5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 26 Juni 2020

Morning Briefing 26 Juni 2020
Foto: www.canva.com

TGIF, my friends! Mari menikmati hari ini, sambil tetap menjaga kesehatan, jaga jarak, pakai masker, dan cuci tangan secara regular. Dan jangan lupa say hello kepada teman dan anggota keluarga lain akhir pekan ini. Selamat berakhir pekan, dan berikut lima berita yang terangkum Morning Briefing 26 Juni 2020.

Ribuan WNI pulang dalam sepekan.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengungkapkan bahwa hingga Rabu, 24 Juni 2020, WNI yang telah kembali ke tanah air sebanyak 117.852 orang akibat perubahan kebijakan pandemik di negara dan perusahaan tempat mereka bekerja. Sebagian besar WNI tersebut kembali dari Malaysia, dan sisanya bekerja sebagai anak buah kapal dari 32 negara. Sebanyak 8.592 WNI telah kembali melalui repatriasi mandiri dari 51 negara. Angka ini menunjukkan peningkatan 4,1 persen dibanding pekan lalu. Selain membantu proses kepulangan WNI, perwakilan RI di luar negeri juga memberikan bantuan kepada WNI di negara tugas yang membutuhkan. Baca berita lengkapnya di Medcom.

KPK minta dana tambahan hampir Rp 1 triliun.

Kepada DPR, KPK meminta tambahan dana 2021 untuk menguatkan kemampuan komisi memerangi korupsi dan memfasilitasi perubahan status karyawan. Ketua KPK Firli Bahuri mengajukan dana tambahan sebanyak Rp 928.8 milyar dan ditambahkan ke dana sebesar Rp 995 milyar yang sudah dialokasikan ke KPK di 2021. Firli menyatakan bahwa komisi membutuhkan dana tambahan untuk mewujukan tiga strateginya, yakni pendidikan, pencegahan dan penegakan hukum terhadap korupsi. Selain itu, KPK juga membutuhkan dana unutk mengubah status karyawan KPK menjadi pegawai negara. Baca berita lengkapnya di Jakarta Post.

Update COVID-19 global: Jerman dan Prancis bantu WHO dan pembukaan Disneyland ditunda.

Direktur IMF Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa WHO mendapatkan bantuan politik dan dana yang dibutuhkan untuk memerangi coronavirus. Bantuan ini diberikan oleh Prancis dan Jerman, yang akan memberikan kontribusi sebesar setengah miliar Euro tahun ini. Sementara itu, Disneyland di California menunda rencananya untuk buka kembali pada 17 Juli. Dari Korea Selatan dilaporkan bahwa negara itu sudah bisa mengendalikan klaster yang muncul di Seoul. Dibandingkan dengan Selasa dan Rabu, kemarin hanya tercatat 23 kasus baru. Mayoritas klaster berkaitan dengan perusahaan pengiriman barang dan gereja-gereja kecil. Di New Delhi, pemerintah setempat berencana untuk melakukan survei besar-besaran untuk mengumpulkan data akurat coronavirus. Petugas akan mendatangi setiap rumah 29 juta warga New Delhi untuk mendapatkan detail kesehatan dan melakukan tes kepada mereka yang memperlihatkan gelaja. Sementar itu, menurut mesin penghitung Johns Hopkins University, jumlah total kasus COVID-19 global adalah 9.478.266, dengan 483.613 meninggal, serta 4.775.207 sembuh. Baca berita lengkapnya di Aljazeera.

Unilever ganti nama produk kecantikan.

Unilever cabang India mengatakan akan mengganti nama koleksi kosmetik Fair & Lovely dan berhenti memakai istilah “memutihkan” dalam pemasarannya. Keputusan ini diambil setelah bertahun-tahun banyak pihak yang meminta merek tersebut untuk berhenti mempromosikan krim pemutih. Dalam beberapa bulan ke depan, Unilever akan mencabut penggunaan kata “fair/fairness“, “white/whitening“, dan “light/lightening” dari kemasan dan sistem marketingnya. Sebagai informasi, produk kulit pemutih Unilever memang sangat terkenal di India, di mana kulit putih masih menjadi kualitas paling dicari dalam pernikahan dan percintaan. Baca berita lengkapnya di The Guardian.

Fitur pembayaran WhatsApp ditangguhkan di Brasil.

Bank Sentral Brasil menangguhkan fitur pembayaran WhatsApp, seminggu setelah peluncurannya. Dalam sebuah pernyataan resmi, bank tersebut mengatakan bahwa keputusan tersebut diambil untuk memastikan keamanannya. Dalam periode penangguhan ini, akan digunakan bank untuk mengevaluasi potensi risiko sistem pembayaran tersebut terhadap infrastruktur negara dan mencari tahu apakah WhatsApp menaati regulasi yang ada. Penangguhan ini merupakan kemunduran terbaru untuk ambisi Facebook yang ingin memasuki pasar servis pembayaran. Baca berita lengkapnya The Verge.

Selanjutnya: usai membaca Morning Briefing 26 Juni 2020, jangan lupa mengecek 10 shampoo terbaik untuk rambut berwarna.

podcast button