5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 27 Maret 2020

Morning Briefing 27 Maret 2020
Foto: www.unsplash.com

Hello! Jumat lagi, TGIF lagi! Jika hari ini kamu bekerja dengan memakai Zoom, jangan lupa tiga aturan ini: 1) mute ketika kamu sedang tidak berbicara, 2) kecilkan volume ketika tidak ada percakapan, dan 3) matikan kamera jika kamu tidak ingin orang lain tahu apa yang sedang kamu lakukan. Jangan sampai nasibmu seperti #PoorJennifer yang membawa laptop-nya ke toilet saat sedang menggunakan Zoom dan semua koleganya bisa melihat aktivitas naturalnya saat di ehm… di kamar mandi. Dan video ini sudah ditonton lebih dari tujuh juta kali. Anyway, selamat menikmati hari ini dan berikut lima berita terbaru yang terangkum dalam Morning Briefing 27 Maret 2020.

Pemerintah mengumumkan akan menggunakan aplikasi TRACETOGETHER sebagai upaya penanggulangan wabah COVID-19 di di Indonesia.

Aplikasi ini dipasang pada ponsel pintar mereka yang sudah terkonfirmasi positif terinfeksi virus. Aplikasi ini dapat melakukan tracingtracking dan fencing serta memberikan warning jika pemilik ponsel melanggar isolasi. Sementara fitur tracking akan menggunakan sistem yang dapat melihat pergerakan orang yang positif COVID-19 tersebut selama 14 hari ke belakang. Lalu aplikasi ini akan memberikan peringatan kepada pemilik nomor ponsel yang pernah berada di sekitar pasien positif COVID-19 itu untuk segera melakukan protokol Orang Dalam Pemantauan (ODP). Baca berita lengkapnya di Tempo.

Update COVID-19 nasional: Total 893 kasus, dengan 78 meninggal dan 35 orang sembuh.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menyampaikan bahwa terdapat penambahan kasus konfirmasi positif, yakni 103 orang sehingga jumlah total kasus mencapai 893. Dalam jumpa pers, Yurianto juga mengatakan terdapat 20 penambahan kematian, sehingga total korban yang meninggal akibat virus ini adalah 78 orang. Dan ada empat orang pasien yang sembuh kemarin, sehingga total terdapat 35 orang yang pulih dari COVID-19. Sebelumnya, pada hari Rabu, jumlah pasien COVID-19 mencapai 790 kasus positif, 58 orang meninggal dan 31 orang sembuh. Baca berita lengkapnya di CNN Indonesia.

Departemen Kehakiman Amerika Serikat mendakwa Nicolas Maduro melakukan narco-terrorism.

Pemimpin sosialis Venezuela dan beberapa orang dekatnya itu dituduh melakukan konspirasi dengan pemberontak Colombia untuk “membanjiri Amerika Serikat dengan kokain” sebanyak 200 sampai 250 metrik ton. Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengumumkan bahwa sebesar $55 juta akan diberikan kepada siapa saja yang memiliki informasi tentang Maduro dan keempat rekannya. Dakwaan terhadap kepala negara yang masih aktif ini dianggap tidak wajar dan diperkirakan akan memperkeruh hubungan antara Washington dan Caracas. Sebagai informasi, Amerika Serikat merupakan satu dari 60 negara yang tidak menganggap Maduro sebagai kepala negara. Mereka mengakui Juan Guaido, ketua kongres, sebagai pemimpin sah Venezuela. Baca berita lengkapnya di Aljazeera.

Update COVID-19 global: para pemimpin G20 berikrar untuk melakukan “segala cara” untuk meminimalisir kerusakan ekonomi dan sosial akibat pandemik.

Salah satunya, para pemimpin negara setuju untuk meningkatkan dana untuk penelitian dan pengembangan vaksin dan obat COVID-19. Sementara itu, dari Timur Tengah dilaporkan sebanyak 184 kasus baru ditemukan di Arab Saudi, Bahrain, Lebanon, Oman dan Kuwait. Per akhir minggu ini, China akan menutup perbatasannya dari semua warga asing. Dan Real Madrid sedang dalam tahap diskusi untuk menjadikan stadium Bernabéu sebagai tempat penyimpanan donasi persediaan barang-barang medis. Sampai hari ini, terdapat lebih dari 4.000 kematian di Spanyol akibat COVID-19, dengan lebih dari setengahnya terjadi di Madrid. Baca berita lengkapnya di The Guardian.

Cirque du Soleil Entertainment Group kemungkinan akan mengklaim status bangkrut.

Perusahaan di balik pertunjukan sirkus yang berhasil memikat banyak orang, Cirque du Soleil, sedang dalam proses merestrukturisasi utang, termasuk memikirkan untuk mengajukan opsi bangkrut. Sirkus yang memiliki acara tetap di Las Vegas tersebut terpaksa membatalkan banyak jadwal pertunjukkannya karena COVID-19 dan saat ini sedang menghadapi beban utang sebesar $900 juta. Berkat kesulitan finansial yang dialaminya, Cirque du Soleil telah merumahkan lebih dari 4.600 staf untuk sementara, atau sekitar 95% dari tenaga kerjanya. Baca berita lengkapnya di Reuters.

Usai membaca Morning Briefing 27 Maret 2020, pastikan kamu tahu apakah kamu memiliki suara hati atau sebaliknya.