5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 5 November 2020

Morning Briefing 5 November 2020
Foto: www.unsplash.com

Hampir mencapai akhir pekan, jadi… bertahanlah! Tetap pakai masker saat berada di luar ruangan, jaga jarak saat berada di tempat publik, dan cuci tanganmu dengan benar. Berikut berita terbaru yang terangkum dalam Morning Briefing 5 November 2020.

Ada 37,5 juta penerima bantuan paket kuota internet dari Kemendikbud.

Berdasarkan data Pusat Data dan Teknologi Informasi Kemendikbud, bulan Oktober lalu tersalurkan 35,7 paket bantuan kuota internet. Meningkat dibandingkan bulan September dengan 28,5 juta paket. Seperti yang diketahui kebijakan pemberian bantuan kuota internet gratis ini diberikan kepada peserta didik, pendidik, mahasiswa, dan dosen. Dari data pemerintah tercatat sebanyak 60 juta siswa di Indonesia harus mengikuti pembelajaran dalam jaringan (daring) karena pandemi. (Liputan6)

Indonesia siapkan diri untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2032.

Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan anggota kabinetnya untuk mempersiapkan road map mengajukan diri menjadi tuan rumah Olimpiade dan Paralimpiade 2032. Dalam rapat kabinet terbatas jokowi meminta rencana ini dipersiapkan secara matang agar siap saat proses seleksi tuan rumah dilakukan pada akhir 2023. Negara Asia Tenggara diperkirakan akan bersaing dengan India, Qatar, Jerman, Spanyol dan Australia dalam memperebutkan posisi sebagai tuan rumah Olimpiade 2032. Jika Indonesia berhasil mendapatkan kepercayaan ini, maka akan menjadi Olimpiade pertama yang diselenggarakan di kawasan Asia Tenggara. (The Jakarta Post)

Update COVID-19 global: China perketat aturan masuk, dan lockdown di Inggris.

Mulai Sabtu ini, pemerintah China mengharuskan semua pengunjung untuk memiliki hasil nucleic acid test dan tes darah antibodi yang dilakukan kurang dari 48 jam sebelum terbang ke negara tersebut. Jika mendapatkan hasil negatif untuk kedua tes tersebut, pengunjung juga wajib memiliki ijin masuk yang distempel kedutaan sebelum melakukan perjalanan. Sementara itu, anggota parlemen di Inggris dijadwalkan akan menerima pengajuan lockdown baru yang akan dimulai hari ini. Inggris sendiri menjadi negara dengan kondisi terparah di Eropa, dengan lebih dari 60.000 kematian.

Di sisi lain, pemerintah Italia memberlakukan jam malam mulai kemarin, tapi tidak memberlakukan lockdown nasional. Negara Eropa lainnya, seperti Jerman dan Prancis, telah memberlakukan kembali lockdown nasional. Sementara itu di Kenya, pemerintah memperpanjang jam malam hingga 3 Januari 2021 dan melarang pertemuan politik selama dua bulan dan memerintahkan semua bar dan restoran untuk tutup paling lambat pukul 9 malam. Menurut mesin penghitung Johns Hopkins University, jumlah total kasus COVID-19 global adalah 47.656.015, dengan 1.217.540 kematian, dan 31.722.539 sembuh. (The New York Times)

Turki akhiri usaha pencarian dan penyelamatan korban di reruntuhan bangunan.

Gempa bumi yang melanda Turki pada Jumat lalu di Laut Aegean ini menyebabkan 116 meninggal, 1.035 terluka di Izmir dan 137 masih dirawat. Dan pada Selasa lalu, tim penyelamat berhasil menyelamatkan seorang gadis muda dari reruntuhan bangunan 90 jam setelah gempa terjadi. Tim Penanggulangan Bencana dan Gawat Darurat mengatakan bahwa pencarian dan usaha penyelamatan pada 17 bangunanan yang rusak dan roboh telah selesai. Gempa bumi ini adalah terkuat yang terjadi di Turki dalam hampir satu dekade, yakni 6.6 skala Richter. Turki sendiri memang negara rawan gempa. Lebih dari 500 terbunuh pada gempa bumi 2011 di kota Van, sementara 41 tewas pada Januari lalu di Elazig, dan 18.000 meninggal ketika dua gempa terjadi pada 1999 di barat laut Turki. (Reuters)

Instagram dan Facebook kepada penggunanya: belum ada pemenang pemilihan presiden AS.

Dua media sosial ini memasang notifikasi yang mengonfirmasikan bahwa belum ada pemenang dari pemilihan presiden AS. Notifikasi berukuran besar ini menuliskan “Penghitungan Suara Masih Dilakukan” dan mengarahkan pengguna untuk membaca sumber berita kredibel. Facebook dan instagram juga menambahkan keterangan waktu untuk mengindikasikan seberapa update notifikasi tersebut. Keterangan ini penting karena masih dibutuhkan waktu berhari-hari untuk memastikan pemenangnya, juga karena Presiden Trump secara prematur memproklamirkan kemenangannya pada Rabu pagi sebelum suara dihitung. (TechCrunch)

Selanjutnya: Usai membaca Morning Briefing 5 November 2020, jangan lupa membaca penjelasan mengapa penting melakukan tes kepribadian itu.