5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 29 Juni 2020

Morning Briefing 29 Juni 2020
Foto: www.rawpixel.com

Hola! Hari Senin, dan mari tetap memakai masker dan jaga jarak saat berada di ruang publik. Dan tidak kalah pentingnya, tetap jaga kesehatan, dan tetap miliki waktu bersantai. Selamat menikmati hari ini dan berikut lima berita terbaru yang terangkum dalam Morning Briefing 29 Juni 2020.

Kemungkinan reshuffle kabinet.

Presiden Joko Widodo menyampaikan rasa kecewanya terhadap kinerja para menteri yang dinilai tidak memiliki kemajuan kerja yang signifkan. Dan menyinggung perombakan kabinet atau reshuffle di depan para Menteri Kabinet Indonesia Maju, pekan lalu. Menurut Jokowi, kinerja dan kebijakan yang dikeluarkan menteri terkait pandemi COVID-19, masih sangat “standar”. Dirinya mengatakan tidak ragu untuk mengeluarkan Peraturan Menteri jika memang diperlakukan untuk menolong dari negara dari ancaman krisis. Baca berita lengkapnya di CNN Indonesia.

57 kota masih dalam zona merah.

Menurut data Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, 13 dari 57 area dengan risiko tinggi tersebut merupakan ibukota provinsi. Jawa Timur menjadi provinsi dengan zona merah terbanyak, diikuti dengan Kalimantan Selatan. Per hari Jumat lalu, Jatim memiliki kasus terbanyak dibandingkan Jakarta. Selain zona merah, terdapat 157 kota dan wilayah yang termasuk dalam zona oranye, yakni zona dengan tingkat infeksi menengah. Dan 188 tergolong dalam zona kuning atau area dengan risiko rendah. Sisanya, 112 termasuk dalam area bebas virus atau tidak ada kasus baru dalam empat minggu belakangan, dengan 100 persen pasien sembuh. Epidemiolog Dewi Nur Aisyah menyatakan bahwa persentase zona kuning dan hijau mulai meningkat. Baca berita lengkapnya di Jakarta Post.

Update COVID-19 global: Pemilu di Prancis dan Polandia dan acara olahraga di Korea Selatan.

Warga Prancis dan Polandia memberikan suara untuk pemilu di hari Minggu; Prancis untuk pemilihan wakil daerah dan Polandia untuk gelombang pertama pemilihan presiden. Setiap orang diwajibkan memakai masker dan membawa alat tulis sendiri. Dan dari Swiss, pihak otoritas mengatakan mereka telah mengarantina 300 orang yang mengunjungi sebuah klub malam di Zurich minggu lalu. Sementara itu, dari Korea Selatan dilaporkan warganya boleh kembali menonton acara olahraga; kemungkinan mulai minggu depan jika pihak penyelenggara sudah siap dengan tindakan pencegahan penyebaran virus. Di Amerika Serikat, jumlah infeksi mencapai 2,5 juta dan peningkatan kasus baru yang memecahkan rekor dianggap sebuah tanda kegagalan negara tersebut mengontrol virus ini. Menurut mesin hitung Johns Hopkins University, jumlah total kasus COVID-19 global adalah 10.015.904, dengan 499.486 meninggal, dan 5.077.700 sembuh. Baca berita lengkapnya di Washington Post.

Pembangkit listrik tenaga nuklir tertua di Prancis akan ditutup.

Fessenheim, pembangkit yang didirikan pada 1977, akan ditutup besok setelah empat dekade beroperasi dan sebenarnya sudah tiga tahun kedaluwarsa dari umur yang diprediksi. Dioperasikan oleh perusahaan negara negara, EDF, satu dari reaktornya sudah diputuskan Februari lalu. Reaktor kedua akan dimatikan pada Selasa (30/6), tapi dibutuhkan waktu beberapa bulan sebelum dingin dan bahan bakarnya bisa dicopot. Proses penutupan ini akan berlangsung hingga 2023. Kabar ini disambut baik oleh para aktivis lingkungan yang sudah mengampanyekan penutupan Fessenheim setelah bencana Fukushima yang terjadi di Jepang pada 2011. Sebelumnya, Presiden Francois Hollande berusaha menutup pusat nuklir ini, baru pada 2018 Presiden Emmanuel Macron menyetujuinya. Baca berita lengkapnya di The Guardian.

L’Oreal cabut kata “pemutih” dari produknya.

Langkah ini diambil setelah protes anti-rasis yang dipicu oleh kematian di George Floyd di Amerika Serikat. Dalam sebuah pernyataan resminya, perusahaan kosmetik terbesar dunia asal Prancis itu, akan berhenti menggunakan kata-kata ‘white/whitening‘, ‘fair/fairness‘, ‘light/lightening‘, dari semua produk perawatan kulit malamnya. Sebagai informasi, pernyataan yang sama juga diumumkan oleh Unilever cabang India dan Bangladesh minggu lalu, serta Johnson & Johnson. Baca berita lengkapnya di HuffPost.

Selanjutnya: Usai membaca Morning Briefing 29 Juni 2020, pastikan mengetahui bagaimana membantu anak menjadi lebih percaya diri.