5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 3 Desember 2019

morning briefing hari ini
Foto: www.canva.com

Ah, rasanya senang jika ada merek besar ikut berkomitmen untuk menjaga Bumi. Apalagi, jika, ehm… perusahaan tersebut dari industri mode dan selama ini dikenal dengan produsen fast-fashion. Merek apa yang dimaksudkan? Baca beritanya di morning briefing hari ini.

Untuk sementara, Indonesia berada di urutan ke-4 Klasemen SEA Games 2019.

Hingga Senin malam, Indonesia tercatat mengantongi enam medali emas dari total 29 medali yang diraih. Lima medali emas diperoleh Senin kemarin; dua di antaranya berasal dari cabang menembak, dua lainnya dari cabang angkat besi dan satu emas dari cabang duathlon. Medali emas pertama untuk Indonesia berasal dari cabang polo air putra. Sementara tuan rumah, Filipina, berada di posisi pertama dengan perolehan 15 emas, Vietnam di posisi kedua serta Malaysia di posisi ketiga. Baca berita lengkapnya di sini.

Ternyata, banyak orang Indonesia berbelanja daring sampai lima kali dalam sebulan.

Dan menghabiskan 15% dari pendapatan bulanannya di toko-toko online. Kesimpulan ini merupakan hasil terbaru sebuah survei yang dilakukan oleh Sirclo, sebuah perusahaan teknologi e-commerce. Dalam laporan yang berjudul ‘Navigating Market Opportunities in Indonesia’s E-Commerce ‘ itu juga disimpulkan bahwa konsumen Jakarta lebih sering berbelanja dibandingkan kota-kota lain. Menurut Sirclo, penjualan ritel e-commerce Indonesia diperkirakan akan mencapai US$ 65 miliar (Rp 910 triliun) pada tahun 2022. Baca berita lengkapnya di sini.

Pemrotes menuntut para tersangka kasus pemerkosaan dihukum berat di India.

Hal ini menyusul peristiwa seorang dokter hewan berusia 27 tahun diperkosa, dicekik dan dibakar pada 27 November di daerah pinggiran selatan kota Hyderabad. Sampai hari ini, empat laki-laki berusia 20 dan 28 tahun telah ditangkap dan ditahan polisi. Para demonstran dan pembuat kebijakaan berharap pemerintah mempercepat proses pengadilan kasus pemerkosaan dan pelakunya dihukum berat, bila perlu dipancung. Dari data yang dimiliki oleh polisi India terdapat lebih dari 32 ribu kasus di tahun 2017. Sepuluh ribu di antaranya masih tersendat di pengadilan. Baca berita lengkapnya di sini.

Bagaimana menyelamatkan terumbu karang? Dengan memainkan musik di bawah air, kata sebuah penelitian baru.

Para peneliti dari Exeter, Bristol dan James Cook University, Australia yang berkolaborasi dengan Australian Institute of Marine Science melakukan penelitian di Great Barrier Reef. Yakni, dengan meletakkan pengeras suara di antara terumbu-terumbu karang yang hampir mati. Dan musik dimainkan. Hasilnya: ikan-ikan datang dua kali lipat lebih banyak dibandingkan ketika tidak ada suara di sekitar terumbu karang. FYI, ketika terumbu karang mulai terdegradasi, kondisi sekitar menjadi semakin sunyi padahal spesies laut mencari tempat hidup yang penuh suara. Sementara keberadaan ikan sangat krusial untuk keberlangsungan ekosistem terumbu karang yang sehat. Meski hanya cara ini tidak akan bisa menyelamatkan terumbu karang, tapi diharapkan bisa dipakai untuk mempercepat proses pemulihan terumbu karang di seluruh dunia. Baca berita lengkapnya di sini.

H&M mengujicobakan servis peminjaman pakaian.

Seiring makin gencarnya kritik yang dilayangkan kepada dunia mode tentang sampah dan polusi, retailer dari Swedia tersebut juga mulai mengetes servis peminjaman baju. Servis ini merupakan yang pertama dan masih diujicobakan di cabangnya di Sergels Torq square di pusat Stockholm. Berhubung ini masih sebuah proyek pilot, hanya tersedia 50 garmen yang bisa dipinjam oleh mereka yang memiliki loyalty program. H&M berkata bahwa servis ini akan dievaluasi setelah tiga bulan sebelum memperluasnya ke negara-negara lain. H&M bukanlah perusahaan garmen pertama yang melakukan hal ini. Tahun lalu, Banana Republic dan Urban Outfitters juga meluncurkan servis yang sama. Baca berita lengkapnya di sini.

Sekian morning briefing hari ini! Selamat beraktivitas!