5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 6 Oktober 2020

Morning Briefing 6 Oktober
Foto: www.unsplash.com

Hai! Jangan lupa pakai masker saat keluar rumah, jaga jarak saat berada di tempat publik, dan cuci tanganmu dengan benar. Berikut lima berita terbaru yang terangkum dalam Morning Briefing 6 Oktober 2020.

Kemenkes terbitkan tarif atas tes PCR.

Kementerian Kesehatan sudah mengeluarkan surat edaran tentang batasan tarif tertinggi pemeriksaan Real Time – Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) atau tes PCR, yakni Rp 900.000,- . Batasan ini berlaku untuk masyarakat yang melakukan RT-PCR mandiri. Sementara, batasan tarif ini tidak berlaku untuk orang yang masuk dalam penelusuran kontak, karena biaya ditanggung pemerintah. (Liputan6)

Pendaftaran subsidi kuota internet gratis Kemendikbud.

Kemendikbud membuka kembali pendaftaran subsisi kuota internet gratis untuk bulan ini, dengan batas hingga sebelum 22 Oktober. Penyaluran subsidi kuota gratis tahap pertama bulan ini akan dilakukan 22-24 Oktober, dan tahap kedua dilakukan 28-30 Oktober. Peserta yang sudah mendapat kuota pada September tidak perlu mendaftarkan diri lagi karena secara otomatis akan menerima kuota gratis hingga Desember. Pada September terdapat 27,3 juta peserta didik dan pendidik yang mendapat kuota. Sebelumnya sejumlah guru dan mahasiswa mengeluh belum mendapatkan kuota, padahal sudah mendaftarkan diri. Kemendikbud meminta siswa, guru, dosen dan mahasiswa melaporkan diri ke sekolah atau kampus jika belum mendapatkan kuota. (CNN Indonesia)

Update COVID-19 global: Jepang setujui penggunaan Avigan, dan 1 dari 10 orang terinfeksi menurut WHO.

Pemerintah Jepang dilaporkan merencanakan untuk menyetujui penggunaan obat antiviral Avigan sebagai pengobatan COVID-19 per awal November. Peninjauan obat influensa ini akan dilakukan selama tiga minggu; biasanya obat baru membutuhkan waktu satu tahun. Sementara itu, menurut WHO, kira-kira satu dari 10 orang telah terinfeksi coronavirus, yang membuat mayoritas penduduk rentan terhadap penyakit yang disebabkan virus ini.

Dan dari Amerika Serikat dikabarkan Presiden Donald Trump dan istrinya, Melania Trump, dilaporkan akan keluar dari rumah sakit dalam waktu dekat dan beristirahat di White House setelah dirawat empat hari di Walter Reed Hospital. Sejauh ini, kondisi kesehatan Trump tetap belum jelas. Selama dirawat dia dikabarkan diberikan dexmethasone, sebuah steroid yang biasanya digunakan untuk pasien kondisi paling parah. Dan menurut sebuah studi terbaru lusinan hewan peliharaan diperkirakan rentan terhadap Sars-CoV-2, termasuk kuda dan kelinci. Menurut mesin penghitung John Hopkins University, jumlah total kasus COVID-19 global adalah 35.274.475, dengan 1.038.423 kematian, dan 24.554.134 kesembuhan. (Telegraph)

Azerbaijan dan Armenia saling tuduh.

Azerbaijan dan Armenia saling menuduh masing-masing menyerang daerah sipil dan korban tewas terus bertambah di pertempuran terparah lebih dalam 25 tahun. Direktur NATO Jens Stoltenberg meminta kedua belah pihak untuk mengakhiri seteru karena Nagorno-Karabakh. Ini adalah sebuah daerah kantong pegunungan yang menjadi milik Azerbaijan di bawah hukum internasional, tapi didiami dan dikuasai oleh etnis Armenia. Akan tetapi genjatan senjata sepertinya tidak mungkin apalagi pertempuran yang semakin intens pada akhir pekan, dengan ratusan tewas. (Reuters)

Bing ganti nama menjadi Microsoft Bing.

Microsoft mengubah citra Bing, mesin pencari, menjadi Microsoft Bing. Perusahaan tidak menjelaskan mengapa menambahkan nama ‘Microsoft’, selain mengatakan bahwa hal tersebut merefleksikan “integrasi yang berkelanjutan pengalaman pencarian di seluruh merek Microsoft.” Dengan nama baru berarti Bing sekarang menggunakan logo baru dan logo Microsoft di laman rumah mesin pencarinya. Belum ada penjelasan apakah Bing logo akan dipensiunkan atau tetap digunakan di masa yang akan datang. (The Verge)

Selanjutnya: Usai membaca Morning Briefing 6 Oktober 2020, jangan lupa baca membaca apakah berhenti makan nasi putih bisa membantu mengurangi berat badan.

podcast button