5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 30 Januari 2020

morning briefing 30 Januari 2020
Foto: www.unsplash.com

Hai, kamu yang ada di sana! Jika kamu memutuskan untuk mengganti susu biasa dengan susu almond karena mereka yang terakhir ini lebih superior—eits, tunggu dulu. Menurut sebuah penelitian baru, susu almond mengancam keberadaan lebah. Tahun lalu saja, sepertiga jumlah lebah mati di Amerika karena terlalu keras bekerja (baca: menyerbuki almond). Jadi, susu apa yang paling baik untuk lingkungan? (Drum rolls, please)… oat milk. Baiklah. Selamat menikmati hari ini dan berikut lima berita penting yang terangkum dalam Morning Briefing 30 Januari 2020.

Tiga pesawat angkatan udara siap untuk mengangkut WNI di Wuhan.

Seiring semakin memprihatinkannya kondisi Wuhan di Hubei, pemerintah Indonesia sudah memutuskan untuk mengevakuasi 244 WNI yang ada di sana tapi masih menunggu pemberian ijin dari pemerintah China. Pasalnya, pemerintah negara tersebut melarang 56 juta orang meninggalkan kota mereka di Hubei dan juga melarang transportasi dari dan ke area Wuhan. Menurut pemerintah, telah dipersiapkan 2 pesawat Boeing 737 dan satu C130 Hercules. Belum ada waktu yang jelas kapan pasukan kesehatan ini akan terbang ke China, tetapi fasilitas karantina telah dipersiapkan untuk mereka ketika kembali ke Indonesia. Baca berita lengkapnya di Jakarta Globe.

Grab resmi meluncurkan taksi daring listrik pertama di Indonesia.

Taksi listrik pertama ini akan dioperasikan di bandara Soekarno Hatta dengan harga 15% lebih mahal dari taksi biasa. Sebagai tahap awal, jumlah unit baru mencapai 20 unit; Grab menargetkan 500 unit kendaraan listrik sampai akhir tahun. Transportasi elektrik daring Grab merupakan kerjasama dengan Hyundai dengan menggunakan mobil Hyundai IONIQ EV. Baca berita lengkapnya di Kompas.

UNICEF mengirim enam ton masker dan peralatan lain ke China untuk membantu memerangi penyebaran virus.

Enam ton kostum pelindung dan masker pernafasan tiba dikirimkan dari Copenhagen dan mendarat di China kemarin (29/01) dan siap didistribusikan ke Wuhan, lokasi pusat penyebaran coronavirus. Sementara itu, warga Amerika Serikat dan Jepang diterbangkan dari China ke negara-negara masing setelah korban meninggal mencapai 133 orang. Juru bicara UNICEF mengatakan bahwa kecepatan penyebaran virus ini luar biasa cepat sehingga segala cara harus dilakukan untuk memperlambatnya. Sebelumnya, dua hari yang lalu, WHO mengumumkan bahwa China telah setuju menerima kunjungan ahli kesehatan internasional untuk membantu memerangi virus tersebut. Belum ada informasi dan detail yang jelas mengenai hal ini. Baca berita lengkapnya di Reuters. \

Bangladesh membuka akses pendidikan kepada anak-anak pencari suaka Rohingya.

Setelah 30 tahun sejak kamp pengungsian didirkan, akhirnya pemerintah Bangladesh resmi menarik pelarangan pendidikan terhadap anak-anak Rohingya. Kebijakan memberikan ijin untuk bersekolah kepada anak-anak berusia 11-13 tahun ini disambut baik oleh para aktivis dan tenaga pengajar. Menteri Luar Negeri Bangladesh AK Abdul Momen mengatakan tidak ingin ada generasi yang hilang dan anak-anak ini akan mengikuti kurikulum Myanmar. Pengenalan kurikulum ini akan dimulai pada April dan menargetkan 10.000 anak sebagai siswa pertama. Selanjutnya, para aktivis juga berharap pemerintah Bangladesh akan memberikan pendidikan lanjutan untuk remaja di atas 14 tahun. Baca berita lengkapnya di The Guardian.

Makeup Museum akan dibuka pada Mei 2020 di New York.

Museum ini akan mendedikasikan seluruh isinya untuk makeup—sejarah dan dampak keberadaannya terhadap kehidupan sosial. Museum ini akan dibuka dengan sebuah eksibisi debut berjudul Pink Jungle: 1950s Makeup in Amerika. Pameran ini akan mengeksplor makeup di tahun 1950an, termasuk tentang tren, ikon, pengusaha dan artifak dari periode itu. Museum ini dikabarkan akan berlokasi di West Village, Manhattan. Tiket untuk eksibisi pertama ini akan dijual mulai Maret 2020. Baca berita lengkapnya di Travel+Leisure.

Sudah selesai membaca Morning Briefing 30 Januari 2020? Pastikan mengetahui hal super penting ini dulu sebelum kamu melanjutkan aktivitasmu pagi ini.

podcast button