5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 4 Mei 2020

Morning Briefing 4 Mei 2020
Foto: www.canva.com

Hei! Untuk kamu yang kehilangan arah soal waktu, hari ini adalah Senin, hari keempat di bulan Mei. Semoga informasi kecil ini membantu. Anyway, selamat menikmati hari ini dan tetap: cuci tangan, terapkan physical distancing dan pakai masker saat keluar rumah. Berikut lima berita terbaru yang terangkum dalam Morning Briefing 4 Mei 2020.

Indonesia sudah memproduksi rapid test secara mandiri.

Kementerian Riset dan Teknologi melaporkan bahwa produksi pertama rapid test mencapai 10.000 unit. Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro menyatakan bahwa produksi rapid test ini menggunakan virus lokal sebagai acuan. Berbeda dengan rapid test impor yang mengacu pada virus dari negara tersebut. Kemenristek juga melaporkan Indonesia tengah memproduksi reagen biuret biosensor untuk rapid test yang dilengkapi dengan microchip. Alat ini diproduksi tiga bulan dari sekarang. Dengan produksi ini, pemerintah berharap mampu memenuhi kebutuhan alat kesehatan lokal dan tidak tergantung terhadap alat impor. Baca berita lengkapnya di Medcom.

Tokopedia angkat bicara tentang isu kebocoran 15 juta data pengguna.

Berkaitan dengan isu yang beredar, Tokopedia menemukan adanya upaya pencurian data terhadap pengguna. Namun pihak e-commerce tersebut memastikan informasi penting pengguna, seperti password, tetap berhasil terlindungi. Selama ini, Tokopedia disebutkan turut menerapkan keamanan berlapis, termasuk dengan OTP yang hanya dapat diakses secara real time oleh pemilik akun. Meski begitu, Tokopedia tetap menganjurkan penggunanya untuk mengganti password akun secara berkala demi keamanan dan kenyamanan. Untuk isu kebocoran yang beredar, pihak Tokopedia menyatakan sedang terus melakukan investigasi dan masih menunggu hasilnya. Sebagai informasi, sebelumnya diberitakan belasan juta data pribadi pengguna Tokopedia bocor. Informasi tersebut diungkap akun Twitter @underthebreach yang menyebutkan peretasan terjadi pada Maret 2020, dan mempengaruhi 15 juta pengguna. Baca berita lengkapnya di Detik.

Korea Utara dan Korea Selatan baku tembak di Zona Demiliterisasi.

Tembakan dilepaskan oleh Korea Utara pada pukul 07.41 waktu setempat dan Korea Selatan merespon dengan memberikan peringatan dan melepaskan dua tembakan ke Utara. Tidak ada korban di pihak Korea Selatan, tapi tidak diketahui apakah ada yang terluka di pihak Korea Utara. Pihak Korea Selatan mengatakan bahwa sedang mencari tahu alasan di balik tembakan dan berupaya mencegah situasi menjadi lebih serius. Sebagai informasi, ketika Perang Korea pada 1953, dua pihak itu hanya menandatangani gencatan senjata, bukan pakta perdamaian, yang berarti secara teknis dua negara ini masih berperang. Peningkatan ketegangan ini terjadi beberapa minggu setelah muncul spekulasi tentang kesehatan dan keberadaan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un. Baca berita lengkapnya di Sky News.

Update COVID-19 global: kasus pertama Vietnam dalam sembilan hari dan Paus Francis meminta agar vaksin dibagikan ke seluruh dunia.

Ini artinya jumlah total kasus di Vietnam adalah 271 (tidak ada yang meninggal). Negara berpenduduk 95 juta itu sudah menerapkan karantina selama lebih dari satu bulan dan mulai dibuka kembali pada akhir April. Sementara Paus Francis mengatakan bahwa vaksin yang sudah terbukti ampuh menyembuhkan virus ini diharapkan bisa tersedia untuk seluruh dunia. Dirinya juga mendukung sebuah proposal yang diajukan oleh grup lintas agama, Higher Committee on Human Fraternity, untuk melakukan puasa dan doa internasional pada 14 Mei agar pandemik ini segera bisa diatasi. Di Italia, karantina total akan dilonggarkan mulai hari ini. Akan tetapi, belum ada detail jelas apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh warga. Langkah yang sama juga dilakukan oleh Jepang, yang akan mulai membuka taman dan museum, meski status gawat darurat masih berlaku sampai Rabu dan kemungkinan diperpanjang. Sementara itu, WHO menyebutkan bahwa hasil di Korea Selatan yang menyebutkan pasien yang sudah sembuh dan terinfeksi kembali, merupakan sebuah “false positive” yang disebabkan oleh sel-sel paru-paru yang mati. Menurut mesin penghitung Johns Hopkins Hospital, jumlah total kasus coronavirus di dunia per kemarin malam (3/5) adalah 3.449.986, dengan 244.239 meninggal, dan 1.101.375 sembuh. Baca berita lengkapnya di The Guardian.

Oscar mengganti peraturan tentang film yang boleh berlaga tahun depan.

Academy Awards memperbolehkan film yang debut secara streaming atau di servis video untuk berlaga di penghargaan tersebut tahun depan. Menurut dewan Oscar, dengan banyaknya penutupan bioskop, pengecualian “sementara” ini butuh untuk diterapkan. Pengecualian ini berkaitan dengan pandemik COVID-19 yang melanda seluruh dunia. Dan peraturan sementara ini akan berakhir ketika bioskop dibuka kembali. Sebelumnya, peraturan yang berlaku adalah sebuah film bisa mengikuti Oscar jika telah diputar di sebuah bioskop Los Angeles selama minumal satu minggu. Baca berita lengkapnya di BBC.

Selanjutnya: setelah membaca Morning Briefing 4 Mei 2020 dan sebelum melanjutkan aktivitas lain, pastikan kamu mengetahui misteri mengapa rambutmu menjadi semakin lepek.