5 Hal yang Harus Dilakukan Hari Ini - 8 April 2021

Morning Briefing 8 April 2021
Foto: www.unsplash.com
Terakhir diperbarui:

Hi! Satu hari lagi menuju akhir pekan, semoga kamu masih bisa bertahan dan menikmati hari ini! Berikut lima berita terbaru yang terangkum dalam Morning Briefing 8 April 2021.

BNPB minta 6 provinsi siaga karena intensitas siklon Seroja.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan peningkatan intensitas siklon tropis Seroja pada 7-8 April 2021. Oleh karena itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta 6 provinsi siaga, yakni Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), dan DI Yogyakarta. Siklon tropis Seroja akan memengaruhi intensitas hujan dan kecepatan angin. (Kompas)

Bio Farma telah produksi 26 juta dosis vaksin COVID-19.

PT Bio Farma sudah menerima 53,5 juta dosis bahan baku (bulk) vaksin COVID-19 dari Sinovac. Berdasarkan data terakhir per 30 Maret 2021, yang sudah diproduksi sebanyak 26 juta dosis. Target pemerintah adalah menghasilkan 42 juta dosis dari bahan baku tersebut. Bulk Sinovac yang akan datang hingga Juli 2021 sebanyak 140 juta dosis, yang pengirimannya dilakukan secara bertahap. (Liputan6)

Belasan orang demonstran tewas di Myanmar.

Tentara Myanmar menembaki demonstran antikudeta pada Rabu, setidaknya 13 orang terbunuh dan beberapa luka parah. Sementara itu, beberapa ledakan kecil terjadi di ibu kota komersial Yangon dan sebuah pabrik milik China terbakar. Penguasa militer Myanmar mengatakan ketidaktaatan warga sipil ini "menghancurkan" negara tersebut. Sejak kudeta 1 Februari, lebih dari 580 orang telah terbunuh, menurut sebuah kelompok aktivis. (Reuters)

Baca Juga :  5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini - 21 Januari 2021

Update COVID-19 global: Vaksin, dan penambahan kasus.

Tiga minggu setelah kampanye vaksinasi terhenti, Nepal kembali memulai pemberian vaksin berkat kado dosis dari China. Sebelumnya, negara miskin ini sangat tergantung pada vaksin dari India, tapi India mengurangi ekspor vaksin bulan lalu setelah terjadi lonjakan kasus domestik. Sementa itu, Korea Selatan mengijinkan penggunaan vaksin Johnson & Johnson, yang menjadikannya vaksin resmi ketiga di sana.

Jerman kembali menghadapi masalah pemberian vaksin setelah pengiriman 880.000 vaksin Moderna yang dijanjikan dikirimkan akhir April dibatalkan. Sementara itu, Inggris memberikan vaksin Moderna untuk pertama kalinya pada Rabu kemarin.

Dan Osaka, Jepang, membatalkan acara estafet obor Olimpiade yang dijadwalkan minggu lalu dan mendeklarasikan gawat darurat medis karena lonjakan kasus menyulitkan rumah sakit. Penyelenggara Olimpiade mengatakan ritual tersebut akan dilaksanakan di sebuah taman tanpa penonton. Menurut mesin penghitung Johns Hopkins University, jumlah total kasus COVID-19 global adalah 132.567.503, dengan 2.876.350 kematian, dan 75.318.512 sembuh. (New York Times)

TikTok tambahkan fitur agar dapat diakses tuna rungu.

Kemarin TikTok meluncurkan sebuah fitur baru yang didesain untuk membuatnya dapat diakses dengan mudah oleh pengguna yang memiliki kesulitan pendengaran atau tuna rungu. Fitur dalam bentuk auto captions ini akan secara otomatis menyalin ucapan dari video sehingga penonton bisa membaca apa yang dikatakan di video. Sebagai permulaan, auto captions ini tersedia dalam bahasa Inggris Amerika dan Jepang. TikTok akan menambahkan bahasa lain di bulan-bulan yang akan datang. (TechCrunch)

Selanjutnya: Usai membaca Morning Briefing 8 April 2021, jangan lupa mengecek tentang cara mengatasi insecurity.