5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 10 Januari 2020

morning briefing 10 Januari 2020
Foto: www.canva.com
Last updated:

Helo, kamu! Iya, kamu yang sepertinya sudah tidak siap menjalani Jumat guna menyongsong akhir pekan. LIMONE juga! Semoga hari dan akhir pekanmu menyenangkan, ya. Yaaas. Dan sebelum menyeruput kopi dan membalas email pertama hari ini, mari menikmati lima berita yang terangkum dalam morning briefing hari ini.

 BMKG kembali memberikan peringatan waspada cuaca ekstrem.

Menurut BMKG, potensi cuaca ekstrem akan menerpa puluhan wilayah di Indonesia, mulai sejak 8 Januari hingga 12 Januari 2020. Lembaga tersebut memperingati bahwa cuaca ini kemungkinan akan menimbulkan berbagai dampak, termasuk bencana banjir, longsor, dan pohon tumbang. Meski begitu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta warga untuk tidak panik. Pasalnya, intensitas hujan diprediksi tak akan seperti curah hujan pada 1 Januari 2020. Baca berita lengkapnya di Liputan6.

Para demonstran kembali turun kerja setelah negosiasi dengan pemerintah mengalami kegagalan.

Memasuki hari ke-36 unjuk rasa, serikat buruh yang dipimpin oleh dokter, pengacara dan guru memenuhi jalan-jalan di seluruh Prancis, kemarin (9/01). Kali ini unjuk rasa diwarnai dengan kekerasan, ketika terjadi bentrokan antara demonstran dan polisi yang menggunakan semprotan merica. Gangguan transportasi berskala regional dan nasional pun terjadi, dengan hanya dua jalur metro yang aktif. Seperti diketahui para demonstran ini memprotes rencana skema pensiun yang diajukan oleh Presiden Macron. Salah satu bagian yang paling kontroversial dan paling ditentang adalah rencana untuk menaikkan usia pensiun penuh dari 62 menjadi 64 tahun. Sesi negosiasi baru akan dilakukan lagi hari ini antara pemerintah dan serikat buruh. Baca berita lengkapnya di Independent.

Pemilik mobil di Depok akan dikenakan denda Rp20 juta jika tidak memiliki garasi.

Hal tersebut tercantum dalam perda terbaru tentang penyelenggaraan Bidang Perhubungan yang baru disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok. Menurut Walikota Depok peraturan ini diterapkan untuk menjawab keluhan warga tentang banyaknya kendaraan yang parkir di bahu jalan. Menurut peraturan baru ini, jika mobil parkir sembarangan, maka berpotensi dikenakan denda maksimal sebesar Rp20 juta. Belum ada detail lebih lanjut tentang penetapan sistem dan mekanisme baru ini. Baca berita lengkapnya di Kompas.

Seorang miliarder asal Jepang memberikan $9 juta sebagai uji coba basic income.

Pada 1 Januari 2020, untuk pertama kali Yusaku Maezawa menuliskan cuitan ini. Dan sekarang dia ingin memberikan duit tersebut kepada 1000 orang pengikutnya di Twitter yang me-retweet cuitannya itu. Jika dihitung, maka setiap orang akan mendapatkan $9000. Mengapa Maezawa melakukan ini? Dia ingin mengetes teori yang menyatakan bahwa basic income bisa meningkatkan kebahagiaan penerimanya. Belum ada keterangan jelas kapan uang ini akan diberikan. Tetapi yang pasti, penerimanya akan diberikan sejumlah tugas dan diminta menyelesaikan survei yang untuk mengetahui efek uang tersebut terhadap hidup mereka. Baca berita lengkapnya di Futurism.

Twitter memperkenalkan fitur baru: penggunanya bisa mencegah orang lain membalas cuitannya.

Fitur ini diperkenalkan dalam rangka mencegah tingkah laku anti sosial dan meningkatkan diskusi di dunia maya. Dalam sebuah konferensi pers, perwakilan Twitter mengatakan bahwa tahun ini platform tersebut akan memperkenalkan sebuah sistem pengaturan “partisipan diskusi”. Para pengguna akan bisa memilih empat opsi: global (artinya setiap orang bisa membalas cuitan itu), grup (hanya orang yang diikuti dan yang disebut di cuitan), panel (hanya yang disebut di tuitan), dan pernyataan (tidak ada yang bisa membalas cuitan itu). Uji coba pengaturan ini akan dilakukan pada kuartal pertama dan akan diterapkan di seluruh dunia akhir 2020. Akan tetapi banyak yang khawatir bahwa fitur ini akan menyulitkan jaringan sosial itu mencegah penyebaran informasi yang salah. Pasalnya, berbeda dengan Facebook, Twitter tidak memiliki fact-checking programme. Baca berita lengkapnya di The Guardian.

Itu dia morning briefing hari ini. Oh, sebelum benar-benar serius bekerja, baca ini dulu jika kamu ingin memerangi lemak di perut.