 2, vitamin B3 ini juga dapat menurunkan kadar kolesterol tinggi yang sering terlihat pada penderita penyakit yang satu ini.

Meningkatkan fungsi otak

Otak juga memerlukan asupan vitamin B3 yang dapat membuat fungsinya menjadi lebih baik. Selain itu, gejala kejiwaan juga sering dikaitkan dengan kekurangan asupan niacin.

Menurut sebuah studi, mikronutrien yang satu ini dapat memperbaiki kerusakan sel-sel otak yang dikaitkan dengan kekurangan vitamin B3.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kadar niacin dalam tubuh dapat membantu menjaga fungsi otak agar tetap sehat meski mengalami kondisi Alzheimer.

Meningkatkan kesehatan kulit

Paparan sinar matahari yang terjadi pada kulit ternyata dapat menimbulkan masalah kesehatan. Untungnya, niacin dapat membantu melindungi sel-sel kulit dari kerusakan tersebut, baik saat digunakan secara topikal maupun dioleskan sebagai losion. Selain itu nantinya juga bisa mengurangi risiko terjadinya kanker kulit.

Apa Saja Sumber Makanan yang Mengandung Niacin?

niacin
Foto: www.canva.com

Untungnya, niacin dapat dengan mudah ditemukan di dalam berbagai makanan, mulai dari daging, unggas, hingga kacang-kacangan. Selain itu, beberapa makanan juga diperkaya dengan vitamin B3 seperti sereal.

Berikut beberapa sumber makanan dengan mengandung kadar niacin di dalamnya:

  • Ayam
  • Daging sapi
  • Salmon
  • Tuna
  • Nasi putih dan merah
  • Kacang
  • Kentang
  • Biji bunga matahari
  • Roti
  • Susu kedelai
  • Pisang
  • Brokoli
  • Yoghurt
  • Susu

Selain mendapatkan asupannya dari bahan makanan sumber, kamu juga bisa memperolehnya dari suplemen.

Adakah Efek Samping dari Niacin?

Foto: www.freepik.com

Kekurangan niacin ternyata dapat menimbulkan efek samping pada tubuh, di antaranya adalah:

  • Ruam kulit
  • Lidah berubah warna menjadi merah cerah
  • Mual dan muntah
  • Diare dan sembelit
  • Depresi
  • Kelelahan
  • Sakit kepala
  • Kehilangan selera makanan

Meski jarang terjadi, namun terdapat beberapa orang akan mudah mengalami kekurangan vitamin B3, seperti orang yang mengalami kekurangan gizi yang mungkin disebabkan karena penyakit HIV/AIDS, gagal hati, penyalahgunaan alkohol, atau masalah medis lainnya.

Sementara jika kamu mengonsumsi niacin dalam jumlah yang telah ditentukan, maka tidak perlu khawatir. Di sisi lain, dosis yang berlebihan ternyata juga dapat menimbulkan dampak yang buruk, ini akan terjadi ketika kamu menambahkan 30-50 mg atau lebih niacin dalam dosis tunggal.

Berikut beberapa gejala yang akan muncul ketika memiliki kadar vitamin B3 secara berlebihan:

  • Kulit yang memerah
  • Gatal
  • Mual
  • Muntah
  • Sakit kepala
  • Tekanan darah rendah
  • Kerusakan hati

Rekomendasi Produk

EltaMD UV Clear Facial Sunscreen Broad-Spectrum SPF 46

Kandungan niacinamide—salah satu bahan aktif dari niacin yang ada di dalam produk ini mampu menenangkan dan melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Sehingga jangan sampai lupa untuk mengaplikasikan EltaMD UV Clear Facial Sunscreen Broad-Spectrum SPF 46 saat kamu akan beraktivitas di bawah sinar matahari.

Mario Badescu Buffering Lotion

Produk ini mengandung vitamin B dan asam amino yang dapat menyehatkan kulit dan dapat meningkatkan ketahanan kulit dari bakteri. Dibuat dengan bahan ringan, menjadikan Mario Badescu Buffering Lotion bisa cepat menyerap dan mengurangi jerawat.

Alpha-H Clear Skin Daily Hydrator Gel

Gel yang ringan dan mudah menyerap ini mengandung salicylic acid dan vitamin B3 yang dapat membersihkan pori-pori dan minyak berlebih. Berkat bahan lain seperti lidah buaya dan pohon teh membuatnya dapat menyamarkan noda hitam pada wajah.

Supergoop! Glowscreen Broad Spectrum Sunscreen Primer SPF 40 PA+++

Selain melindungi kulit dari paparan sinar matahari, produk ini juga dapat memberikan hidrasi yang baik pada kulit. Sehingga wajahmu pun akan lebih segar dan bercahaya. Jangan lupa aplikasikan tabir surya ini secara berulang ketika kamu berada di bawah sinar matahari.

Dr. Jart+ Cicapair Re-Cover SPF40/PA++

Perawatan wajah all-in-one ini mampu meregenerasi kulit, menyamarkan noda hitam, dan melindungi kulit dari sinar UV. Tak hanya itu, berkat bahan-bahan alami yang ada di dalamnya, maka kulit yang kemerahan pun juga dapat diatasi dengan baik.