5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 7 Februari 2020

Morning briefing 7 Februari 2020
Foto: www.canva.com

Hello, selamat pagi! Sulit rasanya senang akhir-akhir ini, terutama dengan level infeksi coronavirus yang semakin memprihatinkan. Per kemarin, dikabarkan 564 orang meninggal di China akibat virus ini. Akan tetapi di tengah-tengah kondisi ini, tetap ingat nama Christina Koch: astronot wanita pertama yang memimpin all-female spacewalk di luar angkasa telah kembali dengan selamat ke Bumi. Anyway, TGIF dan ini lima berita penting yang terangkum dalam Morning Briefing 7 Februari 2020.

RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja akan diserahkan ke DPR minggu depan.

Berita ini disampaikan oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly yang juga memberitahukan bahwa RUU Omnibus law tersebut masih digodok di Kementerian Koordinator bidang Perekonomian. Sementara draf RUU Omnibus Law Perpajakan sudah diserahkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kepada tangan DPR. Dalam prosesnya Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan omnibus law telah melibatkan para akademisi dari perguruan tinggi. Omnibus law ini menghasilkan 170 pasal dan 15 bab. Baca berita lengkapnya di Liputan6.

Nadiem Makarim: “Mulai sekarang Kemendikbud akan merayakan Imlek.”

Pernyataan tersebut dicetuskan oleh oleh Mendikbud dalam perayaan imlek di kementerian tersebut pada kamis, 6 Februari 2020. Nadiem menegaskan bahwa bangsa Indonesia memiliki hubungan sejarah yang luar biasa dengan warga keturunan Tionghoa. Meski ‘sedikit terlambat’ merayakan imlek, Nadiem menekankan semangat keberagaman dan Bhinneka Tunggal Ika di kementeriannya tersebut kuat. Baca berita lengkapnya di Tempo.

Arab Saudi menggunakan pengadilan rahasia untuk mengadili kasus-kasus yang berhubungan dengan teroris.

Hal tersebut disimpulkan tim pengawas dari Amnesty International setelah lima tahun menginvestigasi 95 kasus yang diadili di Pengadilan Khusus Kriminal (SCC) di Riyadh. Laporan yang diterbitkan Kamis (6/02) ini menyimpulkan bahwa pengadilan tersebut sering kali digunakan sebagai senjata untuk membungkam kritikan. Hal ini jelas bertolak belakang dengan usaha-usaha kerajaan tersebut untuk menunjukkan citra reformis dalam beberapa tahun belakangan. Di pengadilan ini kerap kali para aktivis diberikan hukuman berat sampai 30 tahun dan di beberapa kasus, hukuman mati. Amnesty International mengatakan bahwa proses hukum di pengadilan diwarnai pelanggaran HAM. Baca berita lengkapnya di The Guardian.

Finlandia akan memberikan jumlah cuti melahirkan yang sama untuk ayah dan ibu.

Pemerintah mengumumkan rencana ini dalam upaya mendorong para ayah untuk menghabiskan waktu lebih banyak bersama anak-anak mereka. Dana tunjangan yang dibayarkan untuk kedua orangtua adalah 14 bulan, dengan masing-masing memperoleh 164 hari cuti melahirkan. Sementara orangtua tunggal akan mendapatkan tunjangan ayah dan ibu. Di sistem yang sedang berlaku di Finlandia, cuti melahirkan untuk ibu adalah 4,2 bulan, sementara ayah diberikan 2,2 bulan sampai anak berumur dua bulan. Dalam hal cuti melahirkan, negara di Eropa yang paling murah hati adalah Swedia, yakni 240 hari setiap kelahiran bayi. Baca berita lengkapnya di BBC.

Astronot Christina Koch kembali ke Bumi kemarin.

Setelah menyelesaikan misi selama 328 hari, astronot yang memimpin all-female spacewalk pertama dalam sejarah itu mendarat dengan selamat di Kazakhstan. Misi Koch ini memecahkan rekor terlama perempuan berada di luar angkasa, yang sebelumnya dipegang oleh Peggy Whitson. Bersama dengan astronot Jessica Meir, Koch juga menorehkan tonggak sejarah baru bagi perempuan saat melakukan spacewalk pada Januari kemarin. Ini merupakan pertama kalinya dua orang perempuan berjalan di luar angkasa pada saat yang bersamaan. Hasil dari misi Koch ini akan dijadikan sumber data oleh para ilmuwan untuk meneliti bagaimana keadaan tanpa bobot dan radiasi luar angkasa mempengaruhi tubuh wanita saat melakukan penerbangan luar angkasa yang lama. Baca berita lengkapnya di Reuters.

Jika sudah selesai membaca Morning Briefing 7 Februari 2020, santap ini juga terutama jika berat badanmu tidak kunjung berkurang meski sudah rajin berolahraga.

podcast button