5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 28 Februari 2020

Morning Briefing 28 Februari 2020
Foto: www.canva.com

Hei, TGIF! Apa rencanamu akhir pekan ini? Apa, kamu hanya ingin rebahan dan berada dalam posisi horizontal di rumah? Itu juga sebuah rencana yang bagus! Selamat menikmati hari ini dan berikut lima berita terbaru yang terangkum dalam Morning Briefing 28 Februari 2020.

Pemerintah pusat akan mengkaji mengenai kompensasi bagi penangguhan penerbangan umrah ke Arab Saudi.

Seperti dikabarkan, pemerintah Kerajaan Arab Saudi memutuskan untuk menangguhkan masuknya jemaah umrah dari berbagai negara termasuk Indonesia akibat penyebaran virus Corona (COVID-19). Akibatnya, calon jemaah umrah batal terbang ke sana. Oleh karenanya, pemerintah akan membahas sistem ganti rugi, kompensasi, insentif, dan jalan keluar dari situasi ini. Baca berita lengkapnya di Kompas.

Presiden akan umumkan penurunan harga gas pada Maret.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif. Sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan penuruan harga gas ini merupakan sesuatu yang krusial untuk meningkatkan daya saing industri dalam negeri, termasuk di antaranya baja dan besi. Dengan harapan, hal ini akhirnya dapat menekan impor bahan baku tersebut. Jika penurunan harga gas ini terjadi maka ini merupakan kabar gembira bagi pelaku usaha di daerah. Baca berita lengkapnya di Tempo.

Jepang melaporkan kasus pertama seseorang terinfeksi lagi COVID-19.

Pemerintah Osaka mengonfirmasi bahwa seorang perempuan berusia 40 tahun yang bekerja sebagai pemandu bus wisata resmi positif terinfeksi COVID-19 untuk kedua kalinya. Meski kasus seperti ini terjadi di China, tetapi belum pernah terjadi sebelumnya di negara lain. Wanita ini didiagnosa memiliki COVID-19 pada akhir Januari dan dipulangkan dari rumah sakit pada 1 Februari. Kasus ini membuat ahli kesehatan khawatir bahwa penyakit bisa dorman setelah pulih. Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe memerintahkan seluruh kegiatan olahraga dan budaya dibatalkan selama dua minggu ke depan dan menganjurkan tidak ada kumpul-kumpul. Sementara itu, negara-negara lain juga mulai mengambil langkah serius untuk mencegah penyebaran virus ini. Di antaranya, Iran melarang semua warga China untuk masuk ke negaranya setelah angka kasus mencapai 245—dan 26 orang meninggal di Iran. Baca berita lengkapnya di Sky News.

Pemilihan umum kilat akan diadakan di Malaysia jika parlemen tidak bisa memutuskan siapa yang akan menjadi perdana menteri.

Perdana Menteri Malaysia sementara Mahathir Mohammad mengatakan jika minggu depan 222 anggota parlemen tidak bisa memutuskan siapa yang akan mereka dukung sebagai pemimpin, maka akan diselenggarakan Pemilu. Jika hal ini terjadi, maka Malaysia akan mengadakan Pemilu yang berjarak hanya 21 bulan setelah kemenangan luar biasa yang didapatkan oleh partai Mahathir, Pakatan Harapan. Mahathir mengundurkan dari pada Senin kemarin tapi ditunjuk kembali sebagai pejabat sementara perdana menteri oleh raja Malaysia, Sultan Abdullah. Baca berita lengkapnya di South China Morning Post.

Shenzen bisa menjadi kota pertama di China yang melarang memakan daging kucing dan anjing.

Jika draf regulasi tersebut disetujui oleh pemerintah kota, maka Shenzen akan menjadi kota pertama di China yang melarang konsumsi dua hewan liar tersebut. Sebelumnya, pada Senin (24/02) kongres China mengeluarkan perintah larangan mengonsumsi daging semua binatang liar. Larangan ini berkaitan dengan penyebaran COVID-19. Akan tetapi, pemerintah Shenzen mengatakan bahwa keinginan untuk mengeluarkan regulasi tersebut bukan bagian dari upaya mengurangi transmisi penyakit tersebut. Melainkan, sebagai aspek dari hubungan spesial antara manusia dan hewan peliharaan yang disebut “konsensus peradaban semua mahluk hidup”. Jika draf ini disetujui, maka jenis binatang lain yang termasuk dalam kategori hewan pembaca penyakit (ular, kura-kura, beberapa jenis burung) bisa jadi dimasukkan ke dalam daftar larangan ini. Baca berita lengkapnya di The Guardian.

Itu dia Morning Briefing 28 Februari 2020. Dan sebelum kembali bekerja, coba baca informasi tentang tren olahraga 2020 ini.

podcast button