5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini - 5 April 2021

Morning Briefing 5 April 2021
Foto: www.unsplash.com

Semoga level energi kamu penuh hari ini. Jika tidak, sebelum beraktivitas, tarik napas dalam-dalam dan keluarkan dari mulut. Lakukan ini beberapa kali. Belum juga? Well, ready or not, it's Monday! Berikut lima berita yang terangkum dalam Morning Briefing 5 April 2021.

Indonesia ajukan perubahan sistem skor bulu tangkis.

PBSI bersama Federasi Bulu Tangkis Maladewa resmi mengajukan usulan perubahan sistem skor kepada Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), dari format 3X21 menjadi 5X11. Sebelumnya, wacana perubahan sistem skor sudah digulirkan pada rapat tahunan 2018, tapi mayoritas peserta rapat tidak setuju, termasuk Indonesia. Perubahan sistem skor akan berdampak positif bagi kemajuan olahraga tepok bulu, baik untuk pemain dan pihak lain yang terlibat di dalamnya. (Liputan6)

Banjir bandang di Flores: 27 orang masih dalam tahap pencarian.

Update per Minggu sore, Badan Nasional Penanggulangan Bencana melaporkan banjir badang dan longsor ini memakan korban meninggal 41 orang, 9 orang luka-luka, 27 orang hilang, dan 49 KK terdampak. Saat ini titik pengungisan berada di Balai Desa Nelemadike. Kronologi bencana ini bermula dari hujan intensitas tinggi dan banjir badang pada hari Minggu, pukul 1.00 WITA. Lokasi yang terdampak terjadi pada empat kecamatan di tujuh desa provinsi Nusa Tenggara Timur. (CNBC Indonesia)

Positif COVID-19 bertambah 6.731 dan kematian meningkat.

Sebanyak 6.731 orang tercatat terjangkit COVID-19 pada Minggu (4/4), sehingga total kasus positif di Indonesia sampai hari ini mencapai 1.534.255 kasus. Dari total kasus positif itu, 1.375.877 pasien dinyatakan sembuh atau ada peningkatan 9.663 kasus sembuh berdasarkan data kemarin. Sementara total kasus meninggal dunia mencapai 41.669 jiwa, termasuk tambahan korban meninggal kemarin sebanyak 427 orang. Pemerintah masih menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro untuk menekan laju infeksi virus corona. (CNN Indonesia)

Baca Juga :  5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini - 18 Maret 2021

Demonstran Myanmar lukiskan slogan anti kudeta di telur Paskah.

Para demonstran anti-kudeta di Myanmar menorehkan pesan pada telur rebus Paskah, di antaranya gambar ilustrasi Aung San Suu Kyi, salut tiga jari, dan kalimat "selamatkan warga kami" dan demokrasi. Negara tersebut masih dalam masa krisis sejak kudeta 1 Februari yang dilakukan pihak junta militer terhadap pemimpin sipil, Suu Kyi. Sejauh ini, korban meninggal sudah mencapai 557 orang per Sabtu. (The Guardian)

Update COVID-19 global: Work-from-home di Mumbai, dan pertambahan kasus.

Pihak otoritas Mumbai meminta semua perusahaan swasta untuk bekerja dari rumah sepanjang April karena pusat bisnis kembali menjadi sumber gelombang infeksi baru. Sementara itu, semua servis non-esensial seperti mal, tempat ibadah dan salon akan tutup dari pukul 8 malam mulai hari ini. Di sisi lain, Korea Selatan bersiap-siap menghadapi gelombang keempat coronavirus, seiring dengan terjadinya lonjakan kasus.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson akan memberikan konfirmasi hari ini tentang apakah memperbolehkan orang untuk menghadiri acara publik atau harus memperlihatkan bukti sudah divaksin. Dan Poland melaporkan 22.947 kasus baru dalam waktu 24 jam, yang lebih sedikit dibandingkan hari-hari sebelumnya. Dan menurut mesin penghitung Johns Hopkins University jumlah total kasus CVID-19 global adalah 130.917.035, dengan 2.848.439 kematian, dan 74.283.432 sembuh. (Bloomberg)

Selanjutnya: Usai membaca Morning Briefing 5 April 2021, jangan lupa mengecek cara menemukan kelemahan diri dan menghadapinya.