5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 27 Mei 2020

Morning Briefing 27 Mei 2020
Foto: www.unsplash.com

Hola! Selamat pagi dan jangan lupa memakai baju yang nyaman karena BMKG memprediksi suhu udara akan semakin panas. Dan selalu ingat untuk mencuci tangan secara teratur, jaga kesehatan dan kebersihan, serta pakai masker bersih saat keluar rumah. Berikut lima berita terbaru yang terangkum dalam Morning Briefing 27 Mei 2020.

Sistem zonasi diterapkan dalam Penerimaan Peserta Didik Baru 2020/2021.

Pada PPDB tahun 2020/2021 terdapat empat sistem pendaftaran yakni zonasi, afirmasi, sistem perpindahan orang tua/wali dan prestasi. Calon peserta didik hanya dapat memilih 1 (satu) sistem pendaftaran PPDB dalam 1 (satu) wilayah zonasi. Sistem zonasi ini berdasarkan area domisili calon peserta didik, disesuaikan alamat pada kartu keluarga  yang diterbitkan paling singkat 1 (satu) tahun sejak tanggal pendaftaran PPDB. Bedanya dengan tahu lalu, kuota siswa sistem zonasi tahun ini hanya 50%, termasuk kuota intuk anak penyandang disabilitas. Jika daya tampung sama tidak tersedia, peserta didik disalurkan ke sekolah lain dalam zonasi terdekat. Sistem zonasi ini dihadirkan karena dianggap memiliki banyak manfaat, termasuk pemerataan akses pendidikan dan menghilangkan praktik jual beli kursi dan pungli. Baca berita lengkapnya di Liputan6.

Belum ada aturan kapan masa PSBB di Jakarta berakhir.

Hal tersebut dikatakan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang juga menyampaikan bahwa berita tentang mal akan buka pada awal Juni, hanya “imajinasi”. Menurutnya, berakhir atau tidaknya penerapan PSBB tergantung dengan pantauan atas aktivitas masyarakat. Ini artinya, PSBB ini bisa diakhiri atau diperpanjang. Keputusannya akan diumumkan minggu depan, setelah semua data dan analisa yang dibutuhkan terkumpul. Sebelumnya diberitakan mal akan kembali beroperasi pada 5 Juni mendatang, sehari setelah PSBB DKI berakhir. Baca berita lengkapnya di Detik.

Update COVID-19 global: Peringatan WHO atas pandemik gelombang kedua dan Filipina berencana menutup sekolah sampai vaksin ditemukan.

WHO memperingatkan bahwa negara-negara dengan kasus coronavirus yang mulai sedikit, bisa berpotensi menghadapi wabah gelombang kedua jika terlalu cepat melonggarkan restriksi. Sementara negara-negara dengan angka tinggi (seperti Brasil dan India) kemungkinan masih belum mencapai puncaknya. Dan dari Filipina dilaporkan bahwa Presiden Rodrigo Duterte mengatakan tidak akan membuka sekolah sampai vaksin tersedia, karena menurutnya itu akan menjadi sebuah “bencana”. Sementara itu, pemerintah Arab Saudi memutuskan untuk membuka mesjid dan memperbolehkan umat untuk menunaikan ibadah salat Jumat. Mesjid akan dibuka 20 menit sebelum waktu salat dan ditutup 20 menit setelah selesai. Di Afrika, tercatat 3.998 orang positif terinfeksi virus ini dalam 24 jam, sehingga jumlah totalnya adalah 115.346. Dan sebuah aksi penggalangan dana internasional untuk vaksin COVID-19 berhasil terkumpul sebanyak $10,4 miliar. Dan mesin penghitung Johns Hopkins University menyatakan bahwa jumlah total kasus COVID-19 global adalah 5.530.341, dengan 347.085 meninggal, dan 2.258.161 sembuh. Baca berita lengkapnya di Aljazeera.

Jepang mempertimbangkan untuk regulasi cyberbullying setelah kematian Hana Kimura.

Setelah bintang Netflix “Terrace House: Tokyo” dan pegulat profesional Hana Kimura bunuh diri, pemerintah Jepang merencanakan untuk membuat aturan baru untuk mengatur cyberbullying. Kimura (22 tahun), berdarah Jepang-Indonesia, mendapatkan banyak ujaran kebencian setelah kemunculannya di acara Netflix tersebut. Menteri Komunikasi Jepang Sane Takaichi mengatakan prosedur yang jelas dibutuhkan untuk “menyingkap informasi pengirim [ujaran kebencian] untuk mengurangi online abuse dan menyelamatkan korban.” Draf aturan ini direncanakan untuk selesai pada akhir tahun ini. Dalam aturan yang berlaku sekarang, Provider Limitation Liability Act of 2002, korban online abuse bisa meminta penyedia servis internet untuk memberikan informasi tentang pengirim. Meski begitu, para ahli hukum berpendapat bahwa aturan tersebut lemah, ketinggalan jaman dan tidak efektif. Syuting “Terrace House” ditunda pada April karena pandemik COVID-19. Baca berita lengkapnya di Washington Post.

JK Rowling menerbitkan buku baru dan bisa dibaca gratis.

The Ickabog“, judul buku tersebut, adalah dongeng “tentang kebenaran dan penyalahgunaan kekuasaan” dan akan diterbitkan dalam bentuk seri daring dari Selasa sore—gratis. Seri ini berjumlah 34 episode dan satu episode akan diterbitkan setiap harinya. Rowling mengatakan bahwa buku anak ini sudah lama disimpannya di loteng rumahnya. Karya terbarunya ini nantinya akan diterbitkan sebagai sebuah buku, ebook, dan audiobook pada November. Hasil penjualan royaltinya akan disumbangkan untuk kelompok yang terkena dampak pandemik. Baca berita lengkapnya di The Guardian.

Selanjutnya: Setelah membaca Morning Briefing 27 Mei 2020, pastikan kamu mengetahui sisi negatif jika ingin mengurangi berat badan tanpa olahraga.

podcast button