5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini - 28 September 2021

Morning Briefing 28 September 2021
Foto: www.canva.com

Hai! Sadarkah kamu bahwa bulan September tidak memiliki tanggal merah? Untungnya bulan ini akan segera berlalu, dan bulan depan semoga ada libur nasional! Sebelum mengecek kalender, baca lima berita terbaru berikut dalam Morning Briefing 28 September 2021.

Tidak ada lagi provinsi di PPKM level 4.

Hasil evaluasi penerapan PPKM pada pekan ini menunjukkan bahwa telah terjadi perbaikan secara signifikan di luar Jawa-Bali. Untuk tingkat provinsi sudah tidak ada lagi dengan PPKM Level 4. Namun, masih ada lima provinsi dengan Level 3 yaitu Kep. Bangka Belitung, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Aceh, Papua. Saat ini hanya ada 1 Kab/Kota dengan Level 4 yaitu Kab. Bangka. (Liputan6)

Porsi utang pemerintah mencapai 40 persen dari PDB.

Kementerian Keuangan mencatat posisi utang pemerintah per akhir Agustus 2021 sebesar Rp 6.625,43 triliun. Ini artinya, rasio utang pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) hingga akhir bulan laporan sebesar 40,85 persen. Menurut pengamat, ini merupakan sebuah lampu merah dan tidak menutup kemungkinan rasio utang terhadap PDB ke depannya bisa meningkat. (Kompas)

Update COVID-19 global: Pelonggaran lockdown, dan program Covax.

Sejumlah prefektur di Jepang akan mengalami pelonggaran seiring kedaluwarsanya masa berlaku status tanggap darurat. Sementara itu, sebagian Thailand akan mengurangi kewajiban karantina bagi wisatawan yang sudah mendapatkan imunisasi penuh mulai 1 November.

Di sisi lain, Korea Selatan memperpanjang masa pemberlakukan aturan social distancing selama sebulan dalam upaya "mengevaluasi dampak meningkatnya mobilitas" selama liburan Chuseok. Dan New South Wales, Australia, akan mulai melonggarkan aturan lockdown "dari Senin karena NSW mencapai target 80% (usia 16 dan lebih) vaksin lengkap," kata pemerintahnya.

Covax, inisitif global vaksin untuk negara miskin, berencana untuk mengubah caranya membagikan dosis vaksin. Program ini ingin memastikan bahwa negara yang sudah banyak memvaksin warganya tidak mendapatkan keuntungan lebih dibandingkan dengan negara yang lebih membutuhkannya.

Menurut mesin penghitung Johns Hopkins University, jumlah total COVID-19 global adalah 231.937.757, dengan 4.750.209 kematian, dan sebanyak 6.126.302.660 dosis vaksin sudah diberikan. (Washington Post)

Petani di India melakukan unjuk rasa berskala nasional.

Setahun setelah undang-undang liberasi berlaku, Senin kemarin, petani India berunjuk rasa dan menentang reformasi yang menurut mereka akan mengancam keberadaan mereka. Selama 10 bulan, puluhan ribu petani berkemah di jalan-jalan utama di sekitar ibukota, New Delhi. Ini merupakan protes terlama menentang pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi. (Reuters)

Facebook 'hentikan sementara' pengerjaan aplikasi Instagram untuk anak-anak.

Setelah mendapatkan banyak kritik, Instagram "memberhentikan sementara" pengembangan aplikasi yang disebut "Instagram Kids" yang rencananya untuk anak di bawah 13 tahun. Penghentian sementara ini terjadi setelah The Wall Street Journal mempublikasikan sejumlah laporan yang mengecam rencana tersebut. (The Verge)

Selanjutnya: Usai membaca Morning Briefing 28 September 2021, jangan lupa mengecek cara berkompromi dalam hubungan.