5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini - 3 Mei 2021

Morning Briefing 3 Mei 2021
Foto: www.pexels.com

Hi! Di manapun kamu berada, tetap patuhi protokol kesehatan, ya! Semoga harimu menyenangkan dan berikut lima berita terangkum dalam Morning Briefing 3 Mei 2021.

Kasus baru COVID-19 bertambah 4.394 orang.

Kasus positif infeksi bertambah 4.394 orang pada Minggu (2/5) hari ini. Dengan begitu jumlah angka COVID-19 di Indonesia menjadi 1.677.274 orang sejak kasus pertama pada awal Maret 2020. Menurut data Satgas Penanganan COVID-19, dari jumlah kasus positif, sebanyak 1.530.718 orang di antaranya dinyatakan sembuh atau bertambah 3.740 orang dari hari sebelumnya. Sementara itu, total terdapat 45.796 orang meninggal dunia atau bertambah 144 orang meninggal dari data sehari sebelumnya. (CNN Indonesia)

Penumpang internasional di Bandara Soetta harus lulus 9 check point.

Satgas Udara Penanganan Covid-19 bersama PT Angkasa Pura II (Persero) dan stakeholder terkait menetapkan prosedur baru kedatangan internasional di Bandara Soekarno-Hatta. Setidaknya ada 9 check point yang harus dilewati bagi penumpang penerbangan internasional. Penumpang internasional juga harus bisa menunjukkan surat hasil tes COVID-19 dan melakukan karantina. Mulai 25 April 2021, para warga negara asing dari India dilarang masuk ke Indonesia. (CNBC Indonesia)

Tujuh demonstran dilaporkan tewas tertembak di Myanmar.

Petugas keamanan Myanmar mengarahkan tembakan ke arah sejumlah demonstrasi menentang militer pada hari Minggu dan menewaskan tujuh orang, media melaporkan. Protes ini merupakan protes yang dikoordinasikan oleh komunitas Myanmar yang tersebar di seluruh dunia dan menandai gerakan "the global Myanmar spring revolution." Gelombang demonstran, beberapa di antaranya dipimpin oleh biarawan Buddha, terjadi di beberapa tempat, tersebut Yangon dan Mandalay. (Reuters)

Baca Juga :  5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini - 11 Desember 2020

Update COVID-19 global: Krisis di India, dan penambahan kasus.

Jumlah kasus harian di India untuk pertama kalinya melebihi 400.000, dan pada saat yang bersamaan, persediaan oksigen dan obat-obatan terus menipis. New Delhi memperpanjang lockdown-nya, dan sebuah kebakaran di rumah sakit di barat India menewaskan 18 pasien. Berbagai negara melarang pendatang dari India, seperti Australia yang menetapkan denda hingga $51.000 dan penjara lima tahun jika warganya kembali ke Australia.

Di sisi lain, ribuan demontran di Brussels, Belgia, menentang restriksi; sekitar dua lusin orang ditangkap oleh polisi. Dan pemerintah Belanda menunda pencabutan sejumlah aturan aturan lockdown, yang awalnya dijadwalkan berakhir pada 11 Mei 2021. Menurut mesin penghitung Johns Hopkins University, jumlah total kasus COVID-19 global adalah 152.312.330, dengan 3.195.085 meninggal, dan 90.095.481 sembuh. (Bloomberg)

Facebook berintegrasi dengan Spotify.

Integrasi ini sudah dimulai sejak minggu lalu, yang membuat para pengguna Facebook bisa mendengarkan Spotify dalam bentuk miniplayer dari aplikasi Facebook di iOS atau Android. Fitur ini gratis untuk pengguna berbayar dan tidak. Akan tetapi, pengguna gratis akan kemudian diubah ke mode" shuffle" jika mereka ingin terus mendengarkan lagu. Menariknya, integrasi ini bukan berarti pengguna mendengarkan Spotify melalu Facebook. Melainkan, miniplayer mengaktivasi dan mengontrol dan memainkannya di aplikasi Spotify. (TechCrunch)

Selanjutnya: Setelah membaca Morning Briefing 3 Mei 2021, jangan lupa mengecek manfaat air mawar dan rekomendasi rosewater terbaik.