5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 31 Januari 2020

Morning Briefing 31 Januari 2020
Foto: www.canva.com

TGIF, kawan! Mari menikmati hari dengan senyum dan sebelum kopi dan sarapanmu habis, mari membaca lima berita penting yang terangkum dalam Morning Briefing 31 Januari 2020.

Hari ini Inggris resmi meninggalkan Uni Eropa.

Pemerintah Inggris mengumumkan akan ada banyak hal yang berubah, terutama setelah masa transisi berakhir. Masa transisi akan berakhir pada Desember 2020, dan perubahan baru akan diimplementasikan awal 2021. Perubahan tersebut di antaranya meliputi pada kebebasan traveling (tidak lagi bebas), roaming akan berlaku, para pengendara memerlukan “green card” dan asuransi untuk memasuki 27 negara UE lainnya. Pemerintah juga menyatakan bahwa orang Inggris harus menggunakan “jalur yang berbeda dari warga negara UE, EEA, dan Swiss saat sedang mengantri” di bandara. Baca berita lengkapnya di The Independent.

Jumlah orang yang terinfeksi coronavirus melebihi SARS.

Menurut data, Kamis kemarin (30/01) jumlah kasus coronavirus melebihi 8.100 di seluruh dunia dan melampuai kasus SARS yang terjadi pada 2002-2003. Pada periode itu, Severe Acute Respiratory Syndrome membunuh hampir 800 orang dan menyebabkan kerugian ekonomi sebesar $33 miliar. Para ahli ekonomi mengkhawatirkan dampak coronavirus akan lebih besar karena sekarang China merupakan negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia. Data terakhir juga memperlihatkan 170 orang meninggal dunia—sebagian besar kematian terjadi Hubei (dengan Wuhan sebagai ibukotanya). Saat ini, sekitar 60 juta orang terisolasi di provinsi tersebut. Banyak maskapai membatalkan penerbangan ke kawasan China daratan, sementara perusahaan besar seperti Google dan IKEA menutup operasionalnya di sana. Baca berita lengkapnya di Reuters.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menagih kelanjutan cukai plastik.

Menurutnya, masalah cukai plastik ini sudah terlalu lama didiskusikan tapi Komisi XI DPR belum memberikan kesimpulan. Padahal, Kementerian Keuangan sangat membutuhkan kesimpulan tersebut agar bisa segera merumuskan dasar aturan untuk pengenaan cukai plastik. Sebelumnya, pemerintah telah mengusulkan besaran tarif cukai plastik adalah Rp 30.000 per kilogram dengan asumsi 1 kilogram terdiri dari 150 lembar plastik. Namun usulan tersebut belum disetujui oleh Komisi XI DPR RI yang masih ingin melakukan pendalaman lebih lanjut. Baca berita lengkapnya di Liputan6.

Program bebas visa ke Sri Lanka diperpanjang.

Indonesia merupakan satu dari 48 negara yang masuk ke dalam program yang berlaku hingga 30 April 2020. Kementerian Pariwisata Sri Lanka berharap program bebas visa ini bisa meningkatkan jumlah wisata mancanegara setelah industri pariwisatanya mengalami penurunan akibat ledakan bom pada April 2019. Ledakan yang terjadi di tiga gereja dan tiga hotel mewah tersebut menewaskan 250 orang, termasuk 44 warga asing, dan melukai 500 orang, termasuk 37 warga asing. Baca berita lengkapnya di CNN Indonesia.

Vanessa Bryant angkat suara untuk pertama kalinya setelah kematian Kobe Bryant.

Lima hari setelah Kobe Bryant dan anak perempuannya, Gianna (13 tahun) meninggal, istri pebasket legendaris tersebut mengeluarkan pernyataan melalui Instagram. Di dalam unggahan tersebut, Vanessa mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang telah mendukung keluarga yang ditinggalkan. Dia juga menyampaikan simpati dan kesedihannya kepada para korban lain kecelakaan helikopter tersebut. “Saya hanya berharap bisa memeluk, mencium dan memberkati mereka. Membuat mereka tetap di sini bersama kita, selamanya,” tulisnya di unggahan tersebut. Sebagai catatan, Vanessa dan Kobe menikah selama hampir 19 tahun. Kobe dan Gianna tewas pada hari Minggu dalam sebuah kecelakaan pesawat yang juga membunuh tujuh penumpang lainnya. Baca berita lengkapnya di Hollywood Reporter.

Jika sudah selesai membaca Morning Briefing 31 Januari 2020, lanjutkan dengan penjelasan panjang lebar dari ahli gizi ini tentang “clean eating“.

podcast button