5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini - 5 Maret 2021

Morning Briefing 5 Maret 2021
Foto: www.unsplash.com
Terakhir diperbarui:

T.G.I.F! Sebelum bekerja dan menghitung waktu hingga akhir pekan datang, mari membaca lima berita penting yang terangkum dalam Morning Briefing 5 Maret 2021. Ohya, tetap terapkan protokol kesehatan di manapun kamu berada.

Wacana PPKM mikro ke provinsi luar Jawa.

Presiden Joko Widodo mengaku berencana memperluas penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro di luar wilayah Jawa-Bali, terutama di kawasan dengan kasus aktif COVID-19 tinggi. jokowi mengatakan bahwa penerapan PPKM skala mikro ini terbukti bisa menekan laju penularan coronavirus-19 yang sebelumnya terus mengalami peningkatan. Saat ini PPKM Mikro masih berlangsung di Pulau Jawa-Bali hingga 8 Maret. (CNN Indonesia)

Target sekolah tatap muka di bulan Juli.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menargetkan semua sekolah sudah melakukan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka mulai minggu ketiga Juli 2021. Sebelum itu, vaksinasi COVID-19 bagi lima juta pendidik dan tenaga pendidik akan berusaha diselesaikan hingga akhir Juni. Pembelajaran tatap muka dilakukan dengan sistem rotasi antara jumlah siswa yang datang ke sekolah dan yang jarak jauh atau pembelajaran daring sambil tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. (Tempo)

WNI yang tak berkepentingan diminta untuk tinggalkan Myanmar. 

Duta Besar Republik Indonesia untuk Myanmar Iza Fadri mengimbau seluruh WNI yang tidak memiliki kegiatan atau kepentingan untuk meninggalkan negara tersebut. WNI disarankan untuk berangkat dari Myanmar via Kuala Lumpur dan Singapura. Sementara itu, negara tetangga, Singapura, juga mengimbau warganya untuk meninggalkan Myanmar. Imbauan ini diberikan dengan semakin intensnya unjuk rasa memprotes kudeta dan jumlah korban jiwa dari kalangan sipil yang meningkat. (Detik)

Baca Juga :  5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini - 4 Februari 2021

Update COVID-19 global: Vaksin, dan pertambahan kasus.

Otoritas kesehatan Uni Eropa mulai meninjau vaksin dari Rusia, Sputnik, yang merupakan sebuah gebrakan besar terhadap penerimaan vaksin tersebut. Sementara itu Jerman memberikan izin untuk pemberian vaksin AstraZeneca kepada lansia. Hal yang sama juga dilakukan oleh Swedia, setelah sebelumnya melarangnya.

Menurut World Obesity Federation, negara-negara dengan lebih dari setengah orang dewasanya mengalami kelebihan berat badan, mencatat tingkat kematian 10 kali lebih banyak dibandingkan negara lain. Sementara itu, WHO membatalkan rencananya untuk merilis laporan interim tentang misinya ke China. Tim yang sedang menginvestigasi asal usul virus ini akan menerbitkan kesimpulan bersama dengan laporan akhir. Dan menurut mesin penghitung Johns Hopkins University, jumlah total kasus COVID-19 global adalah 115.302.421, dengan 2.561.992 kematian, dan 65.224.214 sembuh. (Bloomberg)

Video dan voice calls hadir di WhatsApp desktop.

Perusahaan tersebut mengumumkan kemarin bahwa fitur video dan voice calls tersedia di komputer dan gawai. Sebenarnya, fitur ini sudah dirilis pada akhir tahun lalu, tapi hanya terbatas pada sejumlah pengguna. Sekarang, fitur ini tersedia untuk seluruh pengguna desktop. Sama seperti versi handphone, percakapan ini juga berbentuk end-to-end encryption. Hanya saja, video dan voice calls di desktop ini hanya bisa dilakukan untuk telepon individu, bukan telepon grup. (The Verge)

Selanjutnya: Usai membaca Morning Briefing 5 Maret 2021, jangan lupa mengecek cara menghilangkan kerutan di wajah.