5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 4 September 2020

Morning Briefing 4 September
Foto: www.unsplash.com

Selamat pagi! Tetap pakai masker saat keluar rumah, jaga jarak saat berada di tempat publik, dan cuci tangan secara benar. Selamat menikmati akhir pekanmu, dan berikut lima berita terbaru yang terangkum dalam Morning Briefing 4 September 2020.

Mutasi coronavirus belum terbukti lebih ganas.

Menristek dan Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro menegaskan bahwa belum ada bukti mutasi virus COVID-19 di Indonesia lebih menular dan ganas di Indonesia. Mutasi D614G itu sama dengan SARS-CoV-2 yang selama ini sedang dihadapi dunia. Bambang menerangkan bahwa mutasi D614G tersebut pertama kali dideteksi Januari lalu di Jerman dan China. Sementara di Indonesia, pertama kali terdeteksi pada akhir April atau awal Mei. Sementara itu, Kepala Laboratorium Rekayasa Genetika Terapan dan Protein Desain LIPI, Wien Kusharyoto, juga menyatakan bahwa belum ada bukti ilmiah D614G lebih mudah menular. (CNN Indonesia)

Pengganti Ujian Nasional diterapkan 2021.

Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) dan survei karakter yang akan menjadi pengganti Ujian Nasional (UN), akan dimulai pada 2021. Dalam Rapat Kerja dengan Komisi X DPR, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menerangkan bahwa sistem pengganti tersebut masih harus disempurnakan. Nadiem menjeleskan bahwa AKM merupakan langkah untuk menghilangkan diskriminasi sistemik di dunia pendidikan. Menurutnya, jika pembelajaran diseragamkan untuk semua siswa, maka proses pembelajaran yang tepat tidak akan terjadi. Kemendikbud akan mengalokasikan anggaran penyempurnaan AKM sebesar Rp478,4 miliar. (Medcom)

Update COVID-19 global: Malaysia larang pendatang dari negara tertentu, dan face shield/masker katup tidak efektif.

Malaysia baru menambahkan setidaknya 9 negara lagi, termasuk Inggris, AS dan Prancis, ke dalam daftar pendatang yang dilarang masuk ke sana. Mulai 7 September, pemegang paspor jangka panjang dari India, Indonesia dan Filipina juga dilarang masuk, plus semua negara yang memiliki kasus di atas 150.000. Sementara itu, sebuah penelitian dari Florida Atlantic University memperlihatkan face shield plastik hanya 23% efektif. Dan masker katup berguna untuk melindung pemakainya, tapi tidak menyaring udara yang dikeluarkannya sehingga membuat orang di sekitarnya terpapar droplet.

Korea Selatan, yang dikabarkan berusaha keras untuk mengendalikan gelombang kedua, berjanji akan melipatgandakan jumlah kamar rumah sakit yang sangat terbatas. Sementara itu, perusahaan obat Phizer mengatakan bahwa pada akhir Oktober akan diketahui apakah berhasil mengembangkan vaksin COVID-19. Dan jika sukses akan langsung mengajukan izin secepatnya. Dan Dwayne “The Rock” Johnson mengatakan dia dan keluarganya positif terinfeksi coronavirus, tapi sekarang sudah sembuh. Menurut mesin penghitung Johns Hopkins University, jumlah total kasus COVID-19 global adalah 26.074.609, dengan 864.153 kematian, 17.337.374 kesembuhan. (Telegraph)

BTS menjadi pemegang saham labelnya.

Label K-Pop BTS, Big Hit Entertainment, sedang bersiap-siap untuk mengajukan initial public offering (IPO) yang bisa mengumpulkan hingga 982,6 miliar won ($811 juta). Dan Big Hit CEO dan pemegang saham terbesar, Bang-hyuk, memberikan 478.695 saham kepada tujuh anggota BTS, atau 68.385 per orang. Pemberian ini dilakukan dalam rangka “memperkuat kemitraan jangka dengan artis-artis besar dan meningkatkan moralitas,” kata perusahaan tersebut. Dengan ini, setiap anggota BTS akan menjadi pemegang saham multijutawan. Jika IPO dihargai sesuai dengan tingkat tertinggi, maka setiap anggota BTS bisa mendapatkan 9,23 miliar won nilai saham, atau 64,6 miliar jika digabungkan. Analis memperkirakan bahwa ini merupakan salah satu usaha perusahaan tersebut untuk mengikat anggota BTS dan label dengan lebih erat. Sebagai informasi, Bit Hit sangat tergantung pada BTS; 87,7 % persen keuntungannya pada 2020 dan 97,4% pada 2019 berasal dari grup ini. (Reuters)

Mulan tersedia untuk semua pengguna Disney Plus tanpa biaya tambahan.

Untuk para pengguna Disney Plus yang tidak mau membayar ekstra $30 untuk menonton Mulan yang akan dirilis pada 4 September (hari ini), ada berita baik. Film ini bisa dinikmati semua pengguna service streaming secara gratis pada 4 Desember. Dengan jarak hanya tiga bulan dari tanggal perilisan awal dan muncul di TV, Mulan menjadi film DIsney dengan jeda paling pendek. Di negara-negara Disney Plus eksis, Mulan akan tersedia secara eksklusif via Disney Plus. Di negara lain, termasuk China, di mana film ini akan meraup keuntungan lebih banyak, Mulan akan tersedia sesuai dengan tanggal perilisan teater. (The Verge)

Selanjutnya: Usai membaca Morning Briefing 4 September 2020, jangan lupa mengetahui bagaimana sebenarnya gejala depresi.