5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 30 Maret 2020

Mroning Briefing 30 Maret 2020
Foto: www.unsplash.com

Hello kamu! Yep, kamu. Apa kabar hari ini? Sebuah #pengetahuansederhana untuk hari ini: kemungkinan besar tanaman pertama yang tumbuh di planet ini adalah ganggang hijau. Bukan pohon beringin, atau pohon kelapa. Well, anyway semoga harimu menyenangkan dan berikut lima berita terbaru yang terangkum dalam Morning Briefing 30 Maret 2020.

Pemerintah sudah melakukan pemeriksaan COVID-19 kepada lebih dari 6.500 orang di Indonesia.

Dari hasil pemeriksaan itu, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto menyatakan total ada 1.285 kasus positif di Indonesia. Sementara sebanyak 114 pasien meninggal dunia dan ada 64 orang sembuh. Yurianto juga menambahkan jumlah pasien positif COVID-19 nasional naik signifikan. Ini artinya, masih ada kasus positif Covid-19 yang ada di tengah masyarakat dan belum terdeteksi oleh pemerintah. Dan masih ada kontak dekat dengan orang yang positif COVID-19 dan belum terdeteksi sehingga terjadi penularan. Baca berita lengkapnya di Liputan6.

Informasi soal kompensasi listik adalah hoaks.

Hal tersebut dipastikan oleh PLN yang membantah informasi tentang adanya kompensasi listrik karena program work from home atau kerja dari rumah. PLN menyampaikan untuk memutuskan tentang kompensasi, harus melalui keputusan dari regulator, yaitu Kementerian BUMN, Kementerian ESDM dan Kementerian Keuangan. Informasi yang beredar tersebut melainkan merupakan kompensasi yang pernah diberikan oleh PLN pada saat padam listrik yang terjadi pada Agustus 2019 lalu. Jadi, tidak ada kaitannya dengan adanya sistem bekerja dari rumah. Baca berita lengkapnya di Kompas.

Update COVID-19 global: Spanyol melaporkan angka kematian sebanyak 838 dalam sehari, sementara 68 kasus baru ditemukan di Jepang.

Akibatnya, warga Tokyo diimbau untuk tinggal di rumah terkecuali melakukan perjalanan penting. Sementara itu, jumlah kematian di Swiss meningkat menjadi 257 orang dalam satu hari dan angka total kasus adalah 14.336. Di sisi lain, Inggris memastikan bahwa restriksi karantina wilayah di negara tersebut akan diperpanjang. Sementara itu wakil menteri kesehatan Italia Pierpaolo Sileri mengatakan bahwa akan terjadi puncak infeksi dalam waktu 10 hari (tercatat lebih dari 10.000 kematian di sana). Dan penerbangan domestik di Hubei (kecuali Wuhan) akan kembali normal sejak Minggu pukul 12 malam waktu setempat. Baca berita lengkapnya di The Guardian.

Korea Utara kembali menembakkan dua misil pendek.

Dua misil balistik ini ditembakkan ke arah laut pantai timur kemarin (29/3) dan Korea Selatan mengkritik tindakan ini “tidak pantas” di tengah pandemik COVID-19. Ini merupakan misil kedelapan dan kesembilan yang ditembakkan oleh Korea Utara bulan ini yang merupakan bagian dari latihan militer yang biasanya diawasi langsung oleh Kim Jong Un. Dengan kata lain, ini adalah bulan di mana Korea Utara menembakkan misil terbanyak. Sebelumnya, Kim mewanti-wanti bahwa Korea Utara sedang mengembangkan “strategi senjata” terbaru yang akan diumumkan tahun ini. Sejauh ini, belum ada laporan kasus COVID-19 di negara tersebut, meski sejumlah ahli meragukan hal tersebut. Baca berita lengkapnya di Reuters.

Olimpiade Tokyo kemungkinan akan terjadi pada 23 Juli 2021.

Setelah menyampaikan penundaan minggu lalu, dikabarkan Tokyo 2020 mungkin akan berlangsung pada 23 Juli 2021. Ini artinya Olimpiade diadakan pada bulan terpanas di Tokyo, sebuah isu yang menyebabkan sejumlah pihak khawatir. Jika ini terjadi, kemungkinan cabang olahraga maraton akan dipindahkan ke bagian utara, lokasi yang lebih dingin. Beberapa pihak berharap Olimpiade akan tetap dilakukan di musim semi tahun depan, tetapi hal ini sepertinya tidak akan terjadi karena akan bentrok dengan acara olahraga di Amerika Serikat. Keputusan final atas jadwal Tokyo 2020 akan diambil dalam beberapa minggu ke depan. Baca berita lengkapnya di The New York Times.

Setelah membaca Morning Briefing 30 Maret 2020, pastikan kamu mengetahu panduan berhubungan seks selama pandemik COVID-19.

podcast button