5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 27 Januari 2020

Morning Briefing 27 Januari 2020
Foto: www.canva.com

Hello, kamu! Apa kabar hari ini? Untuk memastikan kamu tetap sehat, jangan lupa cuci tangan dengan sabun, ya (sebelum makan, setelah dari toilet dan setelah batuk atau bersin). Dan berikut, lima berita yang terangkum dalam Morning Briefing 27 Januari 2020.

Kemampuan penyebaran coronavirus semakin kuat sehingga langkah pencegahannya semakin diperketat.

Pihak otoritas China mengatakan karena sebuah tipe virus baru, masih belum bisa mengidentifikasi sumber infeksi, risiko mutasi dan cara penyebarannya. Berbagai langkah pencegahan diumumkan Minggu (26/01) termasuk peniadaan bus jarak jauh di provinsi bagian timur Shandong dan pelarangan perdagangan hewan di seluruh negara. Hal terakhir dilakukan karena pihak otoritas percaya turunan baru dari coronavirus berasal dari pasar ikan di Wuhan, di mana hewan dijual secara ilegal. Semua tindakan pencegahan ini diterapkan menyusul meninggalkan 56 orang dan 2000 orang dikabarkan telah terinfeksi virus ini. Belum lagi, ada kekhawatiran usaha pemindaian bisa jadi tidak efektif mengidentifikasi orang yang mengidap virus ini. Selain itu, penyebaran virus yang sudah Amerika Serikat, Prancis, Jepang, Australia, Singapore, Thailand, dan Shanghai. Baca berita lengkapnya di sini.

Seorang warga negara China di Surabaya dikabarkan terinfeksi coronavirus.

Akan tetapi, pihak RSUD Dr Soetomo, Surabaya, di mana pasien tersebut diobati, mengatakan bahwa pasien tersebut tidak terinfeksi virus itu dan hanya mengalami “batuk pilek biasa, bronkitis.” Pasien tersebut diketahui pulang dari Tiongkok awal bulan ini. Meski demikian pihak rumah sakit yang menjadi salah satu rujukan coronavirus akan tetap melakukan perawatan intensif guna memastikan individu tersebut bersih dari virus itu. Baca berita lengkapnya di Kompas.

Perayaan hari Republik di India diwarnai dengan demonstrasi di berbagai penjuru negara.

Para demontran di berbagai penjuru India memanfaatkan perayaan ini sebagai momentum segar untuk terus menyuarakan protes mereka terhadap undang-undang kewarganegaraan baru yang resmi diberlakukan. Para pemrotes memenuhi jalanan di kota Kerala, Kolkota, Mumbai dan New Delhi. Seperti yang diberitakan, legislasi Citizenship Amendment Act (CAA) dan National Citizens’ Register (NRC) ditakutkan akan mendiskriminasi komunitas Muslim minoritas. Bentrokan antara aparat dengan demonstran diperkirakan menyebabkan 25 orang meninggal sejak 12 Desember sejak undang-undang tersebut diresmikan.

Kebijakan baru mengganti SKS dua semester dengan magang dari Mendikbud, dikritik oleh pihak Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTSI) Budi Djatmiko menilai kebijakan tersebut hanya dari sudut pandang perguruan tinggi negeri (PTN) yang memiliki jaringan luas dengan dunia industri. Sementara ada banyak PTS kecil di Indonesia yang akan mengalami kesulitan untuk menyalurkan anak didiknya ke perusahaan-perusahaan untuk merealisasikan program magang tersebut. Budi mengaku mendukung program tersebut. Menurutnya, untuk membantu PTS kecil menyukseskan program tersebut, Kemendikbud harus bekerja sama dengan kementerian lain. Seperti diketahui, program ini merupakan bagian dari kebijakan Kampus Merdeka yang diluncurkan oleh Nadiem Makarim. Yakni, kampus wajib memberikan opsi pada mahasiswa untuk menukar 40 SKS setara dua semester dengan kegiatan di luar kampus, termasuk magang di perusahaan. Baca berita lengkapnya di CNN Indonesia.

JK Rowling menjadi salah satu orang yang paling banyak membayar pajak di Inggris.

Penulis Harry Potter tersebut membayar £48,6 juta pada 2018-2019, setelah mendapatkan pemasukan lebih dari £100 juta dari royalti dan segala hal yang berhubungan dengan Potter. Dia menjadi satu dari 50 orang Inggris yang membayar pajak paling banyak pada kalender keuangan tersebut. Menurut kabar, Rowling menolak trik akuntan yang bisa membuatnya membayar pajak lebih rendah. Menurutnya, dia melakukan ini karena selama masa sulit, negaralah yang membuatnya tetap bisa bertahan sebagai orangtua tunggal. Baca berita lengkapnya di The Times.

Itu lima kabar yang terangkum dalam Morning Briefing 27 Januari 2020, dan ini metode yang harus kamu tahu jika ingin mengurangi lemak di dagu.

podcast button