5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 8 Juni 2020

Morning Briefing 8 Juni 2020
Foto: www.unsplash.com

Selamat pagi. Minggu ini merupakan minggu yang berat bagi LIMONE, karena kami kehilangan salah satu co-founder dan sahabat terbaik. jadi, untuk kamu yang juga baru saja kehilangan orang terdekat, “let’s just take one day at time“. Dan berikut lima berita terbaru yang terangkum dalam Morning Briefing 8 Juni 2020.

BMKG: Kemarau 2020 tidak seekstrem 2019.

BMKG menyampaikan musim kemarau tahun ini tidak seekstrem musim kemarau tahun 2019. Meski begitu, BMKG mengatakan bahwa ada sebagian wilayah terutama di daerah Pantura Jawa akan lebih kering dari normalnya. Lebih kering dari normal ini maksudnya curah hujan 10 hari kurang dari 50 milimeter, bahkan sampai 0. Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyampaikan pada Juni 2020 sebagian sudah memulai musim kemarau dan mencapai puncaknya pada Agustus 2020. Sedangkan musim hujan diperkirakan akan terjadi secara bervariasi mulai Oktober hingga Desember 2020. Baca berita lengkapnya di Liputan6.

Pasien sembuh COVID-19 mencapai lebih dari 10 ribu.

Hingga Minggu (7/6/2020), Achmad Yurianto, Juru Bicara Pemerintah RI untuk COVID-19, mengungkapkan pasien sembuh bertambah menjadi 591 orang, menjadi 10.498 orang. Sementara itu jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia telah mencapai 31.186 kasus, atau bertambah 672 kasus positif. Dari data ini, wilayah DKI Jakarta memiliki jumlah kasus sembuh terbanyak hari ini, yakni mencapai 294 orang (total angka sembuh di Jakarta mencapai 3.130 orang). Penambahan kasus yang telah sembuh terbanyak kedua di Indonesia yakni di Jawa Barat ada 99 orang, sehingga totalnya 878 orang. Dan di urutan ketiga di Jawa Timur dengan 48 orang sembuh, dan keempat Sumatera Selatan dengan 47 orang. Baca berita lengkapnya CNBC Indonesia.

Update COVID-19 global: Malaysia buka kembali ekonomi dan sangkalan China.

Menteri Kesehatan China menyangkal menunda membagikan informasi tentang coronavirus kepada WHO saat wabah ini pertama kali terjadi. Menurut mereka, dibutuhkan waktu untuk mengumpulkan bukti dan memperdalam pengertian dan mengenal virus ini. Sementara itu, perusahaan obat Shanghai, Shanghai Junshi Biosciences, telah memulai studi awal untuk menguji coba obat antibodi kepada orang sehat di Amerika Serikat di kuartal kedua 2020. Dari Korea Selatan, dilaporkan 57 kasus tambahan, yang menandai hari kedua kasus baru di atas 50. Pemerintah lokal kesulitan untuk menekan infeksi baru di kota Seoul. Dan Sri Lanka berencana untuk membuka kembali pariwisata internasional mulai 1 Agustus setelah “sukses meredam” penyebaran virus baru ini. Sementara itu, pemerintah Brasil diduga menyembunyikan data kasus COVID-19 dari publik. Menurut mesin penghitung Johns Hopkins University, jumlah total kasus COVID-19 global adalah 6.935.047, dengan 400.375 meninggal dan 3.106.923 sembuh. Baca berita lengkapnya di Aljazeera.

Google dituntut karena diduga menyimpan data pengguna bahkan saat memakai Incognito.

Tuntutan ini diajukan oleh tiga orang dari California yang mengklaim bahwa perusahaan internet tersebut menginvasi data privasi pengguna secara ilegal, bahkan ketika mereka menggunakan Incognito mode. Tuntutan yang meminta ganti rugi senilai $5 miliar ini mengatakan bahkan ketika pengguna memilih untuk menggunakan private browsing, Google menggunakan tracking tools untuk mengumpulkan data. Alhasil, Google memiliki data tentang teman, hobi, makanan favorit, kebiasaan belanja, termasuk “hal-hal memalukan dan sangat pribadi.” Juru bicara Google menyangkal hal tersebut dan mengatakan bahwa Incognito mode membuat para penggunanya bisa menggunakan internet dan datanya tidak akan disimpan di perangkat elektronik mereka. Baca berita lengkapnya di Vice.

Charlotte Tilbury dibeli oleh Puig.

Mayoritas saham Charlotte Tilbury dibeli oleh grup asal Spanyol, Puig. Ini artinya, Charlotte Tilbury berada di bawah bendera yang sama dengan merek-merek high-end lainya, seperti Jean Paul Gaultier, Carolina Herrera, Dries Van Noten. Akuisisi ini juga membuat Puig menjadi pemain utama di industri komestik, dan jika langkah ini berhasil, para pengamat memperkirakan Puig akan melakukan lebih banyak akuisisi. Pasalnya, ambisi Puig adalah menjadi top 10 konglomerat di dunia kecantikan. Tidak ada penjelasan besarnya jumlah akuisisi ini, tapi dilaporkan bahwa merek penghasil Pillow Talk ini bernilai lebih dari $1 miliar. Tilbury sendiri masih tetap akan menjadi chairman, presiden dan chief creative officer. Baca berita lengkapnya di The Business of Fashion.

Selanjutnya: Setelah membaca Morning Briefing 8 Juni 2020, pastikan kamu mengetahui tanda-tanda parental burnout dan cara menghadapinya.

podcast button