5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 27 Juli 2020

Morning Briefing 27 Juli 2020
Foto: www.rawpixel.com
Last updated:

Hello, kamu! Iya, kamu yang terlihat cukup semangat di Senin ini. Jangan lupa pakai masker saat berada di ruangan publik, jaga jarak dan cuci tangan dengan rajin, ya. Semoga harimu menyenangkan dan berikut lima berita yang terangkum dalam Morning Briefing 27 Juli 2020.

Ada 8.522 sekolah di Indonesia belum dialiri listrik.

Hal tersebut disampaikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mencatat ada 8.522 sekolah yang belum teraliri listrik. Ini artinya baru 96 persen sekolah yang dimiliki listrik di Indonesia. Selain itu, sebanyak 42.159 sekolah yang belum terakses internet. Sekolah tanpa listrik paling banyak ditemukan di jenjang sekolah dasar, yakni 6.857 sekolah, disusul SMP sebanyak 1.123 sekolah, SMA sebanyak 229 sekolah, dan SMK sebanyak 313 sekolah. Sekolah tanpa akses internet juga didominasi jenjang SD sebanyak 32.914 sekolah. Kemendikbud bersama Kominfo akan menggunakan data ini untuk menanggulangi kendala pembelajaran jarak jauh (PJJ). (CNN Indonesia)

Bali menerima kembali turis Internasional.

Gubernur I Wayan Koster mengumumkan bahwa Bali akan membuka perbatasannya untuk turis internasional pada 11 September dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Dijelaskan bahwa pemerintah Bali sudah mempersiapkan rencana dengan tiga fase untuk melonggarkan restriksi untuk menyambut turis. Fase pertama diawali pada 9 Juli ketika bisnis lokal dan objek wisata dibuka untuk warga setempat. Fase kedua dimulai 31 Juli dengan memperbolehkan turis lokal masuk. Dan fase ketiga akan dilakukan pada 11 September ketika turis asing diperbolehkan masuk ke Bali. Wisatawan luar negeri ini diharuskan menyediakan hasil tes negatif COVID-19 yang berlaku untuk dua minggu sebelum masuk ke Bali. (The Jakarta Globe)

Update COVID-19 global: Korea Utara deklarasikan gawat darurat dan badai Hanna landa Texas selatan.

Badai Hanna melanda Texas selatan pada Minggu dini hari, menyebabkan wilayah yang mengalami krisis coronavirus berpotensi dilanda hujan lebat dan banjir. Sementara itu, Kim Jong Un, pemimpin Korea Utara, mendeklarasikan status gawat darurat dan menutup perbatasan kota Kaesong. Hal ini dilakukan setelah seseorang yang diduga terinfeksi COVID-19 melewati secara ilegal perbatasan tersebut dari Korea Selatan.

Dari Vietnam dilaporkan social distancing diberlakukan lagi di kota Danang setelah kasus lokal kedua dideteksi. Pihak otoritas masih belum mengumumkan secara detail bagaimana kasus ini bisa terjadi. Kasus ini merupakan kasus pertama sejak April. Sementara itu, menyusul keputusan pemerintah Inggris mengeluarkan Spanyol dari daftar “negara aman”, pemerintah Spanyol menyatakan bahwa Spanyol “aman” baik untuk warga lokal maupun turis asing. Dan menurut mesin penghitung John Hopkins University, jumlah total kasus COVID-19 global adalah 16.076.713, dengan 645.192 kematian, dan 9.285.046 kesembuhan. (The Guardian)

Pemerintah India minta Jack Ma hadir di pengadilan.

Sebuah pengadilan negeri di Gurugram, kota satelit di New Delhi, telah menerbitkan surat panggilan kepada Alibaba, Jack Ma dan lusinan staf perusahaan tersebut untuk hadir di sidang atau diwakili pengacaranya pada 29 Juli. Hal ini berkaitan dengan kasus di mana seorang mantan pegawai Alibaba di India mengatakan dirinya telah dipecat secara tidak adil. Pemecatan terjadi setelah dia menuduh perusahaan tersebut menyensor konten dengan tidak menayangkan berita-berita negatif tentang China di aplikasi UC Browser dan UC News. Ini merupakan kesulitan terbaru yang dialami oleh Alibaba setelah pemerintah India melarang aplikasi tersebut di India. (Reuters)

Perilisan film Mulan tidak jelas.

Untuk kesekian kalinya perilisan film adaptasi live-action Mulan ditunda hingga waktu yang tidak bisa ditentukan. Awalnya, film ini dijadwalkan untuk dirilis pada 27 Maret, kemudian ditunda ke 24 Juli, dan ditunda lagi ke 21 Agustus, sampai kemudian pihak Disney mengabarkan bahwa belum ada tanggal penayangan yang pasti. Tidak hanya film ini, Disney juga menunda perilisan film lain, termasuk Avatar 2 (Desember 2022) dan Star Wars (Desember 2023). Penundaan ini mengikuti berita penggeseran jadwal tayang film Tenet, milik Christopher Nolan. (The Verge)

Selanjutnya: usai menikmati Morning Briefing 27 Juli 2020, jangan lupa membaca bagaimana cara mendeteksi pasangan yang posesif.